Awas Produk Palsu, Ini Cara Cerdas Memilih Kosmetik yang Aman untuk Kulit

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/07/2018
Bagikan sekarang

Produk kosmetik dan perawatan kulit (skin care) tengah digandrungi oleh masyarakat, khususnya para remaja wanita. Dikutip dari siaran pers BPOM, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia mengungkapkan bahwa produk kosmetik menduduki peringkat kedua sebagai produk yang paling sering dikonsumsi dari belanja online setelah produk busana.

Saking menjamurnya produk kosmetik di Indonesia, hal ini memicu peredaran kosmetik ilegal dan palsu yang dapat membahayakan kesehatan. Lantas, bagaimana cara memilih produk kosmetik yang aman untuk kesehatan? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Langkah-langkah memilih produk kosmetik yang aman

Kian maraknya kasus kosmetik palsu di masyarakat mengharuskan Anda untuk lebih jeli saat memilih dan membeli kosmetik. Yuk, ikuti langkah-langkah memilih kosmetik yang aman berikut ini.

1. Cek KLIK

Cara pertama sebelum membeli produk kosmetik adalah cek KLIK. Cek KLIK artinya cek kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa pada kosmetik.

Pertama-tama, cek kemasan dan label produk kosmetik yang Anda beli. Periksa setiap sisinya apakah terdapat kecacatan dan perbedaan dengan kemasan kosmetik yang asli.

Selanjutnya, temukan Nomor Izin Edar (NIE) pada kemasan produk. Kosmetik yang legal dan aman sudah pasti mengantongi izin resmi dari BPOM dan memiliki nomor izin edar tersebut. Artinya, bahan-bahan yang terkandung pun dijamin aman karena sudah diuji terlebih dahulu oleh BPOM.

Selain itu, pastikan bahwa nomor izin edar tersebut benar-benar terdaftar pada web resmi BPOM. Sebab, mungkin saja beberapa produk kecantikan hanya sekadar menempel nomor izin edar yang asal-asalan. Jika produk kosmetik yang Anda beli tidak memiliki nomor izin edar maupun tidak benar-benar terdaftar, maka kosmetik tersebut sudah pasti ilegal dan tidak terjamin kandungannya.

Jangan lupa untuk melihat tanggal kedaluwarsa pada label produk. Hal ini sering kali terlewatkan karena kebanyakan orang percaya bahwa setiap kosmetik yang beredar adalah produk baru. Sama seperti makanan, kosmetik yang kedaluwarsa dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan.

2. Harga murah tidak menjamin kualitas

Sumber: Huffington Post

Sebagian besar konsumen mengeluhkan harga kosmetik yang kian mahal dan membuat kantong jebol. Karena itulah, banyak orang yang mulai melirik produk kosmetik yang sama, namun dijual dengan harga yang lebih murah, bahkan terkadang cenderung tidak masuk akal.

Harga kosmetik yang murah memang tidak menguras kantong, tetapi diam-diam dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Pasalnya, sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa beberapa produk kosmetik dengan harga murah ternyata palsu dan ilegal. Bila demikian, kandungannya tentu tidak dapat dipastikan apakah benar-benar aman atau tidak.

Maka itu, jangan mudah tertipu dengan harga murah dan periksa lagi keaslian produk. Bukannya tidak masalah jika harga sedikit mahal, namun menjamin kesehatan Anda?

3. Beli di toko kosmetik yang terpercaya

paraben dalam kosmetik berbahayakah?

Agar mendapatkan produk kosmetik yang aman, pastikan Anda membelinya di toko yang terpercaya. Selain toko konvensional, kini sudah banyak toko online yang juga menjual kosmetik kesayangan Anda. Akan tetapi, pastikan bahwa toko tersebut benar-benar terpercaya dan menjual produk kosmetik yang asli.

Jika Anda membeli kosmetik secara langsung di toko, perhatikan lagi kemasan, tekstur, aroma, dan warna kemasan secara detil. Selanjutnya, bandingkan dengan kosmetik asli yang Anda punya.

Bila Anda menemukan bentuk kemasan yang tidak meyakinkan, tekstur produk yang tidak biasa, aroma menyengat, atau warna kemasan yang cenderung pekat atau lebih pudar, maka Anda patut mewaspadainya. Sebab bisa jadi produk tersebut palsu.

4. Perhatikan reaksi setelah memakai kosmetik

alergi kosmetik

Bagi Anda yang sudah sering membeli kosmetik tentu sudah handal dalam mencoba tester kosmetik. Caranya adalah dengan mengoleskan sedikit produk ke bagian punggung tangan untuk melihat tekstur dan warna, apakah cocok dengan yang Anda cari atau tidak.

Jangan salah, cara ini tidak hanya sekadar mencocokkan produk kosmetik dengan keinginan Anda, lho. Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai salah satu cara memilih produk kosmetik yang aman. Setelah mengoleskan segaris kosmetik di punggung tangan, coba lihat tekstur, warna, dan aromanya.

Mudahnya, kosmetik yang aman tidak menyebabkan iritasi maupun reaksi alergi. Sebaliknya, kosmetik palsu dapat menimbulkan gejala berupa ruam merah, kulit gatal dan bengkak, hingga sakit kepala, mirip dengan gejala alergi kosmetik. Meski demikian, hal ini biasanya lebih jelas terlihat setelah beberapa kali pemakaian.

Waspada kosmetik ilegal dan palsu, ini ciri-ciri utamanya

Semua orang tentu ingin menggunakan produk kecantikan yang terbuat dari bahan yang aman dan tidak beracun. Sayangnya, tidak mudah untuk mengenali merek mana yang asli dan ilegal dengan produk yang palsu. Sekalipun menawarkan label “organik” atau “alami”, nyatanya tidak semua produk benar-benar alami dan terbebas dari bahan-bahan berbahaya.

Cara mudah mengenali kosmetik ilegal adalah tidak adanya nomor izin edar (NIE) dari BPOM. Artinya, kosmetik tersebut belum diuji oleh BPOM sehingga tidak diketahui apakah kandungannya aman bagi kulit atau tidak.

Ciri-ciri kosmetik ilegal lainnya dapat dilihat dari bahan yang terkandung dalam kosmetik. Sejumlah bahan-bahan kimia berbahaya yang banyak terkandung pada kosmetik palsu di antaranya merkuri, timbal, arsen, pewarna sintetis, dan silikon. Jika Anda menemukan salah satu dari lima bahan tersebut, maka kosmetik tersebut kemungkinan besar tergolong ilegal dan palsu.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara yang Salah untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Mengoleskan vitamin E bukannya menghilangkan bekas jerawat, tapi malah akan menghambat proses penyembuhannya, bahkan memicu dermatitis.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team

Dua Metode Menghilangkan Noda Merah Bekas Jerawat

Saat jerawat hilang, bukan berarti masalah selesai. Masih ada noda merah yang mengganggu selama berminggu-minggu ke depan. Begini menghilangkannya.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team

7 Perawatan Kulit yang Ampuh Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Timbul bopeng bekas jerawat di wajah memang mengganggu penampilan. Tapi tenang, berikut cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang ampuh.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Double Cleansing Setiap Hari, Kunci Kulit Selalu Bersih dan Sehat

Banyak wanita yang belum menyadari pentingnya melakukan double cleansing setiap hari. Apa saja manfaat dari teknik double cleansing? Simak artikel berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah

Direkomendasikan untuk Anda

bahan kimia kosmetik autisme

Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
cara pakai sheet mask

Tips Pakai Sheet Mask Agar Manfaatnya Maksimal

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/01/2020
skin care tidak bekerja

5 Hal yang Menyebabkan Rejime Skincare Anda Tidak Efektif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020
aha bha dan vitamin c

Bolehkan AHA BHA dan Vitamin C Digunakan Bersamaan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 20/11/2019