home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Resep Racikan Minuman Bunga Telang yang Berkhasiat

3 Resep Racikan Minuman Bunga Telang yang Berkhasiat

Bunga telang dahulu hanya dianggap sebagai tanaman liar yang tumbuh di pekarangan. Belakangan, tanaman ini semakin terkenal karena dianggap memberikan manfaat bagi kesehatan. Anda pun tidak perlu bingung dalam mengolahnya, sebab kini terdapat resep beragam minuman dari bunga telang yang mudah dibuat.

Keunikan bunga telang

Bunga telang adalah tanaman merambat yang tumbuh di sebagian besar wilayah Asia. Kelopak bunga telang memiliki warna biru gelap, sementara bagian dasarnya berwarna putih atau kuning. Bunga ini memiliki nama latin Clitoria ternatea.

Warna biru pada bunga telang berasal dari kandungan antioksidan berupa antosianin. Seperti jenis antioksidan lainnya, antosianin dapat menangkal radikal bebas sehingga sel-sel tubuh senantiasa sehat dan terhindar dari kerusakan dini.

Selain itu, bunga telang dipercaya bermanfaat bagi kesehatan otak. Pada studi dalam jurnal Pharmacology Biochemistry and Behavior, senyawa dalam bunga telang berpotensi meningkatkan fungsi otak serta meredakan aktivitas otak yang memicu stres.

Bunga telang biasanya diolah menjadi bubuk, pewarna makanan, atau dikeringkan untuk menjadi minuman. Ketika dikonsumsi sebagai minuman, bunga ini memiliki rasa tawar menyerupai teh hijau tanpa gula.

Minuman dari bunga segar, kering, ataupun bubuk memiliki warna biru gelap yang khas. Uniknya, warna biru ini dapat berubah menjadi ungu ketika diberikan cairan asam seperti perasan jeruk lemon.

Resep bunga telang

Sumber: Green Blender

Penasaran ingin mencoba khasiat bunga telang? Berikut adalah sederet resep mudah dari bunga telang yang dapat Anda coba:

1. Teh bunga telang

Ini merupakan minuman bunga telang yang paling sering dibuat, sebab prosesnya sangat mudah. Berikut adalah bahan-bahan yang Anda perlukan:

  • 200 mL air panas
  • 1 genggam bunga telang segar atau 10 kelopak bunga telang yang telah dikeringkan

Cara membuat:

  • Tuang air panas ke dalam gelas atau cangkir.
  • Masukkan bunga telang, lalu biarkan selama 15 menit. Warna biru pada bunga telang lama-kelamaan akan luntur sehingga air panas berubah warna menjadi kebiruan.
  • Setelah bunga telang tidak lagi mengeluarkan warnanya, saring air dari kelopak bunga yang tersisa. Teh bunga telang siap disajikan.

2. Teh bunga telang dan serai wangi

Minuman bunga telang dan serai bermanfaat untuk menjaga kesehatan mulut, produksi sel darah merah, dan mengatasi perut kembung. Bahan-bahannya antara lain:

  • 15 kelopak bunga telang segar
  • 5 batang serai, potong kecil
  • 1 liter air

Cara membuat:

  • Panaskan air hingga mendidih, lalu masukkan bunga telang dan serai yang telah dipotong kecil.
  • Masak hingga warna biru keluar dan aroma sereh tercium.
  • Tuang teh ke dalam poci atau saring ke dalam gelas. Anda bisa menambah gula atau madu untuk memperkaya rasa.

3. Limun bunga telang

Minuman limun dengan bunga telang dapat memberikan tubuh Anda vitamin C, menyegarkan napas, melancarkan pencernaan, dan memelihara kesehatan kulit. Bahan-bahan yang Anda perlukan adalah:

  • 1 liter air matang
  • 200 gram gula pasir
  • 20 gram bunga telang kering
  • Perasan 8-10 buah lemon
  • Es batu secukupnya

Cara membuat:

  • Masukkan 600 mL air, gula, dan bunga telang kering ke dalam panci untuk membuat sirup. Aduk dan angkat sebelum mendidih.
  • Tutup panci, kemudian biarkan selama 10 menit.
  • Setelah 10 menit, saring sirup dari bunga telang dan pindahkan ke wadah lain. Biarkan hingga dingin.
  • Siapkan gelas, lalu masukkan sebagian perasan lemon, sisa air, dan es batu.
  • Tuangkan sirup bunga telang hingga memenuhi setengah gelas.
  • Tuangkan sisa perasan lemon di bagian atas. Limun bunga telang siap disajikan.

Bunga telang bisa menjadi salah satu bahan pilihan bagi Anda yang menggemari minuman herbal. Tidak hanya unik, bunga telang juga memiliki sejumlah kandungan yang berpotensi untuk memelihara kesehatan.

Manfaat ini tidak terlepas dari kandungan antioksidan yang tinggi pada bunga telang. Guna memperkaya khasiatnya, Anda juga dapat menambahkan madu, parutan jahe, ataupun bahan alami lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Clitoria ternatea: Brief Summary. https://eol.org/pages/643360/articles Diakses pada 9 September 2019.

Jain, N., Ohal, C., Shroff, S., Bhutada, R., Somani, R., Kasture, V. and Kasture, S. (2003). Clitoria ternatea and the CNS. Pharmacology Biochemistry and Behavior, 75(3), pp.529-536.

What Is Butterfly Pea Flower Tea? https://greenblender.com/smoothies/8825/what-is-butterfly-pea-flower-tea Diakses pada 9 September 2019.

Kazuma, K., Noda, N. and Suzuki, M. (2003). Flavonoid composition related to petal color in different lines of Clitoria ternatea. Phytochemistry, 64(6), pp.1133-1139.

The Benefits of Anthocyanins. https://www.verywellhealth.com/the-scoop-on-anthocyanins-89522 Diakses pada 9 September 2019.

What are the health benefits of lemongrass tea? https://www.medicalnewstoday.com/articles/321969.php Diakses pada 9 September 2019.

Teh Hijau Bunga Telang & Sereh Wangi. https://cookpad.com/id/resep/8377002-teh-hijau-bunga-telang-sereh-wangi Diakses pada 9 September 2019.

Magic Butterfly Pea Lemonade. https://www.loveandoliveoil.com/2017/08/butterfly-pea-lemonade.html Diakses pada 9 September 2019.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari
Tanggal diperbarui 19/03/2021
x