Gigitan Laba-laba Tidak Beracun

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu gigitan laba-laba tidak beracun?

Laba-laba adalah jenis serangga yang bisa menjadi penyebab bentol-bentol pada anak Anda yang terjadi di malam hari saat mereka tidur. Gigitan laba-laba tidak separah gigitan nyamuk, dan efeknya kadang tidak terasa. Banyak orang biasanya khawatir pada jenis laba-laba seperti tarantula, laba-laba hitam berbulu yang berukuran cukup besar. Padahal, tarantula tidak berbahaya, dan racunnya pun hanya menyebabkan reaksi yang menyerupai sengatan lebah.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Lebih dari lima puluh jenis laba-laba dapat menyebabkan reaksi pada Anda namun reaksinya tidak berbahaya (contohnya seperti jenis laba-laba yang ada di kebun). Gigitan laba-laba ini biasanya menyakitkan dan akan menyebabkan bengkak ringan selama 1 atau 2 hari, mirip seperti sengatan lebah.

2. Cara menanganinya

Apa yang harus saya lakukan?

Bersihkan bekas gigitan dengan sabun dan air. Kemudian gosok dengan bola kapas yang direndam dengan meat tenderizer (pelunak daging) yang dilarutkan dalam air selama 10 menit. Namun jangan cuci bekas gigitan jika gigitan berada dekat mata. Tetapi jika meat tenderizer tidak tersedia, ganti dengan es batu.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Terjadi kejang otot di daerah gigitan
  • Area gigitan melepuh atau berwarna ungu
  • Rasa sakit yang tidak hilang
  • Muncul gejala baru lainnya
  • Anda merasa anak Anda perlu diperiksa

3. Pencegahan

Beberapa langkah berikut ini bisa Anda lakukan untuk menghindari gigitan laba-laba.

  • Kenakan kemeja lengan panjang, topi, sarung tangan, dan sepatu boots saat membersihkan kotak penyimpanan atau tumpukan kayu bakar, juga ketika membersihkan gudang, garasi, ruang bawah tanah, loteng dan area sempit lainnya.
  • Periksa dan goyangkan sarung tangan sehingga apapun yng ada di dalamnya dapat keluar. Lakukan hal yang sama sebelum mengenakan sepatu dan pakaian yang kebetulan sudah lama tidak Anda kenakan.
  • Gunakan obat anti serangga,pada pakaian dan alas kaki.
  • Usahakan serangga dan laba-laba tidak masuk rumah dengan cara memasang kelambu pada jendela dan pintu di rumah Anda, atau dengan mendempul/menutup celah atau retakan di mana laba-laba bisa masuk.
  • Buanglah kotak tua, pakaian, dan barang-barang lainnya yang tidak digunakan dari tempat penyimpanan.
  • Simpan barang-barang yang Anda ingin simpan jauh dari lantai dan dinding.
  • Singkirkan tumpukan batu atau kayu dari area di sekitar rumah Anda.
  • Hindari menyimpan kayu bakar di dekat tembok rumah.
  • Sedot laba-laba dan jaring laba-laba dengan vacuum cleaner dan buang dalam kantong tertutup di luar untuk mencegah mereka masuk kembali ke dalam rumah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Parafimosis

DefinisiApa itu parafimosis? Parafimosis adalah kondisi saat kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Dapat menyebabkan kulup penis membengkak dan tersangkut, sehingga mencegah peredaran darah terjadi ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Trauma Gigi

Trauma gigi atau cedera pada gigi sering ditandai dengan keluarnya darah dari gusi. Jika kasusnya ringan, cedera bisa Anda tangani sendiri di rumah.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Luka Gores

Biasanya, luka akibat goresan benda tajam hanya menimbulkan bekas sayatan. Namun, mengobati luka gores juga tidak boleh sembarangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Luka Lecet

Luka lecet tidak hanya terasa perih dan menyakitkan, tapi juga bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
membersihkan luka diabetes dengan sabun

Luka Tertusuk

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit campak pada bayi

Campak

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit