Perubahan yang Akan Terjadi Pada Vagina Seiring Bertambahnya Usia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika usia kita menua, tidak hanya rambut dan kulit saja yang mengalami penuaan. Beberapa bagian tubuh lainnya juga mengalami perubahan. Apa saja? Pada perempuan, contohnya payudara yang mulai kendur. Perempuan juga pasti mengalami menopause. Tak hanya itu saja, bentuk genital pada perempuan pun dapat mengalami perubahan. Mungkin Anda tidak menyadarinya saat vagina mengalami perubahan. Ya, ternyata bentuk vagina berubah seiring dengan bertambahnya usia. Ingin tahu seperti apa?

Bagaimana perubahan vagina seiring kita bertambah tua?

Perubahan ini dimulai saat Anda tumbuh dewasa, tapi kita akan mulai membahasnya mulai dari usia 20 tahun. Berikut ini penjelasannya:

Bentuk vagina usia 20 tahun setelah pubertas

Memasuki usia 20 tahun, Anda telah selesai mengalami pubertas. Akhirnya organ tubuh Anda mencapai fase ukuran dewasa. Begitu juga dengan labia mayora (bagian luar bibir vagina), bentuknya akan menjadi lebih ramping. Pada usia ini, lemak subkutan (lemak yang letaknya di bawah permukaan kulit) mengalami penurunan, termasuk di genital Anda.

Perubahan warna vagina pada usia 30 tahun

Pada usia ini terjadi perubahan hormon akibat kehamilan dan pil KB. Penuaan dapat menyebabkan labia minora (bagian dalam bibir yang melingkari klitoris dan mulut vagina) menggelap. Penggunaan pil KB selama beberapa tahun dapat menyebabkan vagina mengering, serta terbatasnya lubrikasi vagina.

Beberapa perempuan mengalami kekeringan vulva akibat pemakaian pil KB. Penyebabnya adalah pil ini dapat menghambat hormon laki-laki yang disebut androgen, vulva inilah yang memiliki reseptor terhadap hormon androgen.

Sama halnya dengan kehamilan dan melahirkan, vulva dan vagina tetap akan terkena dampaknya. Bahkan beberapa perempuan menemukan varises di vagina akibat rahim membengkak ketika Anda hamil. Tapi tenang saja, pembesaran pembuluh darah tersebut ketika hamil adalah hal yang wajar.

Mungkin Anda khawatir bentuk vagina tidak akan kembali setelah melahirkan, faktanya adalah bentuk vagina akan kembali normal saat melahirkan. Alasannya adalah vagina kaya akan pasokan darah dan memiliki keelastisitasan yang alami. Ada beberapa perempuan yang mengalami beberapa kerusakan otot dan saraf mengingat adanya tekanan pada otot dasar panggul selama kehamilan dan kelahiran.

Efek perubahan estrogen pada usia 40 tahun

Ya, usia ini memang fungsi reproduksi akan sedikit menurun. Perempuan masih tetap mengalami ovulasi dan menstruasi, tapi siklus ini akan lebih pendek dari biasanya. Anda juga mulai mengalami tanda-tanda akan menopause akibat penurunan hormon estrogen. Uniknya bagi Anda yang terbiasa mencukur rambut kemaluan, Anda akan menyadari efek dari mencukur itu sendiri, yaitu perubahan pigmen kulit sekitar vagina. Penurunan hormon estrogen berpengaruh pada rambut kemaluan yang mulai menipis pada usia ini.

Perubahan vagina pada usia 50 tahun

Mungkin pada usia ini, Anda mulai mengalami awal-awal menopause. Efek dari penurunan estrogen dapat membuat vagina menjadi lebih tipis, kurang elastis, kering pada vulva, dan vagina. Anda akan memerlukan pelumas tambahan saat berhubungan seks, agar tidak sakit dan iritasi. Jika Anda sering memerhatikan perubahan pada vagina, Anda akan menemukan vagina kehilangan lemak dan kolagen, sehingga sangat mungkin ditemukan kerutan pada bagian ini. Ketika hormon estrogen berkurang, pH vagina pun akan berkurang, vagina Anda dapat terkena bakteri tertentu. Keasaman pun bisa bertambah sehingga vagina sangat rentan terhadap infeksi.

Perubahan vagina usia 60 tahun

Hot flashes dan berkeringat pada malam hari dapat terjadi selama beberapa tahun. Kering pada vagina tidak dapat dihindari, sekitar 50 hingga 60 persen perempuan mengalami masalah kering pada vagina. Anda perlu mengunjungi dokter untuk mengatasi masalah ini.

Berhubungan seks jelas akan terasa menyakitkan untuk Anda. Selain itu, Anda mungkin juga akan mengalami inkontinensia urin (kondisi di mana Anda tidak dapat menahan buang air kecil). Anda akan mengalami gejala pascamenopause. Jika Anda mengalami sensasi terbakar atau panas setelah berhubungan seks, jangan lupa untuk berkonsultasi pada dokter. Pelembap vagina juga dapat Anda gunakan untuk membantu meringankan kering pada vagina.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

Sikap pasangan yang berubah drastis bisa menjadi tanda-tanda bahwa ia sedang selingkuh. Apa saja tanda-tanda yang bisa diperhatikan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Hal Mengejutkan yang Bisa Jadi Sumber Kepuasan Seksual Anda

Jangan salah, kepuasan seksual itu bukan cuma dirasakan dari seberapa hebat pasangan Anda di ranjang. Hal-hal ini juga menjadi faktor penentunya, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Ciri-ciri Hormon Estrogen Terlalu Rendah Pada Wanita

Hormon estrogen berfungsi mengatur tumbuh kembang remaja perempuan selama puber dan selama kehamilan. Apa akibatnya jika perempuan kekurangan hormon ini?

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 November 2020 . Waktu baca 5 menit

9 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Berhubungan Intim

Jika Anda ingin melakukan hubungan seksual yang menyenangkan, persiapkanlah dengan baik. Apa saja yang harus dilakukan sebelum berhubungan intim?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

posisi berhubungan intim

5 Posisi Berhubungan Intim yang Paling Populer

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
mood swing saat menstruasi

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit
bentuk anatomi vagina

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit