2 Cara Mudah Hilangkan Kumis dan Jenggot, Sekali untuk Selamanya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/01/2018 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Di saat sebagian pria menganggap kumis dan jenggot sebagai aksesoris penampilan yang membuatnya semakin berwibawa, sebagian lainnya justru merasa sebaliknya. Banyak pria yang merasa terganggu dengan kehadiran rambut-rambut halus yang menghiasi wajah mereka. Oleh karena itu, banyak yang justru berusaha untuk menghilangkannya dengan berbagai cara. Yang menjadi masalah, bolak-balik menghilangkan kumis dan jenggot secara berkala cukup merepotkan. Lalu, bisa atau tidak kumis dan jenggot dihilangkan secara permanen, sekali seumur hidup?

Apakah mungkin menghilangkan kumis dan jenggot secara permanen?

Jika Anda ingin mencukur dan merawat rambut wajah Anda, ada cara yang aman dan efektif untuk bercukur tanpa mengurangi atau menyebabkan kulit kering. Dikarenakan jenggot biasanya lebih lebat dibandingkan dengan kumis, maka metode pencabutan dan waxing sangat tidak praktis dan menyakitkan.

Metode shaving dan penggunaan krim depilatori bisa menjadi alternatif jika Anda menginginkan hasil yang cepat dan bersifat sementara. Adapun metode laser dan elektrolisis dianggap mampu secara permanen untuk dapat menghilangkan bulu.

Pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh bisa dikaitkan merupakan faktor keturunan dan kadar hormon dalam tubuh.  Selain itu, beberapa obat, metode pengangkatan rambut sementara, dan penyakit dapat merangsang pertumbuhan rambut. Kumis dan jenggot tidak mungkin dihilangkan secara permanen karena pria secara alami memiliki hormon testosteron yang mendorong tumbuhnya rambut-rambut halus di permukaan kulit. Meskipun Anda rutin bercukur atau bahkan melakukan waxing, rambut-rambut halus akan tetap tumbuh lagi.

Tips menghilangkan kumis dan jenggot semi-permanen

Banyak metode yang menjanjikan keampuhan dalam menghilangkan rambut secara permanen. Faktanya, tidak ada metode penghilang rambut yang ampuh 100 persen. Hanya saja, ada beberapa metode yang bisa dikategorikan lebih efektif dibandingkan dengan yang lain. Berikut dua cara yang bisa menjadi pilihan jika Anda berniat menghilangkan kumis dan jenggot:

1. Elektrolisis

Elektrolisis merupakan metode penghilangan bulu yang dilakukan dengan memasukkan jarum halus ke dalam folikel rambut dan mengalirkan arus listrik ke akar folikel. Prosedur ini akan semacam membakar akar rambut. Sehingga mampu mencegah produksi akar rambut yang lebih banyak.

Dengan kata lain, elektrolisis adalah bentuk permanen dari metode penghilangan rambut. FDA dan American Medical Association menyatakan bahwa elektrolisis merupakan satu-satunya metode permanen untuk menghilangkan rambut. Meskipun begitu, hal ini tidak menjamin 100 persen bahwa cara ini benar-benar mampu menhilangkan semua bulu di tubuh Anda.

Hanya saja sejauh ini, belum ada pedoman perizinan terstandardisasi untuk elektrolisis, sehingga cukup sulit menemukan ahli yang berpengalaman. Jika Anda berminat untuk melakukan elektrolisis, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui lebih detail mengenai manfaat dan kerugian dari elektroslisis.

Selain itu, elektrolisis merupakan metode yang cukup menyakitkan dan efek sampingnya meliputi infeksi, pembentukan keloid, hiperpigmentasi, dan hipopigmentasi. Anda membutuhkan waktu perawatan antara 12 hingga 18 bulan untuk dapat melihat hasil maksimalnya.

2. Laser hair removal

Laser hair removal adalah prosedur medis dengan teknologi sinar laser untuk menghilangkan rambut-rambut yang tidak diinginkan, termasuk kumis dan jenggot. Selama proses ini, sinar laser akan diarahkan untuk masuk ke dalam folikel rambut. Sinar panas yang dihasilkan dari laser mampu menghancurkan folikel rambut yang dapat menghambat pertumbuhan rambut di masa depan.

Warna rambut dan jenis kulit memengaruhi keberhasilan laser hair removal. Prosedur ini paling efektif untuk orang yang memiliki kulit terang dan rambut hitam karena sinar laser menargetkan pigmen warna pada rambut.

Meskipun prosedur ini terbilang efektif untuk memperlambat pertumbuhan rambut, laser tidak menjamin bahwa rambut tidak akan pernah tumbuh lagi. Selain itu, menghilangkan kumis dan jenggot melalui metode ini tidak bisa dilakukan hanya dalam sekali. Butuh sekitar delapan kali perawatan untuk mendapat hasil yang Anda inginkan. Hasilnya juga mungkin berbeda-beda pada tiap orang, tergantung pada ketebalan rambut yang akan dilaser.

Jika Anda tertarik melakukan prosedur ini, pilihlah dokter yang telah mengantongi sertifikat di bidang spesialisasi seperti dermatologi atau bedah kosmetik dan sudah berpengalaman dengan metode ini. Jangan sekali-kali melakukan perawatan di salon atau klinik yang tidak diawasi oleh petugas medis yang ahli di bidangnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dari Ketiak Hingga Rambut Kemaluan, Ini Cara Bercukur yang Benar

Jangan sembarangan mencukur bulu ketiak dan bulu kemaluan. Ada beberapa cara bercukur yang benar agar Anda terhindar dari luka. Simak caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/02/2020 . 4 menit baca

Bagaimana Cara Mencegah Ingrown Hair agar Tidak Semakin Parah?

Kamu memiliki kondisi rambut tumbuh ke dalam, atau ingrown hair? Berikut cara mencegah ingrown hair agar tidak semakin parah dan melebar.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/02/2020 . 4 menit baca

Bolehkah Menghilangkan Rambut yang Tumbuh di Payudara?

Tidak hanya pria, pada payudara wanita pun dapat ditumbuhi bulu. Pertanyaanya, tumbuh rambut di payudara ini boleh dihilangkan atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 25/01/2020 . 5 menit baca

Seberapa Sering Pria Harus Mencukur Jenggot dan Kumis?

Untuk pria, idealnya mencukur bulu jenggot dan kumis harus seberapa sering, sih? Simak jawabannya pada artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Pria, Hidup Sehat 05/12/2019 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen hormon testosteron

3 Suplemen Penambah Hormon Testosteron untuk Para Pria

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . 6 menit baca
minyak kelapa memengaruhi testosteron

Benarkah Minyak Kelapa Memengaruhi Hormon Testosteron Pria?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . 4 menit baca
mengganti pisau cukur

Seberapa Sering Pisau Cukur Harus Diganti?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 16/03/2020 . 3 menit baca
mencegah iritasi mencukur ketiak

5 Tips Mencegah Iritasi Pada Ketiak Setelah Bercukur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/02/2020 . 4 menit baca