Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seiring bertambahnya usia, sistem pencernaan menunjukkan tanda-tanda penuaan. Masalah pencernaan pun mampu lebih sering menghampiri, seperti konstipasi. Oleh sebab itu, penting bagi lansia untuk menjaga kesehatan pencernaan dengan memperhatikan keberlangsungan bakteri baik alias probiotik di dalam usus.

Apa itu probiotik?

Probiotik adalah kumpulan bakteri baik yang “tinggal” di dalam usus.

Bakteri baik yang ada di dalam tubuh termasuk ke dalam kelompok mikrobiota usus. Mikrobiota usus dapat dibayangkan sebagai sebuah hutan lebat yang diisi oleh berbagai macam mikroba, termasuk bakteri jahat. Sama seperti isi hutan, sejumlah bakteri baik di dalam mikrobiota usus dapat lenyap jika tidak dipelihara dengan baik.

Lalu, mengapa probiotik penting dalam menjaga kesehatan pencernaan manusia? 

Mengutip dari Cleveland Clinic, probiotik berperan penting dalam:

  • Menjaga keseimbangan bakteri mikrobiota usus dengan melawan bakteri jahat
  • Membantu pencernaan makanan
  • Berperan dalam pembuatan vitamin
  • Melindungi sel tubuh dari bakteri jahat yang tak sengaja dikonsumsi melalui makanan atau minuman
  • Membantu penyerapan obat

Selain melawan bakteri jahat, berikut manfaat lain probiotik menurut studi Interaksi Antara Mikrobiota Usus dan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia:

  • Mengatur proses biologis dan fisiologis
  • Meminimalisir infeksi
  • Mengatur sistem imun

Manfaat probiotik untuk lansia

kebutuhan vitamin dan mineral

Seperti yang dituliskan sebelumnya, keseimbangan mikrobiota usus memiliki banyak manfaat kesehatan. Kajian The Gut Microbiome of Healthy Long-Living People menyebutkan dampak negatif dari menurunnya keseimbangan mikrobiota usus adalah:

  • Tubuh yang lebih lemah
  • Tingginya risiko peradangan di dalam tubuh
  • Berkaitan dengan penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2
  • Meningkatnya risiko penyakit degeneratif (penyakit Alzheimer dan Parkinson)

Manfaat lain dari probiotik untuk keseimbangan mikrobiota usus lansia adalah membuat beberapa zat yang baik untuk fungsi otak:

  • Asam lemak rantai pendek (SCFA)
  • Serotonin

Menurut studi Gut Microbiota in Common Elderly Diseases Affecting Activities of Daily Living, zat-zat tersebut diklaim menjaga dan meningkatkan fungsi otak. Selain itu, studi yang sama juga menyimpulkan bahwa gabungan kebaikan probiotik dan langkah pencegahan, seperti pola makan dan fisik yang aktif, dapat membantu menjaga tubuh lansia tetap sehat.

Kondisi bakteri di dalam usus akibat penuaan

Sejumlah penelitian yang disebutkan sebelumnya telah menjelaskan kaitan probiotik dengan kesehatan untuk lansia. Sayangnya, keseimbangan mikrobiota usus kemungkinan besar akan mulai menurun seiring bertambahnya usia. Beberapa pemicunya adalah:

  • Keragaman mikrobiota menurun karena penuaan alami
  • Pola makan yang tidak sehat, seperti jarang makan buah dan sayuran,
  • Obat-obatan, seperti antibiotik mampu menurunkan jumlah bakteri baik di usus
  • Gaya hidup

Maka dari itu, ayo simak cara menjaga keseimbangan mikrobiota usus supaya sistem pencernaan tetap sehat ketika menginjak masa lansia.

Tips menjaga probiotik untuk pencernaan lansia

perlukah lansia minum susu

Keberlangsungan probiotik dapat dijaga dengan prebiotik. Sederhananya, prebiotik merupakan “makanan” untuk bakteri baik di dalam tubuh. Tanpa prebiotik, jumlah bakteri baik dapat menurun.

Keseimbangan mikrobiota yang menurun akan menyebabkan disbiosis atau tidak imbangnya jumlah bakteri di dalam tubuh. Sejumlah cara menjaga keseimbangan bakteri baik dalam sistem pencernaan meliputi:

  • Makan makanan kaya serat (beras coklat, bayam, brokoli, apel, pir)
  • Mengonsumsi makanan alami yang bersifat prebiotik, seperti inulin (bawang putih, bawang bombay, kimchi)
  • Makanan sinbiotik

Makanan sinbiotik merupakan produk yang mengandung probiotik dan prebiotik. Kerja sama kedua hal tersebut dalam menghadirkan manfaat untuk tubuh dan dikenal dengan istilah sinbiotik.

Salah satu contoh makanan sinbiotik adalah susu yang dibuat khusus lansia. Perpaduan probiotik dan prebiotik di susu lansia mampu menjaga bakteri baik di dalam tubuh karena memiliki probiotik, seperti Lactobacillus paracasei dan prebiotik, seperti inulin.

Alhasil, fase lansia tetap jauh dari masalah kesehatan, terutama untuk saluran pencernaan. Selalu konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi makanan probiotik, seperti susu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Probiotik dapat memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Tak hanya untuk pencernaan tapi juga daya tahan. Bagaimana probiotik meningkatkan daya tahan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Antara Dada dan Paha Ayam, Mana yang Lebih Banyak Gizinya?

Paha ayam lebih murah dan lebih mudah untuk diolah. Di sisi lain, dada ayam lebih ekonomis karena dagingnya lebih banyak. Bagaimana dari sisi kesehatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Nutrisi, Hidup Sehat 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Sudah tahu peran keseimbangan mikrobiota usus dalam mencegah alergi anak? Cari tahu faktanya berdasarkan penelitian terbaru di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus
Kesehatan Anak, Parenting 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
mencegah osteoporsis usia lanjut

Kenali Faktor Risiko Sejak Dini untuk Cegah Osteoporosis di Usia Lanjut

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
Konten Bersponsor
wanita aktif karena rutin berolahraga dan mengonsumsi suplemen cegah osteoporosis

Cari 3 Kandungan Suplemen Ini untuk Cegah Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
kesehatan sistem pencernaan anak

Ibu Wajib Tahu, Kunci Kesehatan Anak Ada di Pencernaannya!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 7 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit