4 Resep Minuman Temulawak untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/05/2020 . 6 mins read
Bagikan sekarang

Temulawak merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang telah lama digunakan sebagai pengobatan alternatif. Banyak produk obat-obatan herbal atau vitamin yang menggunakan temulawak sebagai bahan utamanya. Selain diolah menjadi obat, temulawak juga bisa diolah menjadi berbagai macam minuman yang akan berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Yuk, intip resep-resepnya di bawah ini!

Manfaat temulawak, bahan minuman yang baik untuk daya tahan tubuh

Temulawak sudah dipercaya sebagai salah satu bahan super dari Indonesia yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Selain digunakan sebagai penambah nafsu makan, temulawak mengandung kurkumin yang dikenal bisa melawan peradangan dan meningkatkan imunitas tubuh.

Bahkan, belakangan ini temulawak sedang ramai dibicarakan karena beredarnya sebuah artikel yang mengungkap potensi kurkumin dalam temulawak untuk mencegah virus COVID-19.

Walau belum ada penelitian lanjutan yang mengupas bagaimana efek konsumsi temulawak untuk pencegahan virus corona, adanya potensi tersebut tak sepenuhnya salah. Menurut CDC, virus COVID-19 lebih mudah menyerang orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Jadi, mengonsumsi temulawak untuk mencegah COVID-19 mungkin bisa sangat membantu. Dengan konsumsi temulawak yang cukup, diharapkan kandungan kurkuminnya akan meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti yang telah diketahui, daya tahan tubuh yang baik tentunya akan membuat Anda lebih kebal terhadap virus dan bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, temulawak juga bisa mengurangi gejala-gejala yang terkait dengan arthritis, bantu mengurangi komplikasi penyakit jantung, serta melindungi organ hati dari kerusakan.

Resep minuman temulawak untuk daya tahan tubuh

Kandungan kurkumin dalam temulawak sebenarnya memiliki bioavailabilitas yang rendah. Artinya, metabolisme kurkumin dalam tubuh terlalu cepat sehingga penyerapannya tidak terjadi dengan sempurna. Agar kandungan kurkumin dalam temulawak bisa bekerja lebih baik, tentu juga dibutuhkan bahan-bahan lain untuk mengolahnya.

1. Teh temulawak

temulawak untuk daya tahan tubuh
Sumber: Medical News Today

Resep minuman temulawak satu ini cocok bagi Anda yang ingin minuman praktis dan tidak memerlukan banyak bahan. Dengan tambahan kayu manis yang memiliki komponen anti-peradangan, racikan temulawak ini tentunya bisa bantu meningkatkan daya tahan tubuh yang mungkin akan berguna untuk mencegah COVID-19. Berikut resepnya.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1-2 sdt bubuk temulawak atau temulawak yang sudah dihancurkan
  • 800 ml air
  • Sejumput bubuk kayu manis

Cara membuat:

  1. Rebus air di panci sampai panas.
  2. Masukkan dua sendok temulawak, aduk sebentar dan didihkan dengan api kecil.
  3. Matikan api, tambahkan sejumput bubuk kayu manis, aduk kembali.
  4. Saring teh temulawak ke dalam tempat minum, biarkan di suhu ruangan hingga lima menit.
  5. Siap dihidangkan dengan sedikit madu sebagai pemanis.

2. Tonik temulawak

temulawak untuk daya tahan tubuh
Sumber: Savory Lotus

Perpaduan antara temulawak, jahe, dan lemon akan memberikan citarasa yang unik. Selain itu, tambahan jahe yang ada pada resep ini akan memberikan efek menghangatkan yang cocok jika dikonsumsi saat musim hujan. Berikut resep minuman temulawak untuk penambah daya tahan tubuh Anda.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 sdm temulawak parut, bisa juga menggunakan bubuk temulawak
  • 1 sdm jahe parut, bisa juga menggunakan bubuk jahe
  • 1 buah lemon, peras sari buahnya
  • Sejumput lada hitam yang telah dihancurkan
  • 700 ml air
  • Madu sesuai selera

Cara membuat:

  1. Masukkan seluruh bahan yang sudah disiapkan ke dalam panci.
  2. Rebus dengan api sedang selama tiga menit sampai panas tapi tidak mendidih. Matikan api setelahnya.
  3. Tuang ke dalam gelas menggunakan penyaring. Jika terlalu pekat, tambahkan air panas atau air hangat.
  4. Simpan sisa ampas yang ada di penyaring di dalam kulkas. Ampas bisa digunakan kembali dan tahan 2-3 hari.

3. Susu temulawak dengan rempah

temulawak
Sumber: Nprthshore.org

Seperti yang telah diketahui, susu merupakan minuman penuh nutrisi yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Dengan tambahan temulawak, susu yang mengandung probiotik, vitamin D, dan imunoglobulin akan jadi minuman berkhasiat untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda.

Memang, perpaduan susu dan temulawak bukanlah hal yang biasa. Bagi Anda yang senang dengan cita rasa rempah-rempah dan bosan dengan susu yang biasa, resep yang satu ini cocok untuk Anda.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 250 ml susu rendah lemak atau sesuai selera
  • 1 sdt madu
  • ½ sdt temulawak parut atau bubuk temulawak
  • ¼ sdt bubuk kapulaga
  • ¼ bubuk jahe
  • Sejumput lada hitam
  • 1 cengkeh
  • Ekstrak vanila, secukupnya

Cara membuat:

  1. Hangatkan susu di atas api kecil.
  2. Masukkan bahan-bahan lainnya yang telah dipersiapkan. Aduk perlahan sampai tercampur rata.
  3. Rebus dengan api kecil selama 3-4 menit.
  4. Tuang ke dalam gelas menggunakan penyaring. Siap disajikan.

4. Temulawak latte

lattte
Sumber: Asian Inspirations

Hampir serupa dengan resep sebelumnya, racikan minuman temulawak yang satu ini juga menggunakan susu sebagai bahan utamanya dan bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Bedanya, resep ini bisa Anda coba jika Anda tidak terlalu menyukai aroma pedas dari banyak rempah. Berikut resepnya.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 250 ml susu, bisa juga menggunakan susu nabati seperti susu almon atau kedelai
  • 1 sdt madu
  • Ekstrak vanila secukupnya
  • 1 sdt temulawak yang telah dihancurkan
  • ¼ sdt jahe
  • ¼ sdt atau 1 batang kayu manis

Cara membuat: 

  1. Masukkan seluruh bahan-bahan yang sudah disiapkan ke dalam panci.
  2. Letakkan panci di atas api kecil, panaskan sambil diaduk hingga tercampur rata.
  3. Tuang ke dalam gelas dan siap disajikan.

Ingatlah, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Anda tidak cukup hanya bergantung pada minuman campuran temulawak. Berbagai kebiasaan hidup sehat lainnya seperti rajin berolahraga, istirahat yang cukup, dan makan makanan sehat lainnya tentu harus dilakukan.

Selamat mencoba!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pelacakan Kontak Dapat Menekan Angka Penyebaran Kasus COVID-19

Pelacakan kontak orang yang positif maupun diduga terinfeksi COVID-19 sangat penting dilakukan agar penyebaran virus bisa diperlambat. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 02/07/2020 . 5 mins read

Tinggal Sendiri Selama Pandemi, Apa yang Harus Diperhatikan?

Hidup sendirian tidak selamanya menyenangkan. Ada kalanya tinggal sendiri bisa menimbulkan rasa kesepian yang parah, terutama selama pandemi COVID-19.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 02/07/2020 . 6 mins read

Rasa Aman Palsu, Alasan Mengapa Banyak Orang Berkerumun Saat Pandemi

Meski bahaya penularan COVID-19 masih tinggi, banyak orang sudah mulai berkerumun. Ternyata, ini disebabkan oleh rasa aman palsu saat pandemi. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30/06/2020 . 4 mins read

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Olahraga yang dilakukan di luar rumah bisa bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan mental. Tapi apakah aman olahraga di luar rumah saat pandemi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 30/06/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

toilet umum covid-19

COVID-19 Bisa Menular Lewat Toilet Umum, Ini Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/07/2020 . 5 mins read
teledermatologi saat pandemi

Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 mins read
covid-19 menular lewat ac

Benarkah Ruangan Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 5 mins read

Menghadapi Masa Transisi dari Terapi Langsung ke Terapi Online Selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 5 mins read