Baru Saja Menjalani Operasi Angkat Rahim? Sebaiknya Patuhi Pantangan Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14/02/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Saat baru saja menjalani operasi angkat rahim atau histerektomi, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk pulih. Rata-rata wanita membutuhkan waktu sekitar 6 minggu untuk dapat kembali beraktivitas normal. Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari demi mempercepat pemulihan operasi angkat rahim. Ini dia daftar pantangan setelah operasi angkat rahim.

Pantangan setelah operasi angkat rahim

Berikut adalah daftar pantangan yang sebaiknya Anda jauhi ketika memasuki masa pemulihan operasi angkat rahim:

1. Melakukan pekerjaan yang berat

Pasca-operasi angkat rahim, Anda pasti dianjurkan untuk istirahat di rumah dan pantang melakukan pekerjaan yang berat. Biasanya, tubuh Anda akan pulih lagi dalam waktu 4-6 minggu.

Namun, ini juga bergantung pada kondisi tubuh. Jadi, bisa saja pantangan pekerjaan yang boleh dilakukan pada masing-masing pasien operasi angkat rahim akan berbeda.

Yang jelas, berolahraga berat adalah pantangan setelah operasi angkat rahim yang harus Anda lakukan bila ingin cepat pulih. Meski begitu, Anda masih boleh melakukan olahraga yang ringan, seperti berjalan-jalan santai. Justru, kegiatan ini akan mencegah penggumpalan darah di daerah kaki atau varises.

2. Berhubungan seksual

Melakukan hubungan seksual setelah operasi angkat rahim adalah pantangan lain yang harus Anda lakukan. Dilansir dari Healthline, Anda baru bisa melakukan hubungan seks sekitar 6 minggu setelah operasi.

Hal ini wajib dihindari untuk mencegah perdarahan yang mungkin terjadi dan keluar dari vagina pasca-histerektomi.

Terlepas dari pantangan tersebut, setelah operasi angkat rahim dilakukan hormon reproduksi Anda biasanya juga sedikit terganggu. Butuh waktu sampai akhirnya hormon kembali normal.

Selain itu, ada pula kemungkinan vagina kering atau hilangnya libido setelah operasi angkat rahim.

Tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Gairah seksual Anda akan dapat kembali lagi dan dapat berhubungan seks dengan pasangan jika sudah pulih pasca operasi angkat rahim.

3. Mengangkat beban berat

Jika Anda ingin cepat pulih setelah operasi angkat rahim, mengangkat benda-benda yang berat adalah pantangan yang wajib Anda lakukan.

Pasca operasi angkat rahim, jaringan dan otot di sekitar perut serta rahim memerlukan waktu beberapa saat untuk pulih. Itu sebabnya, melakukan pekerjaan bera seperti mengangkat-angkat tidak dianjurkan.

Mengangkat beban hanya akan membuat pemulihan pasca operasi angkat rahim semakin lama. Pantangan ini setidaknya harus Anda patuhi dalam jangka waktu 6-8 minggu setelah operasi angkat rahim dilakukan.

Jika diperlukan membawa sesuatu yang berat pada masa itu, mintalah bantuang dari anggota keluarga atau pasangan untuk melakukannya.

4. Makan sembarangan

pantangan makanan bagi penderita gagal ginjal kronis

Salah satu hal yang banyak dikeluhkan pasca operasi angkat rahim adalah sulit buang air besar atau sembelit. Bisa jadi ini disebabkan oleh pola makan sembarangan.

Maka itu, pantangan lain yang wajib Anda lakukan adalah menjalani pola makan yang tidak sehat setelah operasi angkat rahim.

Perbanyaklah asupan serat ketika Anda makan untuk menghindari masalah pencernaan yang muncul setelah operasi angkat rahim.

Selain itu, Anda juga harus makan makanan dengan protein tinggi selama pemulihan pasca operasi angkat rahim.

Namun, ingat bahwa protein dengan lemak tinggi termasuk dalam pantangan setelah Anda melakukan operasi angkat rahim. Jadi, pilih makanan protein yang rendah lemak, ya.

Setelah menjalani operasi angkat rahim, tubuh membutuhkan protein untuk membuat jaringan baru dan memperbaiki jaringan yang rusak. Dengan memenuhi kebutuhan protein Anda, serta menjauhi pantangan makanan, tubuh akan cepat pulih kembali pasca operasi angkat rahim.

Dari segi makanan, daftar pantangan yang sebaiknya Anda jauhi terlebih dahulu adalah kacang-kacangan, buncis, brokoli, kubis dan makanan yang terlalu pedas.

5. Stres

Pantangan lain yang perlu Anda ingat setelah operasi angkat rahim adalah terlalu banyak beban pikiran dan stres. Memang, mengatasi stres tidak semudah yang dibayangkan, terlebih lagi pasca-operasi. Tak jarang stres dan tertekan datang akibat efek samping histerektomi, seperti tak bisa memiliki anak lagi.

Jika pikiran-pikiran tersebut mulai datang, pikirkanlah kembali dampak buruk yang mungkin terjadi jika Anda tidak operasi. Mungkin saja kondisi kesehatan Anda akan lebih buruk dari kondisi sekarang.

Cobalah melakukan banyak hal yang Anda sukai. Anda juga bisa menghabiskan waktu berdua dengan pasangan Anda untuk meningkatkan kualitas hubungan Anda.

6. Menggunakan tampon

Hindari menggunakan tampon pasca-histerektomi karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

Beberapa waktu setelah operasi angkat rahim, Anda mungkin akan mengeluarkan cairan atau bahkan darah dari vagina. Untuk menampungnya, lebih baik jika Anda menggunakan pembalut biasa.

Jangan lupa untuk menggantinya secara rutin agar tidak mengalami infeksi.

7. Hindari olahraga yang terlalu berat

Apabila Anda ingin berolahraga setelah operasi angkat rahim, pilihlah jenis olahraga yang tepat dan sesuai.

Dokter dan tim medis kemungkinan akan menawarkan rekomendasi olahraga yang tepat. Pilihan olahraga yang sesuai selama masa pemulihan operasi angkat rahim dapat berupa jalan kaki dan berenang.

Hindari jenis olahraga yang berlebihan dan melibatkan aktivitas fisik yang terlalu berat, apalagi jika harus mengangkat beban berat. Lakukan olahraga angkat beban ringan, itu pun hanya bila amat sangat diperlukan.

Ketika melakukan olahraga dengan gerakan mengangkat beban, pastikan Anda memposisikan diri dengan punggung lurus dan lutut ditekuk. Cara ini sangat baik untuk mengurangi risiko pembekuan darah di kaki.

8. Jangan langsung menyetir

Setelah menjalani operasi angkat rahim, dokter dan tim medis akan memberi tahu Anda pantangan yang satu ini..

Jika Anda memang harus berkendara, lakukan dengan hati-hati dan aman. Menyetirlah dengan perlahan dan selalu kenakan sabuk pengaman.

Namun, karena menyetir adalah kegiatan yang cukup krusial, ada baiknya Anda menunggu selama 3-8 minggu sebelum kembali mengemudi setelah operasi pengangkatan rahim.

9. Kurang minum air

Seperti yang telah disebutkan, sembelit adalah salah satu efek samping dari operasi pengangkatan rahim. Kondisi ini bisa saja semakin parah jika Anda tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Pantangan lain harus Anda ingat setelah operasi angkat rahim adalah jangan sampai kurang minum atau cairan lain. Jadi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan setiap hari dengan baik.

Selain itu, Anda dapat mengunjungi dokter dan meminta resep obat pelunak feses jika sembelit yang Anda alami cukup mengganggu.

Pemulihan psikologis setelah operasi angkat rahim

Setiap wanita memiliki daya tahan psikologis yang berbeda-beda. Ada yang merasa dirinya baik-baik saja baik secara fisik maupun psikis. Ada yang merasa kuat tapi tetap mengalami guncangan psikis karena operasi angkat rahim.

Kehilangan organ yang melambangkan diri wanita mungkin dapat menimbulkan rasa minder, depresi, dan rasa kehilangan mendalam, terutama pada wanita yang menjalani operasi angkat payudara, rahim, atau indung telur.

Untuk itu, Anda yang melakukan operasi angkat rahim sangat memerlukan dukungan teman dan keluarga. Jika diperlukan, konsultasi dengan psikolog atau psikiater dapat membantu meringankan beban Anda pasca operasi. Hal ini bisa membantu pemulihan setelah operasi angkat rahim.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Suka menggerak-gerakan kaki saat tidur? Tidak nyaman jika tubuh berdiam diri? Mungkin Anda mengidap restless leg syndrome. Mari simak penjelasannya.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit