Di Balik Rasanya yang Lezat, Ini Manfaat Cream Cheese untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/11/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Nikmatnya krim keju saat disantap, ternyata menuai beragam manfaat kesehatan. Keju krim biasanya disertakan dalam beragam makanan bertepung, seperti roti, bagel, atau bahkan kue sponge.

Rasa lembutnya krim keju menjadi makanan favorit para pecinta dessert. Tidak hanya lezat, ada banyak nutrisi dan manfaat kesehatan yang bisa diraup. Namun, terlalu banyak makan krim keju juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Kandungan nutrisi dan manfaat makan krim keju

keju kambing
Sumber: Daring Gourmet

Krim keju terbuat dari kombinasi krim dan susu. Keduanya diproses melalui pasteurisasi untuk membunuh mikroorganisme berbahaya. Kemudian, bakteri asam laktat dimasukkan, membuat keju bertekstur lebih lembut dan asam.

Melansir laman Healthline, dalam 28 gram krim keju, mengandung beberapa nutrisi berikut.

  • kalori 99 gram
  • protein 2 gram
  • lemak 10 gram
  • karbohidat 2 gram
  • serat 0 gram
  • vitamin A 10% (dalam asupan harian)
  • Riboflavin (vitamin B2) 5% (dalam asupan harian)

Tak terlepas dari ragam nutrisinya, ketahui juga kandungan manfaat krim keju.

1. Sumber vitamin A yang baik

Kabar baik bagi Anda pencinta dunia keju. Krim keju memberi manfaat untuk meningkatkan sistem imunitas Anda melalui kandungan vitamin A.

Vitamin A dalam 28 gram krim keju juga memberikan perlindungan pada jaringan tubuh, seperti untuk kulit, paru-paru, dan usus. Vitamin A merupakan vitamin yang larut dalam lemak yang juga baik untuk kesehatan mata Anda.

2. Memberikan antioksidan

Krim keju mengandung beberapa antioksidan, yang memberi manfaat untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkaan kerusakan sel. Antioksidan berperan untuk mencegah kerusakan sel.

Antioksidan yang terdapat di dalam krim keju antara lain karoten, lutein, dan zeaxanthin. Ketiganya bekerja untuk mendukung kesehatan mata.

3. Probiotik

Probiotik dalam krim keju mendatangkan manfaat untuk kesehatan Anda. Misalnya saja, bakteri spesies Lactobacillus. Bakteri baik ini menstimulasi sistem pertahanan tubuh dengan melawan infeksi.

Probiotik mendukung tubuh memproduksi asam lemak rantai pendek. Komponen tersebut mendukung kesehatan usus Anda dan meminimalkan peradangan pada tubuh.

Keju krim dan intoleransi laktosa

intoleransi laktosa adalah

Menurut penelitian Lactose Intolerance in Adults seperti yang dikutip di Healthline, orang dengan intoleransi laktosa dapat mengonsumsi sejumlah kecil makanan mengandung laktosa. 

Penelitian tersebut mengatakan, setidaknya mereka masih bisa merasakan manfaat keju dalam konsumsi 12 gram laktosa. 

Meskipun 28 gram keju krim terdapat kurang dari 2 gram laktosa, Anda perlu mempertimbangkan hal ini. Orang dengan intoleransi laktosa memiliki reaksi yang berbeda.

Very Well Fit merekomendasikan orang dengan intoleransi laktosa untuk tidak mengonsumsi krim keju. Konsumsi keju krim dapat memicu reaksi laktosa seperti mual, kram perut, gas, kembung, dan diare.

Jangan terlalu banyak makan krim keju

Sumber: myfoodmixer.com

Pada fakta yang dipaparkan, krim keju mengandung rendah protein dalam porsi 28 gram. Protein merupakan komponen penting untuk meningkatkan massa otot dan energi tubuh.

Bukan berarti Anda menambah asupan keju untuk mencapai asupan protein harian. Pasalnya, keju mengandung tinggi lemak dan kalori. Jika dikonsumsi berlebih dapat menimbulkan efek samping kesehatan. 

Terlalu banyak makan keju tidak mendatangkan manfaat untuk kesehatan. Justru konsumsi keju yang berlimpah dapat meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan gangguan kardiovaskular. Oleh karena itu, krim keju tidak dikonsumsi sebagai makanan utama. Melainkan sebagai bahan tambahan saja pada makanan Anda.

Bila Anda mencari asupan protein, pilihlah makanan yang tinggi protein seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, atau lentil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Kondisi Sepele, Pahami Seluk Beluk Seputar Intoleransi Laktosa Pada Anak

Intoleransi laktosa pada anak tidak boleh disepelekan karena bisa membuat diare parah. Supaya tertangani dengan baik, cari tahu selengkapnya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Anak, Parenting 17/05/2019 . 8 mins read

Minum Susu Sapi Mentah Sebenarnya Berbahaya Atau Tidak?

Beberapa jenis bahan makanan memang lebih baik dikonsumsi dalam keadaan mentah. Namun, bolehkah Anda minum susu sapi mentah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 30/04/2019 . 4 mins read

Panduan Makan untuk Anda yang Punya Penyakit Radang Usus Besar

Saat memiliki penyakit radang usus besar, Anda tidak bisa makan sembarangan. Hati-hati, makanan tertentu bisa memicu keparahan gejala.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 20/12/2018 . 3 mins read

Tanda dan Gejala yang Muncul Jika Bayi Anda Alergi Susu

Mengetahui apakah si bayi memiliki alergi susu tidak semudah yang Anda kira. Namun, ada beberapa tanda dan gejala alergi susu pada bayi yang umum.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala

Direkomendasikan untuk Anda

menyimpan keju

6 Tips Menyimpan Keju Agar Awet dan Tahan Lama

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 mins read
minum susu intoleransi laktosa

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . 4 mins read
susu rendah laktosa

Apakah Susu Rendah Laktosa Aman Buat Orang yang Tidak Bisa Minum Susu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/11/2019 . 5 mins read
penyebab intoleransi laktosa

Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Anda Mengalami Intoleransi Laktosa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/11/2019 . 6 mins read