Perubahan yang Akan Terjadi Pada Vagina Seiring Bertambahnya Usia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika usia kita menua, tidak hanya rambut dan kulit saja yang mengalami penuaan. Beberapa bagian tubuh lainnya juga mengalami perubahan. Apa saja? Pada perempuan, contohnya payudara yang mulai kendur. Perempuan juga pasti mengalami menopause. Tak hanya itu saja, bentuk genital pada perempuan pun dapat mengalami perubahan. Mungkin Anda tidak menyadarinya saat vagina mengalami perubahan. Ya, ternyata bentuk vagina berubah seiring dengan bertambahnya usia. Ingin tahu seperti apa?

Bagaimana perubahan vagina seiring kita bertambah tua?

Perubahan ini dimulai saat Anda tumbuh dewasa, tapi kita akan mulai membahasnya mulai dari usia 20 tahun. Berikut ini penjelasannya:

Bentuk vagina usia 20 tahun setelah pubertas

Memasuki usia 20 tahun, Anda telah selesai mengalami pubertas. Akhirnya organ tubuh Anda mencapai fase ukuran dewasa. Begitu juga dengan labia mayora (bagian luar bibir vagina), bentuknya akan menjadi lebih ramping. Pada usia ini, lemak subkutan (lemak yang letaknya di bawah permukaan kulit) mengalami penurunan, termasuk di genital Anda.

Perubahan warna vagina pada usia 30 tahun

Pada usia ini terjadi perubahan hormon akibat kehamilan dan pil KB. Penuaan dapat menyebabkan labia minora (bagian dalam bibir yang melingkari klitoris dan mulut vagina) menggelap. Penggunaan pil KB selama beberapa tahun dapat menyebabkan vagina mengering, serta terbatasnya lubrikasi vagina.

Beberapa perempuan mengalami kekeringan vulva akibat pemakaian pil KB. Penyebabnya adalah pil ini dapat menghambat hormon laki-laki yang disebut androgen, vulva inilah yang memiliki reseptor terhadap hormon androgen.

Sama halnya dengan kehamilan dan melahirkan, vulva dan vagina tetap akan terkena dampaknya. Bahkan beberapa perempuan menemukan varises di vagina akibat rahim membengkak ketika Anda hamil. Tapi tenang saja, pembesaran pembuluh darah tersebut ketika hamil adalah hal yang wajar.

Mungkin Anda khawatir bentuk vagina tidak akan kembali setelah melahirkan, faktanya adalah bentuk vagina akan kembali normal saat melahirkan. Alasannya adalah vagina kaya akan pasokan darah dan memiliki keelastisitasan yang alami. Ada beberapa perempuan yang mengalami beberapa kerusakan otot dan saraf mengingat adanya tekanan pada otot dasar panggul selama kehamilan dan kelahiran.

Efek perubahan estrogen pada usia 40 tahun

Ya, usia ini memang fungsi reproduksi akan sedikit menurun. Perempuan masih tetap mengalami ovulasi dan menstruasi, tapi siklus ini akan lebih pendek dari biasanya. Anda juga mulai mengalami tanda-tanda akan menopause akibat penurunan hormon estrogen. Uniknya bagi Anda yang terbiasa mencukur rambut kemaluan, Anda akan menyadari efek dari mencukur itu sendiri, yaitu perubahan pigmen kulit sekitar vagina. Penurunan hormon estrogen berpengaruh pada rambut kemaluan yang mulai menipis pada usia ini.

Perubahan vagina pada usia 50 tahun

Mungkin pada usia ini, Anda mulai mengalami awal-awal menopause. Efek dari penurunan estrogen dapat membuat vagina menjadi lebih tipis, kurang elastis, kering pada vulva, dan vagina. Anda akan memerlukan pelumas tambahan saat berhubungan seks, agar tidak sakit dan iritasi. Jika Anda sering memerhatikan perubahan pada vagina, Anda akan menemukan vagina kehilangan lemak dan kolagen, sehingga sangat mungkin ditemukan kerutan pada bagian ini. Ketika hormon estrogen berkurang, pH vagina pun akan berkurang, vagina Anda dapat terkena bakteri tertentu. Keasaman pun bisa bertambah sehingga vagina sangat rentan terhadap infeksi.

Perubahan vagina usia 60 tahun

Hot flashes dan berkeringat pada malam hari dapat terjadi selama beberapa tahun. Kering pada vagina tidak dapat dihindari, sekitar 50 hingga 60 persen perempuan mengalami masalah kering pada vagina. Anda perlu mengunjungi dokter untuk mengatasi masalah ini.

Berhubungan seks jelas akan terasa menyakitkan untuk Anda. Selain itu, Anda mungkin juga akan mengalami inkontinensia urin (kondisi di mana Anda tidak dapat menahan buang air kecil). Anda akan mengalami gejala pascamenopause. Jika Anda mengalami sensasi terbakar atau panas setelah berhubungan seks, jangan lupa untuk berkonsultasi pada dokter. Pelembap vagina juga dapat Anda gunakan untuk membantu meringankan kering pada vagina.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gejala Penyakit Urologi, Dari Nyeri Buang Air Kecil Hingga Impotensi

Gejala penyakit urologi kerap berhubungan dengan proses kencing yang tidak normal seperti kesulitan atau malah terlalu sering. Apa gejala lainnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Apa Akibatnya Jika Melakukan Seks Terlalu Sering?

Hubungan seks adalah salah satu faktor terpenting dalam keharmonisan rumah tangga. Namun apakah ada risikonya jika melakukan seks terlalu sering?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 2 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Banyak Pria Punya Fantasi Seks Bercinta Bertiga (Threesome)?

Pernah berkhayal bagaimana rasanya bercinta bertiga? Misalnya dengan dua wanita atau dua pria? Meski tabu, tak sedikit orang yang punya fantasi threesome.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Masturbasi Bisa Memengaruhi Nafsu Seks?

Benar tidak, bahwa masturbasi memengaruhi nafsu seks seseorang? Apa benar masturbasi lebih baik dilakukan sebelum berhubungan seks?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 27 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Suami Istri Jarang Berhubungan Intim

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit
mencuri waktu untuk berhubungan seks

Tips Mencuri Waktu Berhubungan Seks Setelah Punya Anak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 3 menit
mempersiapka gejala menopause

Memasuki Usia 40-an? Begini Cara Bersiap-siap Menghadapi Menopause

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit
senam kegel pria

Manfaat Senam Kegel untuk Stamina Seks Pria dan Cara Melakukannya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit