Jika Anda sedang mencari makanan yang baik untuk mendukung fungsi pencernaan, yoghurt bisa jadi salah satu pilihan yang tepat. Selain karena kaya akan probiotik atau bakteri baik, yoghurt juga menyimpan beragam manfaat yang penting bagi kesehatan tubuh. Tak heran, banyak orang  yang gemar makan yoghurt setiap hari bahkan dalam jumlah banyak. Lantas, adakah efek samping bila terlalu banyak makan yoghurt?

Berapa batas aman makan yoghurt dalam sehari?

Yoghurt terbuat dari susu segar dan krim yang telah melalui proses pasteurisasi, kemudian difermentasikan bersama kultur bakteri hidup dan diinkubasi pada suhu tertentu guna mendorong pertumbuhan bakteri. Proses kultur tersebut akan menghasilkan laktosa serta asam laktat sebagai pemberi rasa khas pada yoghurt.

Banyaknya kandungan protein dan kalsium di dalam yoghurt sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun, jumlahnya tidak selalu sama karena tergantung dari jenis yoghurt apa yang Anda konsumsi. Meskipun diyakini baik untuk menjaga kerja sistem pencernaan, makan yoghurt tetap ada aturannya.

Melansir dari laman Detik Food, Prof. Ir. Hardiansyah, MS. PhD, selaku Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, menjelaskan bahwa batas aman konsumsi yoghurt hanya sebanyak 3 porsi dalam sehari.

Tujuannya agar keseimbangan jumlah bakteri baik yang hidup di dalam usus tetap terjaga, sehingga bisa membantu melancarkan proses penyerapan nutrisi dari makanan.

jenis probiotik adalah

Apa efeknya jika terlalu banyak makan yoghurt?

Mengingat ada begitu banyak kebaikan yang bisa didapatkan dari rutin makan yoghurt, tidak sedikit orang yang hobi mengonsumsinya secara rutin setiap hari. Sebenarnya sah-sah saja untuk mengonsumsi yoghurt maupun olahan yoghurt secara teratur, karena toh produk ini punya segudang manfaat baik bagi kesehatan tubuh.

Hanya saja, ternyata terlalu banyak makan yoghurt bahkan sampai menyalahi aturan konsumsinya, dapat membawa dampak buruk bagi tubuh. Ini karena yoghurt biasanya mengandung sejumlah kalori dan gula yang tidak sedikit.

Itu sebabnya, alih-alih menjaga tubuh tetap sehat, terlalu banyak makan yoghurt justru bisa menambah asupan gula yang masuk ke dalam tubuh.

Akibatnya, kalori yang Anda peroleh dalam sehari bisa melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Anda bisa mengetahuinya dengan mencari tahu kebutuhan kalori atau klik di tautan berikut https://hellosehat.com/cek-kesehatan/kebutuhan-kalori/.

Asupan gula yang berlebihan kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes, kelebihan berat badan, hingga penyakit jantung. Bahkan, meskipun Anda memiliki berat badan yang normal, Anda tetap berisiko terserang penyakit kardiovaskular jika terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula setiap harinya, menurut JAMA Internal Medicine.

Dalam hal ini, yoghurt termasuk ke dalam salah satu daftar makanan yang banyak mengandung gula serta tinggi kalori.

Benarkah yogurt dapat memperbaiki depresi

Kuncinya, pilih jenis yoghurt tertentu

Jika Anda termasuk penggemar yoghurt, tidak usah bingung atau khawatir. Masih ada solusi supaya Anda masih tetap bisa makan yoghurt, tanpa harus takut akan efek sampingnya.

Caranya dengan memerhatikan jenis yoghurt yang Anda konsumsi, entah itu plain yoghurt, greek yoghurt, yoghurt rendah lemak.

Meski terlihat serupa, tapi masing-masing yoghurt ini punya khasiat dan kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Jadi, ada baiknya untuk menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan tubuh Anda.

Bila ingin menghindari asupan gula yang terlalu banyak, Anda bisa memilih plain yoghurt (tanpa rasa) maupun yoghurt tanpa lemak. Beri irisan buah segar sebagai pelengkap sebagai pemberi rasa manis alami dalam sajian yoghurt Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca