Cara Menghilangkan Panu, dari Obat Bebas, Obat Resep, dan Alami

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Masyarakat Indonesia sedikit banyak mungkin sudah tidak asing dengan gangguan kesehatan pada kulit yang disebut panu. Orang biasanya ingin segera menghilangkan panu dengan cara mencari obat berupa krim atau gel dari apotek terdekat.

Selain obat bebas yang dijual di apotek, cara apa saja yang bisa dicoba untuk menghilangkan panu? Simak ulasannya berikut ini.

Apa gejala dan penyebab panu?

Panu atau dikenal juga dengan nama tinea versicolor, terbentuk dari sebuah jenis jamur bernama malassezia. Ini adalah jamur yang normal berada di kulit manusia.

Pertumbuhannya yang tidak terkendalilah yang kemudian memengaruhi warna alami atau pigmentasi pada kulit.

Kondisi ini tidaklah menular. Namun, dapat menyebabkan infeksi dan menekan sistem imun Anda.

Sebelum melakukan tindakan pengobatan atau mencari cara menghilangkan panu, Anda perlu mengenali dahulu apakah jamur yang ada pada kulit itu panu atau bukan.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan pertumbuhan jamur ini, di antaranya:

  • cuaca yang panas dan lembap
  • keringat berlebih
  • kulit berminyak
  • sistem imun yang melemah
  • perubahan hormon

Panu biasanya muncul di bagian lengan, dada, leher atau punggung. Bercak ini biasanya:

  • lebih putih (umumnya) atau hitam dari kulit sekitarnya
  • berwarna merah muda, kemerahan, kecokelatan atau coklat
  • kering, menyebabkan gatal, dan seperti sisik
  • cenderung hilang di cuaca yang sejuk atau tidak terlalu lembap

Pengobatan atau cara menghilangkan panu

Jika gejala yang muncul berlum terlihat terlalu parah, Anda dapat memilih pengobatan yang bisa dilakukan di rumah. Krim penghilang jamur yang dijual di apotek mungkin cukup efektif dalam menghilangkan infeksi yang terjadi.

1. Obat apotek (seperti pil dan krim)

Beberapa contoh obat-obatan OTC (over the counter)/obat bebas untuk menghilangkan panu, antara lain:

Saat panu tak kunjung hilang atau setidaknya membaik karena obat bebas di apotek tak mempan, berarti Anda membutuhkan obat dengan resep dokter untuk menghilangkan panu. Biasanya, dokter akan meresepkan salep, seperti:

Tak menutup kemungkinan dokter juga akan memberi obat oral untuk mengatasi masalah panu dari dalam, seperti:

2. Minyak esensial atau alami antijamur

Minyak esensial adalah minyak hasil ekstraksi dan sulingan beberapa jenis tanaman berbeda. Minyak-minyak ini mengandung senyawa kimia yang menyokong siklus kehidupan dari tanaman tertentu.

Banyak jenis minyak esensial yang bermanfaat sebagai antijamur atau antimikroba. Artinya, minyak tersebut dapat melawan pertumbuhan patogen tertentu yang bisa merugikan kesehatan.

Beberapa minyak esensial dari tanaman seperti citronella, geranium, serai, eucalyptus, dan peppermint, telah diuji secara khusus untuk melawan jamur dan hasilnya ternyata efektif. Satu lagi jenis minyak esensial, yaitu minyak pohon teh (tea tree oil) yang telah mendemonstrasikan kemampuannya sebagai antijamur.

Dari berbagai manfaat dari minyak esensial, satu di antaranya adalah untuk menghilangkan panu. Wajar saja, minyak esensial bersifat antiseptik, antiinflamasi, astrigen dan fungisida.

Beberapa bahkan dapat merangsang pertumbuhan sel baru. Manfaat tersebut dapat bekerja bersamaan dengan obat dokter untuk menciptakan pengobatan yang kuat untuk infeksi jamur pada kulit Anda.

3. Mengatur gaya hidup

Panu dapat datang kembali meski sudah diobati karena jamur penyebab panu merupakan jamur yang memang hidup di permukaan kulit manusia.

Menghilangkan panu dengan obat bebas dalam bentuk krim atau salep mungkin dapat membantu. Namun, untuk mencegahnya kembali, Anda perlu membersihkan kulit dengan pembersih yang tepat dan digunakan secara rutin.  Terlebih jika Anda berada di wilayah yang hangat dan lembap seperti sebagian wilayah di Indonesia.

Selain pembersih kulit, beberapa perubahan gaya hidup pun perlu dilakukan. Berikut beberapa tips untuk mencegah kemunculan panu di kemudian hari.

  • Hindari memakai produk kulit berbahan dasar minyak.
  • Kurangi paparan dari matahari langsung. Terpapar matahari dapat memicu atau memperburuk panu, dan penggelapan kulit membuat ruam lebih jelas terlihat.
  • Jika sulit untuk menghindari paparan sinar matahari, pertimbangkan untuk menggunakan sabun atau prdouk anti-jamur.
  • Oleskan tabir surya setiap hari sebelum keluar rumah. Gunakan produk yang tidak berminyak dengan SPF minimal 30.
  • Hindari menggunakan pakaian ketat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

obat panu

Ingin Membasmi Panu? Ini Daftar Obat Panu yang Bisa Anda Gunakan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit
bahan alami menghilangkan panu

Cara Menghilangkan Panu dengan 6 Bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 30 Maret 2017 . Waktu baca 4 menit