Bagaimana Cara Meningkatkan Leukosit yang Rendah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Jika dokter mendiagnosis Anda memiliki jumlah sel darah putih yang terlalu rendah, ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat Anda jalani untuk mengatasi kondisi ini. Perubahan menyangkut pola makan pun perlu Anda lakukan. Pastikan untuk selalu mendiskusikan pilihan Anda dengan dokter. Sementara itu, simak berbagai pilihan pengobatan untuk leukosit rendah di bawah ini. 

Apa saja cara meningkatkan leukosit?

Neutropenia dan leukopenia adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada keadaan ketika jumlah sel darah putih terlalu rendah dalam darah. Ketika jumlah sel darah putih terlalu rendah, maka risiko terjadi infeksi akan lebih tinggi. Sel darah putih yang rendah biasanya paling rentan dialami oleh orang yang sedang melakukan pengobatan kanker (kemoterapi) dan memiliki sistem imun yang lemah karena penyakit tertentu. 

Sel darah putih, atau dalam istilah medis dikenal dengan leukosit adalah komponen penting dalam sistem imun manusia. Sel darah putih dibuat di sumsum tulang, ditemukan di dalam darah dan jaringan limfatik. Sel darah putih berperan dalam membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit. 

Berikut adalah pilihan pengobatan yang mungkin disarankan dokter untuk mengatasi kondisi Anda:

1. Obat-obatan

Obat-obatan di bawah ini merupakan cara meningkatkan leukosit dalam tubuh Anda. Obat-obatan ini juga dapat menurunkan risiko infeksi. 

Faktor perangsang koloni

Faktor perangsang koloni adalah obat khusus yang disebut faktor pertumbuhan. Obat-obatan ini meningkatkan leukosit dengan cara merangsang atau membantu sumsum tulang untuk membuat sel darah putih, sel darah merah dan trombosit. 

Jenis faktor pertumbuhan merangsang sumsum tulang untuk membuat berbagai jenis sel darah. Berikut penjelasannya.

  • Faktor stimulasi koloni granulosit (G-CSF), seperti filgrastim dan pegfilgrastim, dapat merangsang sumsum tulang untuk membuat granulosit. 
  • Faktor stimulasi granulosit-makrofag, seperti sargramostim, dapat merangsang sumsum tulang untuk membuat granulosit dan makrofag. 

Antibiotik

Ketika jumlah leukosit rendah, Anda mungkin sering mengalami demam. Dalam kondisi ini, dokter mungkin melakukan cara meningkatkan leukosit dengan merekomendasikan antibiotik untuk melawan infeksi. 

Dokter akan merekomendasikan obat sesuai dengan kuman yang menyebabkan infeksi. Obat-obatan tersebut termasuk antivirus atau antijamur yang diberikan melalui mulut (oral) atau intravena. 

2. Perawatan di rumah sakit

periksa ke dokter

Beberapa orang mungkin harus dirawat di rumah sakit jika jumlah neutrofil mereka terlalu rendah. Durasi rawat inap tergantung pada kondisi Anda. 

Dikutip dari jurnal yang dipublikasikan di US National Library of Medicine, sebagian besar pasien dapat keluar rumah sakit dengan aman ketika jumlah neutrofil mereka lebih besar dari 500 per mikroliter darah. 

3. Menunda kemoterapi

kemoterapi, obat kanker pada pasien obesitas

Jika jumlah sel darah putih terlalu rendah, dokter mungkin akan menyarankan Anda menunda kemoterapi. Dokter juga bisa mengurangi dosis obat kemoterapi untuk mengurangi efek samping yang berkaitan dengan penurunan sel darah putih. Ini termasuk cara meningkatkan leukosit dalam darah Anda. 

4. Transplantasi sumsum tulang

transplantasi sumsum tulang belakang

Dalam beberapa kasus, transplantasi sumsum tulang adalah cara yang direkomendasikan dokter untuk meningkatkan leukosit. Transplantasi sumsum tulang adalah prosedur yang dilakukan dengan cara mengganti sumsum tulang yang rusak dengan sumsum tulang yang sehat. 

Transplantasi mungkin menggunakan sumsum pasien sendiri yang telah diangkat dan dirawat atau menggunakan sumsum dari donor. Biasanya, pendonor sumsum tulang yang sehat berasal dari saudara kandung pasien. 

Pola hidup apa yang dapat mengatasi sel darah putih rendah?

Selain melakukan pengobatan medis sesuai anjuran dokter, Anda juga disarankan melakukan pola hidup sehat jika ingin meningkatkan sel darah putih. Langkah sederhana yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Menjaga kebersihan untuk menghindari infeksi
  • Menjaga kulit tetap lembap supaya terhindar dari kulit kering dan pecah-pecah

Selain itu, Anda perlu memerhatikan makanan penambah sel darah putih jika Anda mengalami leukosit rendah. Berikut ulasannya. 

Makanan yang harus dihindari saat sel darah putih rendah

susu, buah-buahan, dan sayuran sebagai pilihan makanan sehat untuk ibu hamil

Berikut ini beberapa makanan yang tidak dapat dikategorikan sebagai penambah sel darah putih:

  • Produk susu yang belum dipasteurisasi. Semua produk susu yang belum dipasteurisasi, termasuk yogurt, keju, es krim, dan lain sebagainya. 
  • Hindari jenis sereal, biji-bjian atau makanan lainnya yang dijual dalam bentuk makanan mentah. 
  • Makanan mentah atau yang dimasak sebentar seperti ikan, kerang, daging asap, sushi dan sashimi.
  • Makan kacang mentah. Makan telur mentah atau telur yang dimasak tidak sampai padat (bagian putih masih lembut atau tidak mengeras).
  • Makanan yang mungkin mengandung telur mentah seperti caesar salad dressing, adonan kue mentah, saus hollandaise, dan mayonaise buatan sendiri.
  • Hindari makan sayuran mentah seperti kecambah, lobak, brokoli atau tauge mentah.
  • Minuman dari buah-buahan dan sayuran yang tidak dipasteurisasi.
  • Hindari teh yang dijemur. Teh harus dimasak dengan air yang mendidih dengan menggunakan standard kantong teh yang harus digunakan.
  • Hindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan minuman bersoda. 
  • Madu mentah atau sarang lebah. Pilihlah madu grade A yang akan siap dijual atau  madu dapat dipanaskan terlebih dahulu.
  • Minum air langsung dari danau, sungai atau mata air.
  • Minum air dari keran atau yang tidak jelas sumbernya.

Makanan yang baik dikonsumsi saat sel darah putih rendah

mencegah herpes

Berikut jenis makanan penambah sel darah putih adalah:

  • Daging matang. Pastikan semua daging atau ikan harus dimasak secara menyeluruh. Gunakanlah termometer makanan untuk memastikan bahwa daging yang dimasak mencapai suhu yang tepat.
  • Jika tahu dalam keadaan dingin, potonglah tahu seukuran dadu atau sekitar satu inci dan rebuslah lima menit dalam air sebelum tahu akan dimasak dengan bahan makanan lainnya. Proses memasak seperti ini tidak diperlukan jika tahu menggunakan kemasan antiseptik seperti tahu jenis Mori-Nu silken.
  • Pilihlah kacang yang segelnya divakum, atau selai kacang.
  • Masak telur sampai berwarna kuning sehingga bagian putihnya padat dan tidak berair.
  • Gunakan telur yang dipasteurisasi.
  • Konsumsilah susu dan olahan susu seperti susu, yoghurt, dan produk susu lainnya yang sudah dipasteurisasi. 
  • Roti, bagel, muffin, sereal, kerupuk, mie, pasta, kentang dan nasi merupakan makanan yang aman untuk  dikonsumsi selagi dikemas dalam kemasan yang bersih dan dimasak sampai matang. 
  • Sayuran mentah, buah-buahan dan rempah segar termasuk makanan yang aman untuk dikonsumsi jika dicuci di bawah air mengalir dan digosok dengan sikat khusus sayuran.
  • Minumlah air minum yang memiliki kemasan.
  • Minuman hasil pasteurisasi buah-buahan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ngantuk, lemas, dan tak bertenaga akibat begadang semalaman? Daftar makanan ini bisa membuat Anda segar dan berenergi lagi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Tips Sehat 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Uretritis Non-Gonore

Uretritis non-gonore adalah penyakit urologi yang menyerang kelamin. Cari tahu gejala, penyebab, dan cara mencegah dari salah satu jenis uretritis ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Uretritis Gonore

Uretritis Gonore adalah penyakit di salurah kemih uretra yang disebabkan bakteri gonorea. Cari tahu gejala dan pengobatannya berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Urologi Lainnya 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ada berbagai jenis makanan pokok yang bisa Anda pilih, mulai dari nasi, mie, pasta, atau roti. Namun, yang mana sumber karbohidrat paling sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susu anak

9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit