Bolehkah Melakukan Filler dan Tanam Benang di Hidung?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa filler dan tanam benang di hidung berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Memang benar filler dan tanam benang tidak boleh diterapkan di hidung?

Sekilas tentang  filler dan tanam benang di hidung

Sebelum membahas mengenai boleh atau tidaknya kedua prosedur ini dilakukan di hidung, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan filler dan tanam benang.

Filller dan tanam benang di hidung merupakan dua proses yang berbeda. Namun, keduanya sama-sama bertujuan untuk memperbaiki tampilan hidung yang dirasa kurang pas. Lalu, apa perbedaannya? Berikut ulasannya.

Apa itu filler hidung?

Filler hidung adalah tindakan medis yang dilakukan untuk memperbaiki tampilan hidung dengan menyuntikkan gel khusus ke bagian hidung tertentu. Gel yang digunakan adalah gel yang disebut dengan asam hyaluronat (AH). Filler gel AH merupakan bahan injeksi yang paling aman karena bersifat sementara. Selain itu, gel AH berasal dari bakteri yang sudah dimurnikan yang terdapat dalam lapisan kulit manusia. Oleh karenanya, bila terjadi efek samping bisa segera dihancurkan dengan injeksi Hyaluronidase.

Prosedur ini dilakukan dengan cara menyuntikkan gel AH pada bagian hidung yang ingin diperbaiki tampilannya. Umumnya, orang yang boleh melakukan prosedur ini adalah mereka yang sudah berusia di atas 17 tahun. Sama seperti filler di bagian lainnya, filler hidung bukanlah prosedur permanen yang akan bertahan seumur hidup. Daya tahannya hanya sekitar 6-12 bulan, tergantung metabolisme dan gaya hidup yang Anda lakukan.

Apa itu tanam benang di hidung?

Tanam benang (thread lift) di hidung adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memberikan bentuk yang lebih tinggi di area batang hidung dengan menggunakan benang. Umumnya benang yang digunakan berbahan dasar Polydixanone (PDO). Benang ini merupakan jenis benang yang sama yang digunakan dalam operasi pembuluh darah jantung. Jadi, penggunaan jenis benang ini sangat aman.

Benang PDO juga dapat hancur dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu. Prosedur tanam benang dengan bahan PDO bersifat sementara, yakni hanya sekitar 1-1,5 tahun.

Bolehkah melakukan filler dan tanam benang di hidung?

Setelah mengetahui kedua prosedur tersebut, saya akan menjawab pertanyaan yang belakangan cukup viral yaitu, “Benarkah filler dan tanam benang tidak boleh dilakukan di hidung?”. Jawabannya, boleh.

Pada dasarnya kedua prosedur ini boleh diterapkan, asalkan dilakukan oleh dokter yang tepat dan berpengalaman.

Filler hidung sendiri merupakan salah satu tindakan off label, artinya tindakan yang berada di luar indikasi yang seharusnya. Filler sendiri awalnya hanya diperuntukkan untuk pipi dan dagu. Namun, sejak tahun 1997 praktik filler untuk mengoreksi hidung semakin mendunia. Maka filler hidung aman-aman saja untuk dilakukan asalkan Anda memilih dokter yang berkualitas dan tersertifikasi resmi.

Di Indonesia sendiri, praktik injeksi hidung dengan gel AH serta tanam benang di hidung tidak dilarang. Ya, kedua prosedur ini termasuk aman. Bahkan, di negara-negara seperti Eropa dan Amerika Serikat di mana praktik kedua prosedur ini sudah menjamur tidak pernah mendapat kecaman atau larangan karena memang keamanannya terjaga, selama dilakukan oleh ahlinya.

Apakah filler bisa bikin hidung makin lebar?

Injeksi yang tepat dan pemahaman dokter yang baik seputar anatomi hidung tidak akan membuat hidung Anda menjadi lebih pesek dan lebar seperti yang diberitakan. Justru tindakan ini akan memperbaiki bentuk hidung yang dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Tak hanya filler, tanam benang juga aman dilakukan untuk membantu memperbaiki tampilan hidung Anda asalkan dilakukan oleh dokter yang kompeten dan memahami teknik yang benar dalam proses pengerjaannya.

Bahkan, filler dan tanam benang dapat dikombinasikan untuk memberikan tampilan hidung yang lebih tinggi dan tegas. Biasanya kombinasi filler dan thread lift di hidung dilakukan pada pasien yang takut untuk memasang implan di hidung. Walaupun dapat digunakan, akan tetapi hasilnya biasanya tidak akan sebaik operasi hidung dengan memasangkan implan ke dalamnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Artikel dari ahli dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK

Kapan Sebaiknya Kita Berjemur di Pagi Hari?

Berjemur di pagi hari punya banyak manfaat untuk tubuh Anda, tetapi aktivitas ini bisa berakibat buruk jika dilakukan tidak sesuai anjuran.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
berjemur di pagi hari
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 April 2020

Bolehkah Melakukan Filler Berulang-ulang?

Ketika Anda ingin tampil awet muda, Anda kerap ingin melakukan filler berulang. Namun sebelumnya, Anda perlu memperhatikan hal-hal ini.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
filler berulang
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 9 Desember 2019

Suntik Vitamin C untuk Mencerahkan Kulit, Benarkah Aman dan Efektif?

Banyak orang ikut-ikutan melakukan suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit tanpa tahu faktanya. Agar tak salah langkah, yuk simak informasi dari ahlinya.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
glass skin
Hidup Sehat, Kecantikan 31 Oktober 2019

Yang juga perlu Anda baca

Rangkaian Skincare Anti-aging untuk Cegah Penuaan Dini

Produk krim wajah yang populer saat ini adalah jenis anti-aging. Tapi apa saja bahan krim anti-aging yang bisa mencegah penuaan pada kulit Anda?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 21 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Kulit kering ternyata bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi. Begini cara mengatasi gatal karena kulit kering, serta mencegah kulit jadi semakin kering.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dermatologi, Health Centers 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna rambut yang salah bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Berikut cara mengetahui warna rambut yang sesuai dengan karakter diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Kecantikan 31 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Tanam Benang vs Filler Hidung, Mana yang Lebih Baik?

Anda ingin memiliki hidung yang mancung? Tanam benang dan filler di hidung bisa menjadi pilihan. Namun, mana yang lebih baik dari keduanya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Kecantikan 5 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat ampas teh bagi kecantikan

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab mengatasi kulit mengelupas

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit