Sebagian orang percaya bahwa minum kopi dapat membantu melawan rasa kantuk dan lemas saat berolahraga di pagi hari. Akan tetapi, sebenarnya bolehkah minum kopi sebelum olahraga?
Sebagian orang percaya bahwa minum kopi dapat membantu melawan rasa kantuk dan lemas saat berolahraga di pagi hari. Akan tetapi, sebenarnya bolehkah minum kopi sebelum olahraga?

Ternyata menurut berbagai penelitian, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat sehat minum kopi sebelum mulai olahraga. Simak penjelasannya berikut ini.
Ya, Anda boleh minum kopi sebelum olahraga karena dapat membantu meningkatkan performa dan daya tahan tubuh saat berolahraga.
Studi dalam jurnal PloS One mengungkapkan bahwa mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya satu jam sebelum olahraga bersepeda dapat membantu atlet meningkatkan performa dan kecepatan hingga 5 persen.
Hal ini karena kafein bekerja dengan menstimulasi sistem saraf pusat, jantung, dan pusat tekanan darah. Stimulasi ini dapat meningkatkan performa olahraga.
Untuk memperoleh manfaat ini, konsumsi kopi dalam batas yang wajar paling tidak 3 – 6 mg/kg massa tubuh. Artinya, jika Anda memiliki berat badan 68 kg, batas konsumsi kopi yang wajar adalah sekitar 204 – 408 mg, atau setara dengan 1 – 2 cangkir kopi.
Kafein dengan dosis tinggi, misalnya 9 mg/kg atau setara dengan 3 cangkir kopi, justru dikaitkan sejumlah risiko dan tidak bermanfaat meningkatkan stamina.
Selain itu, Anda perlu memperhatikan bahaya minum kopi sebelum olahraga karena bagi sebagian orang minum kopi sebelum latihan dapat menyebabkan sakit perut dan jantung berdebar. Jika hal ini terjadi, sebaiknya hindari minum kopi agar tidak mengganggu aktivitas olahraga Anda.

Berikut beberapa manfaat minum kopi sebelum melakukan aktivitas fisik.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Strength & Conditioning Research minum kopi kira-kira satu jam sebelum berolahraga mampu mengurangi myalgia atau nyeri otot pada hari kedua dan ketiga setelah olahraga.
Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa kafein bekerja dengan cara menghambat adenosine, yakni zat kimia yang menyebabkan rasa sakit setelah olahraga intensif.
Dengan begitu, Anda pun jadi lebih nyaman berolahraga, terutama kalau Anda sedang menjalani latihan dengan intensitas tinggi atau Anda harus olahraga dalam waktu yang cukup lama.
Mengonsumsi kopi sebelum berolahraga juga diketahui dapat meningkatkan oksidasi lemak. Hal ini disebutkan dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of The International Society Sports Nutrition.
Dalam studi tersebut, mengonsumsi kafein 30 menit sebelum berolahraga dengan intensitas sedang dapat meningkatkan oksidasi lemak dan membantu menyediakan cadangan energi yang dibutuhkan saat berolahraga dalam bentuk glikogen otot dan hati
Selain dapat meningkatkan pembakaran lemak, minum kopi sebelum olahraga juga dapat menguatkan otot.
Studi ulasan dalam Journal of The International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi kafein dapat meningkatkan kekuatan otot tubuh bagian atas, yakni lengan dengan lebih baik dibandingkan otot tubuh bagian bawah (kaki).
Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana cara kafein memengaruhi kekuatan otot.
Sebuah studi dalam jurnal Nutrients mengungkapkan bahwa mengonsumsi kafein dalam dosis mulai dari 3 – 9 mg/kg massa tubuh atau setara dengan 1- 3 cangkir kopi sehari dapat mengurangi rasa lelah selama berlari.
Hal ini karena kafein mampu mengurangi rasa lelah dan ketidaknyamanan yang dirasakan saat olahraga dengan cara meningkatkan produksi ß-endorfin dan dopamin. Dengan demikian, minum kopi bisa menjadi salah satu strategi agar tidak cepat lelah saat olahraga.

Meski boleh minum kopi sebelum berolahraga, ada beberapa aturan yang harus diingat untuk mendapatkan seluruh manfaatnya semaksimal mungkin.
Untuk mendapatkan manfaat kopi dalam meningkatkan performa olahraga, sebaiknya konsumsi kopi satu jam sebelum berolahraga.
Hal ini karena kafein butuh waktu sekitar 30 menit hingga 45 menit untuk dapat diserap sempurna oleh tubuh.
Meskipun kopi baik untuk meningkatkan performa saat olahraga, sebaiknya hindari minum kopi secara berlebihan.
Pasalnya, minum kopi berlebihan dapat menyebabkan kecemasan, gelisah, hingga gangguan lambung.
Secara umum, aturan minum kopi yang aman untuk tubuh adalah 400 miligram atau setara 4 cangkir kopi sehari.
Namun, jika Anda ingin mendapatkan manfaat kafein saat olahraga, dianjurkan untuk konsumsi kafein sekitar 3 – 6 mg/kg berat badan atau setara dengan 1 – 2 cangkir kopi per hari.
Ingat, kopi bersifat diuretik atau memicu tubuh untuk mengeluarkan cairan, baik itu lewat keringat maupun lewat urine. Jadi, selama olahraga Anda sebaiknya tetap banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
Minum kopi sebelum olahraga memang dapat bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan fisik saat berolahraga. Namun, jika Anda mengalami sakit perut, jantung berdebar, dan rasa tidak nyaman setelah minum kopi, sebaiknya hindari minum kopi agar tidak mengganggu aktivitas Anda.
Ringkasan
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Hodgson, A. B., Randell, R. K., & Jeukendrup, A. E. (2013). The metabolic and performance effects of caffeine compared to coffee during endurance exercise. PloS One, 8(4), e59561.
Guest, N. S., VanDusseldorp, T. A., Nelson, M. T., Grgic, J., Schoenfeld, B. J., Jenkins, N. D., … & Campbell, B. I. (2021). International society of sports nutrition position stand: caffeine and exercise performance. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 18(1), 1.
Hurley, C. F., Hatfield, D. L., & Riebe, D. A. (2013). The effect of caffeine ingestion on delayed onset muscle soreness. The Journal of Strength & Conditioning Research, 27(11), 3101-3109.
Ramírez-Maldonado, M., Jurado-Fasoli, L., Del Coso, J., R. Ruiz, J., & Amaro-Gahete, F. J. (2021). Caffeine increases maximal fat oxidation during a graded exercise test: is there a diurnal variation?. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 18(1), 5.
Grgic, J., Trexler, E. T., Lazinica, B., & Pedisic, Z. (2018). Effects of caffeine intake on muscle strength and power: a systematic review and meta-analysis. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 15(1), 11.
Wang, Z., Qiu, B., Gao, J., & Del Coso, J. (2022). Effects of caffeine intake on endurance running performance and time to exhaustion: A systematic review and meta-analysis. Nutrients, 15(1), 148.
Versi Terbaru
21/12/2023
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala