8 Kebiasaan Penyebab Metabolisme Tubuh Anda Lambat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda memiliki tubuh gemuk? Sudah banyak mencoba berbagai hal untuk menurunkan berat badan tapi tak kunjung turun juga.  Banyak orang yang memiliki keluhan seperti itu, tapi lihat dulu bagaimana cara Anda menurunkan berat badan, apakah sudah benar? Kesulitan dalam menurunkan berat badan dan sangat mudah untuk naik berat badan adalah salah satu tanda metabolisme tubuh Anda sedang melambat. Metabolisme tubuh lambat ini bisa disebabkan oleh berbagai kebiasaan yang sering Anda lakukan, tetapi mungkin Anda tidak menyadarinya.

BACA JUGA: Lemak Berlebih di Dalam Tubuh, Disimpan di Mana?

Apa saja penyebab metabolisme tubuh lambat?

Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan metabolisme Anda berjalan lambat adalah:

1. Anda tidak banyak melakukan aktivitas

Energi yang diterima oleh tubuh dari makanan akan digunakan oleh tubuh sebagai energi untuk menjalankan aktivitas. Lalu, bagaimana jika Anda hanya duduk saja satu hari penuh? Tubuh akan lebih sedikit membakar energi yang masuk, sehingga metabolisme Anda dapat berjalan lebih lambat.

Ya, gaya hidup yang hanya kebanyakan duduk atau biasa disebut sedenter dapat menyebabkan tingkat metabolisme Anda menurun. Saat Anda tidak berolahraga, tubuh Anda mampu menyimpan lemak lebih banyak dan metabolisme Anda akan berjalan lebih lambat. Jadi, tidak salah, jika Anda makan banyak sedangkan aktivitas Anda sedikit dan Anda memiliki berat badan berlebih.

2. Kalori yang masuk ke tubuh Anda terlalu sedikit

Mungkin Anda mengira jika Anda membatasi jumlah asupan makanan Anda, Anda mampu untuk menurunkan berat badan. Namun, di sisi lain, makan terlalu sedikit juga dapat menyebabkan metabolisme Anda menurun. Saat Anda menurunkan total asupan kalori Anda menjadi sangat sedikit dari biasanya, tubuh akan menganggap Anda sedang kelaparan, sehingga tubuh akan memperlambat pembakaran kalori dalam tubuh Anda.

BACA JUGA: Berapa Minimal Kalori yang Harus Dipenuhi Saat Diet?

Tingkat metabolisme Anda akan menurun jika Anda mengonsumsi jumlah kalori yang sangat sedikit, kurang dari 1200 kalori untuk perempuan (jumlah minimal kalori untuk mempertahankan fungsi tubuh normal). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita gemuk yang hanya mengonsumsi 420 kalori per hari selama 4-6 bulan memiliki tingkat metabolisme yang lebih lambat. Bahkan, ketika ia meningkatkan asupan kalorinya lagi selama 5 minggu, tingkat metabolisme mereka masih tetap lebih lambat dibandingkan dengan tingkat metabolisme yang dimiliki sebelum diet.

3. Anda membatasi asupan protein

Protein merupakan salah satu zat gizi yang Anda butuhkan untuk menjaga fungsi normal tubuh Anda. Banyak orang yang bilang bahwa saat diet sebaiknya asupan protein Anda ditingkatkan. Namun, tidak sedikit dari orang diet yang berusaha hanya memakan sangat sedikit makanan, sehingga asupan proteinnya juga kurang. Padahal, protein dapat meningkatkan metabolisme Anda sekitar 20-30%, dibandingkan karbohidrat yang hanya dapat meningkatkan metabolisme sebesar 5-10%, dan  lemak sebesar 3% atau kurang,

Walaupun diet yang sangat membatasi asupan makan dapat menurunkan tingkat metabolisme Anda, namun asupan protein yang tinggi dapat meminimalkan hal ini. Penelitian menunjukkan bahwa protein dapat membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan kemampuan tubuh Anda dalam membakar kalori.

4. Terlalu banyak konsumsi makanan berlemak

Lemak yang banyak masuk ke dalam tubuh Anda dan menumpuk dapat menyebabkan metabolisme Anda berjalan lebih lambat. Metabolisme yang berjalan lambat ini bertujuan untuk menyimpan lebih banyak cadangan lemak dalam tubuh. Akibatnya, hal ini menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

BACA JUGA: 5 Hal yang Akan Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Lemak

5. Terlalu banyak konsumsi minuman manis

Minuman manis memang mengandung gula yang diperlukan oleh tubuh kita sebagai sumber energi. Namun, terlalu banyak konsumsi minuman manis juga dapat berdampak buruk untuk kesehatan, diabetes mellitus tipe 2 misalnya. Selain itu, sering konsumsi minuman manis juga dapat menurunkan tingkat metabolisme Anda. Sebuah penelitian tahun 2012 yang diterbitkan oleh European Journal of Clinical Nutrition sudah membuktikan hal ini. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi minuman manis dalam kemasan mengandung gula fruktosa selama 10 minggu mengalami penurunan tingkat metabolisme.

6. Anda kurang tidur

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko Anda terhadap berbagai macam penyakit dan juga kelelahan di keesokan harinya. Selain itu, beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memperlambat metabolisme Anda dan dapat menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

Penelitian yang dilakukan Spaeth dan kawan-kawan tahun 2015, misalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan tingkat metabolisme istirahat orang dewasa sehat pada pagi hari. Kurang tidur dapat membuat metabolisme karbohidrat dalam tubuh Anda terganggu, sehingga saat bangun tidur tubuh Anda masih mempunyai kadar gula darah yang tinggi.

7. Anda sering mengalami stres

Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol Anda. Hal ini kemudian membuat nafsu makan Anda meningkat. Jika hal ini terjadi terus menerus, maka Anda dapat mengalami kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan ini pada akhirnya dapat menyebabkan metabolisme tubuh Anda menurun.

8. Konsumsi obat-obatan tertentu

Ya, obat-obatan tertentu dapat memperlambat metabolisme dalam tubuh Anda. Beberapa di antaranya adalah antidepresan, obat diabetes, steroid, dan terapi hormon. Jika Anda merasa mengalami kenaikan berat badan setelah mengonsumsi obat tersebut, mungkin obat tersebut mempunyai dampak terhadap metabolisme tubuh Anda. Jika Anda merasa terganggu dengan hal ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

BACA JUGA: Tips Mengatasi Kegemukan Akibat Metabolisme Lambat

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

    Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

    Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

    6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

    Memang benar makan tidak teratur bisa bikin Anda cepat gemuk. Tapi dari sisi kesehatan, ada banyak efek samping buruk lainnya. Apa saja?

    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

    Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    beras merah lebih sehat

    Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    diet tinggi serat

    Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    porsi makan ideal

    Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
    diet saat hamil

    Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit