Curiga Teman Anda Orang yang Narsis? Psstt… Coba Cek Ciri-Cirinya di Sini!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Agustus 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Narsis adalah istilah populer di kalangan anak muda Indonesia untuk mendeskripsikan orang-orang yang kepedean dan hobi pamer selfie. Meski begitu, arti istilah ini meleset dari definisi yang dibuat oleh psikolog ternama, Sigmund Freud. Freud mendefinisikan narsisme sebagai gangguan kepribadian narsistik (narcissistic personality disorder/NPD). Narcissistic personality disorder hanya dimiliki oleh 1% penduduk dunia. Seperti apa ciri-ciri orang narsis karena NPD?

Berbagai ciri-ciri orang narsis

Narsisme masuk ke dalam kategori gangguan kepribadian yang bisa didiagnosis resmi oleh dokter dan pakar kesehatan mental. Untuk mendiagnosis NPD, dokter akan mengacu pada ciri-ciri orang narsis dalam buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association.

Secara umum, orang-orang yang memiliki NPD sering dideskripsikan sebagai orang yang suka membanggakan diri sendiri secara berlebihan, arogan, manipulatif, dan doyan menuntut sesuatu. Mereka juga terobsesi pada diri sendiri serta merasa sangat yakin bahwa mereka harus dan berhak mendapatkan perlakuan khusus dari orang di sekitarnya.

Selain itu, berikut ciri-ciri orang narsis yang paling umum berdasarkan DSM-5:

  • Ingin diakui sebagai seseorang yang superior, bahkan tanpa didukung prestasi yang menjamin.
  • Melebih-lebihkan bakat dan prestasi.
  • Disibukkan oleh fantasi mengenai kesuksesan, kekuasaan, kecerdasan, kesempurnaan fisik, atau sebagai pasangan hidup yang sempurna.
  • Percaya bahwa dirinya adalah individu superior dan hanya dapat dimengerti oleh orang-orang yang berkedudukan sama tinggi atau sama spesialnya.
  • Haus akan perhatian dan pujian dari orang lain, setiap saat.
  • Memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan yang diinginkan, tanpa rasa bersalah dan penyesalan.
  • Kurang empati dan tidak peduli dengan perasaan serta kebutuhan orang lain.
  • Sulit menjalin dan menjaga hubungan yang sehat; dominan dan terkesan mengatur.
  • Tidak terima jika dikritik, dan menanggapinya dengan marah, hinaan, dan rasa dipecundangi.
  • Cemburu dan iri terhadap orang lain yang lebih sukses dari dirinya, sekaligus memercayai bahwa orang lain cemburu terhadap dirinya.
  • Selalu berharap bahwa orang lain akan setuju dengan dirinya dan sejalan dengan apa yang diinginkan.
  • Apa pun yang diinginkan atau impikan pasti adalah “yang terbaik”.
  • Tidak mau kalah dengan orang lain, selalu bersikeras untuk memiliki apa yang orang lain punya atau bahkan tidak punya.
  • Berbicara dan berperilaku sombong atau angkuh
  • Tidak sabar atau mudah marah jika tidak mendapatkan perlakuan yang spesial.
  • Merasa tertekan dan murung karena merasa kurang sempurna.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anak yang Dibesarkan Oleh Ortu Narsis Tumbuh Jadi Orang Rendah Diri

Orangtua narsis cenderung mendorong dan memanipulasi anak untuk memenuhi cita-cita pribadinya. Dampaknya pada tumbuh kembang anak akan sangat merugikan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Parenting, Tips Parenting, Psikologi, Fakta Unik 4 September 2017 . Waktu baca 6 menit

Apakah Anda Orang yang Narsis, Sosiopat, Atau Hanya Egois?

Orang yang narsis, sosiopat, dan egois sama-sama mementingkan diri sendiri. Tapi, mana yang masih sehat dan mana yang sudah termasuk gangguan kepribadian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 27 Maret 2017 . Waktu baca 4 menit

Bedanya Narsis dan Narcissistic Personality Disorder

Narsisme pertama kali dipopulerkan oleh psikolog ternama, Sigmund Freud. Tapi, apa benar narsis artinya orang yang hobi selfie?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 26 April 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

dunning kruger effect adalah

Dunning-Kruger Effect, Ketika Seseorang Kerap Bersikap Sok Pintar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
menghadapi orang narsistik

Jangan Pernah Melakukan 4 Hal Ini ke Orang dengan Kepribadian Narsistik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 September 2019 . Waktu baca 4 menit
orang narsis

Ternyata, Orang Narsis Benci Melihat Orang Lain Bahagia. Anda Salah Satunya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 19 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit
pacaran dengan orang narsis

7 Tanda Anda Pacaran Dengan Orang yang Narsis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2018 . Waktu baca 6 menit