Berapa Banyak Kalori yang Dibakar Oleh Otot Setiap Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Otot ternyata membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan lemak. Pasalnya, otot lebih aktif secara metabolik daripada lemak. Bisa disimpulkan bahwa semakin banyak otot yang dimiliki, maka akan semakin banyak kalori yang dibakar. Lantas, seberapa banyak kalori yang dibakar oleh otot? Untuk mengetahui seberapa banyak otot membakar kalori tubuh, berikut ulasannya.

Seberapa banyak otot membakar kalori tubuh?

membentuk otot lengan

Otot kerangka (skeletal) merupakan pembakar lemak alami tubuh. Otot ini bertugas untuk mengendalikan pergerakan Anda sehari-hari. Biasanya otot kerangka melekat pada dua tulang di sendi agar Anda bergerak dengan lebih mudah. Otot ini secara konstan menggunakan lemak dan karbohidrat untuk membuat tubuh tetap hangat dan memberi Anda energi untuk bergerak.

Banyak ahli percaya bahwa 0,45 kg otot dapat membakar hingga 50 kalori sehari. Sementara dalam massa yang sama, lemak dikatakan hanya bisa membakar 2 kalori per hari. Sayangnya, belum ada bukti ilmiah yang memperkuat dugaan ini.

Setelah itu, muncullah beberapa penelitian baru yang berusaha membuktikannya. Dr. Cedric X. Bryant, ketua the American Council on Exercise kemudian menyatakan bahwa 0,45 kg otot hanya membakar sekitar 6 hingga 7 kalori dalam sehari.

Dikutip dari Verywell Fit, pernyataan ini digaungkan berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh McClave dan Snider pada tahun 2001. Hal senada juga dinyatakan oleh Livestrong  bahwa 0,45 kg otot membakar sekitar 6,5 kalori.

Namun, sebenarnya tidak ada angka yang pasti mengenai jumlah kalori yang dibakar oleh otot. Pasalnya, ada banyak sekali faktor yang memengaruhi seberapa banyak otot membakar kalori tubuh seperti jenis kelamin, usia, tingkat kebugaran, dan aktivitas keseharian. Tentunya hal ini pun berbeda-beda pada setiap orang.

Latihan kekuatan bantu membentuk otot dan membakar kalori

manfaat melatih otot inti tubuh

Meski kalori yang dibakar tidak sebanyak yang Anda duga, latihan kekuatan membantu menghilangkan lemak dan mempertahankan massa otot. Faktanya, mempertahankan massa otot membuat Anda menjadi tidak bertambah gemuk seiring dengan bertambahnya usia.

Padahal, umumnya berat badan cenderung meningkat seiring dengan pertambahan usia akibat metabolisme yang melambat. Untuk itu, Anda perlu memasukkan jenis olahraga yang satu ini agar Anda tetap kuat dan bugar meski usia terus bertambah.

Selain itu, latihan kekuatan membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis. Tak hanya itu, latihan kekuatan juga dapat meningkatkan keseimbangan tubuh sehingga mengurangi risiko cedera. Dengan begitu, kualitas hidup pun meningkat sehingga Anda bisa bebas melakukan berbagai aktivitas harian tanpa waswas.

Bahkan dilansir dari Mayo Clinic, beberapa penelitian menunjukkan fakta bahwa latihan kekuatan dan olahraga aerobik secara teratur bisa membantu meningkatkan keterampilan berpikir orang tua. Olahraga yang satu ini juga bisa mengurangi berbagai gejala dari masalah kesehatan kronis seperti radang sendi, sakit punggung, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Menurut Rocky Snyder, CSCS, NSCA-CPT, dari Rocky’s Fitness Center di Santa Cruz, Anda bisa mencoba latihan kekuatan seperti squat, lunge, deadlift, pull up, dan push-up. Tak perlu pusing memikirkan berapa kalori yang dibakar otot per harinya. Anda hanya perlu melakukan berbagai olahraga termasuk latihan kekuatan untuk bisa membantu meningkatkan massa otot.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sama-Sama Menyehatkan Tubuh, Apa Bedanya Olahraga Kardio dan Resistance?

Walaupun sama-sama dapat menyehatkan tubuh serta memperkuat otot, olahraga kardio dan olahraga resistance merupakan dua jenis latihan yang berbeda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat 25 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, Otot Bisa Menyusut Jika Lama Tidak Digunakan

Apabila tubuh tidak sering digerakkan, massa otot akan menyusut. Apa saja penyebab otot menyusut? Simak penjelasannya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kebugaran, Hidup Sehat 16 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Neuralgin RX

Neuralgin adalah obat pereda nyeri. Cari tahu informasi tentang fungsi, efek samping, keamanan, interaksi, dan peringatan obat ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 23 Februari 2019 . Waktu baca 9 menit

Perut Terasa Ramping Setelah Kentut, Apa Karena Ada Kalori yang Ikut Terbakar?

Anda mungkin pernah merasa tubuh jadi lebih ramping setelah kentut. Karena itulah, banyak orang menduga bahwa tubuh membakar kalori saat kentut. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 4 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 12 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera olahraga

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit