Baru Saja Menjalani Operasi Angkat Rahim? Sebaiknya Patuhi Pantangan Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Saat baru saja menjalani operasi angkat rahim atau histerektomi, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk pulih. Rata-rata wanita membutuhkan waktu sekitar 6 minggu untuk dapat kembali beraktivitas normal. Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari demi mempercepat pemulihan operasi angkat rahim. Ini dia daftar pantangan setelah operasi angkat rahim.

Pantangan setelah operasi angkat rahim

Berikut adalah daftar pantangan yang sebaiknya Anda jauhi ketika memasuki masa pemulihan operasi angkat rahim:

1. Melakukan pekerjaan yang berat

Pasca-operasi angkat rahim, Anda pasti dianjurkan untuk istirahat di rumah dan pantang melakukan pekerjaan yang berat. Biasanya, tubuh Anda akan pulih lagi dalam waktu 4-6 minggu.

Namun, ini juga bergantung pada kondisi tubuh. Jadi, bisa saja pantangan pekerjaan yang boleh dilakukan pada masing-masing pasien operasi angkat rahim akan berbeda.

Yang jelas, berolahraga berat adalah pantangan setelah operasi angkat rahim yang harus Anda lakukan bila ingin cepat pulih. Meski begitu, Anda masih boleh melakukan olahraga yang ringan, seperti berjalan-jalan santai. Justru, kegiatan ini akan mencegah penggumpalan darah di daerah kaki atau varises.

2. Berhubungan seksual

Melakukan hubungan seksual setelah operasi angkat rahim adalah pantangan lain yang harus Anda lakukan. Dilansir dari Healthline, Anda baru bisa melakukan hubungan seks sekitar 6 minggu setelah operasi.

Hal ini wajib dihindari untuk mencegah perdarahan yang mungkin terjadi dan keluar dari vagina pasca-histerektomi.

Terlepas dari pantangan tersebut, setelah operasi angkat rahim dilakukan hormon reproduksi Anda biasanya juga sedikit terganggu. Butuh waktu sampai akhirnya hormon kembali normal.

Selain itu, ada pula kemungkinan vagina kering atau hilangnya libido setelah operasi angkat rahim.

Tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Gairah seksual Anda akan dapat kembali lagi dan dapat berhubungan seks dengan pasangan jika sudah pulih pasca operasi angkat rahim.

3. Mengangkat beban berat

Jika Anda ingin cepat pulih setelah operasi angkat rahim, mengangkat benda-benda yang berat adalah pantangan yang wajib Anda lakukan.

Pasca operasi angkat rahim, jaringan dan otot di sekitar perut serta rahim memerlukan waktu beberapa saat untuk pulih. Itu sebabnya, melakukan pekerjaan bera seperti mengangkat-angkat tidak dianjurkan.

Mengangkat beban hanya akan membuat pemulihan pasca operasi angkat rahim semakin lama. Pantangan ini setidaknya harus Anda patuhi dalam jangka waktu 6-8 minggu setelah operasi angkat rahim dilakukan.

Jika diperlukan membawa sesuatu yang berat pada masa itu, mintalah bantuang dari anggota keluarga atau pasangan untuk melakukannya.

4. Makan sembarangan

pantangan makanan bagi penderita gagal ginjal kronis

Salah satu hal yang banyak dikeluhkan pasca operasi angkat rahim adalah sulit buang air besar atau sembelit. Bisa jadi ini disebabkan oleh pola makan sembarangan.

Maka itu, pantangan lain yang wajib Anda lakukan adalah menjalani pola makan yang tidak sehat setelah operasi angkat rahim.

Perbanyaklah asupan serat ketika Anda makan untuk menghindari masalah pencernaan yang muncul setelah operasi angkat rahim.

Selain itu, Anda juga harus makan makanan dengan protein tinggi selama pemulihan pasca operasi angkat rahim.

Namun, ingat bahwa protein dengan lemak tinggi termasuk dalam pantangan setelah Anda melakukan operasi angkat rahim. Jadi, pilih makanan protein yang rendah lemak, ya.

Setelah menjalani operasi angkat rahim, tubuh membutuhkan protein untuk membuat jaringan baru dan memperbaiki jaringan yang rusak. Dengan memenuhi kebutuhan protein Anda, serta menjauhi pantangan makanan, tubuh akan cepat pulih kembali pasca operasi angkat rahim.

Dari segi makanan, daftar pantangan yang sebaiknya Anda jauhi terlebih dahulu adalah kacang-kacangan, buncis, brokoli, kubis dan makanan yang terlalu pedas.

5. Stres

Pantangan lain yang perlu Anda ingat setelah operasi angkat rahim adalah terlalu banyak beban pikiran dan stres. Memang, mengatasi stres tidak semudah yang dibayangkan, terlebih lagi pasca-operasi. Tak jarang stres dan tertekan datang akibat efek samping histerektomi, seperti tak bisa memiliki anak lagi.

Jika pikiran-pikiran tersebut mulai datang, pikirkanlah kembali dampak buruk yang mungkin terjadi jika Anda tidak operasi. Mungkin saja kondisi kesehatan Anda akan lebih buruk dari kondisi sekarang.

Cobalah melakukan banyak hal yang Anda sukai. Anda juga bisa menghabiskan waktu berdua dengan pasangan Anda untuk meningkatkan kualitas hubungan Anda.

6. Menggunakan tampon

Hindari menggunakan tampon pasca-histerektomi karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

Beberapa waktu setelah operasi angkat rahim, Anda mungkin akan mengeluarkan cairan atau bahkan darah dari vagina. Untuk menampungnya, lebih baik jika Anda menggunakan pembalut biasa.

Jangan lupa untuk menggantinya secara rutin agar tidak mengalami infeksi.

7. Hindari olahraga yang terlalu berat

Apabila Anda ingin berolahraga setelah operasi angkat rahim, pilihlah jenis olahraga yang tepat dan sesuai.

Dokter dan tim medis kemungkinan akan menawarkan rekomendasi olahraga yang tepat. Pilihan olahraga yang sesuai selama masa pemulihan operasi angkat rahim dapat berupa jalan kaki dan berenang.

Hindari jenis olahraga yang berlebihan dan melibatkan aktivitas fisik yang terlalu berat, apalagi jika harus mengangkat beban berat. Lakukan olahraga angkat beban ringan, itu pun hanya bila amat sangat diperlukan.

Ketika melakukan olahraga dengan gerakan mengangkat beban, pastikan Anda memposisikan diri dengan punggung lurus dan lutut ditekuk. Cara ini sangat baik untuk mengurangi risiko pembekuan darah di kaki.

8. Jangan langsung menyetir

Setelah menjalani operasi angkat rahim, dokter dan tim medis akan memberi tahu Anda pantangan yang satu ini..

Jika Anda memang harus berkendara, lakukan dengan hati-hati dan aman. Menyetirlah dengan perlahan dan selalu kenakan sabuk pengaman.

Namun, karena menyetir adalah kegiatan yang cukup krusial, ada baiknya Anda menunggu selama 3-8 minggu sebelum kembali mengemudi setelah operasi pengangkatan rahim.

9. Kurang minum air

Seperti yang telah disebutkan, sembelit adalah salah satu efek samping dari operasi pengangkatan rahim. Kondisi ini bisa saja semakin parah jika Anda tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Pantangan lain harus Anda ingat setelah operasi angkat rahim adalah jangan sampai kurang minum atau cairan lain. Jadi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan setiap hari dengan baik.

Selain itu, Anda dapat mengunjungi dokter dan meminta resep obat pelunak feses jika sembelit yang Anda alami cukup mengganggu.

Pemulihan psikologis setelah operasi angkat rahim

Setiap wanita memiliki daya tahan psikologis yang berbeda-beda. Ada yang merasa dirinya baik-baik saja baik secara fisik maupun psikis. Ada yang merasa kuat tapi tetap mengalami guncangan psikis karena operasi angkat rahim.

Kehilangan organ yang melambangkan diri wanita mungkin dapat menimbulkan rasa minder, depresi, dan rasa kehilangan mendalam, terutama pada wanita yang menjalani operasi angkat payudara, rahim, atau indung telur.

Untuk itu, Anda yang melakukan operasi angkat rahim sangat memerlukan dukungan teman dan keluarga. Jika diperlukan, konsultasi dengan psikolog atau psikiater dapat membantu meringankan beban Anda pasca operasi. Hal ini bisa membantu pemulihan setelah operasi angkat rahim.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 14, 2017 | Terakhir Diedit: Februari 14, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca