Selain Bikin Bugar, 4 Jenis Olahraga Ini Juga Bisa Redakan Migrain

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/04/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sakit kepala sebelah alias migrain tidak selalu harus diatasi dengan minum obat pereda nyeri. Cobalah sesekali melakukan cara yang tak biasa untuk menghilangkan migrain, misalnya dengan olahraga. Usut punya usut, beberapa jenis olahraga ternyata cukup manjur untuk meredakan nyeri migrain. Apa saja contohnya?

Berbagai jenis olahraga untuk meredakan migrain

Ketika migrain menyerang, berolahraga mungkin adalah hal terakhir yang akan terlintas dalam benak Anda. Padahal, olahraga dapat membantu meringankan migrain dengan banyak cara.

Berikut adalah beberapa jenis olahraga yang sebaiknya Anda lakukan saat migrain:

1. Latihan aerobik/kardio

olahraga aerobik dan anaerobik

Melansir laman The Migraine Trust, olahraga aerobik ringan adalah pilihan tepat untuk menghilangkan migrain yang membandel.

Pasalnya, gerakan dalam olahraga aerobik akan melenturkan leher dan punggung serta melatih Anda untuk bernapas lebih teratur.

Migrain dapat membatasi aktivitas Anda. Jadi, pilihlah olahraga aerobik yang mudah dilakukan terlebih dahulu.

Misalnya berjalan kaki, berenang, jogging, atau bersepeda. Lakukan dengan rutin selama 6 minggu dan lihatlah apakah keluhan migrain berkurang.

2. Yoga

yoga untuk mengobati skoliosis

Yoga bisa membuat tubuh terasa bugar, memberikan ketenangan, menurunkan denyut jantung dan tekanan darah, serta mengurangi nyeri.

Seluruh manfaat ini membantu tubuh pulih dari kondisi yang menimbulkan stres dan tekanan, termasuk migrain.

Di antara banyaknya pose yang terdapat pada olahraga ini, ada beberapa yang dinilai paling ampuh menghilangkan migrain. Pose tersebut antara lain child’s pose, bridge pose, downward facing dog, dan corpse pose.

3. Latihan kekuatan (strength/resistance training)

latihan kekuatan otot

Manfaat latihan kekuatan tidak sebatas untuk membentuk otot yang besar.

Olahraga ini pun dapat meredakan migrain dengan cara memperkuat otot leher, punggung, dan bahu. Otot-otot pada area ini memang sering kali tegang akibat duduk terlalu lama.

Selain itu, latihan kekuatan juga bisa melancarkan peredaran darah dan melatih Anda bernapas dengan efektif.

Dengan demikian, otak akan senantiasa memperoleh pasokan oksigen yang cukup sehingga keluhan migrain dapat berkurang.

4. Peregangan kepala, leher, dan bahu

mengatasi nyeri punggung

Olahraga ringan seperti peregangan sangat ampuh untuk menghilangkan migrain akibat otot leher kaku dan tegang. Berikut adalah beberapa contoh gerakan peregangan yang dapat Anda lakukan:

  • Memutar bahu ke belakang sambil mendekatkan kedua tulang belikat.
  • Menundukkan kepala hingga mata menatap lantai, kemudian putar kepala membentuk lingkaran hingga mencapai posisi awal.
  • Merentangkan kedua tangan ke samping, lalu tekuk siku dan pegang telinga Anda. Masih dengan posisi tersebut, gerakkan bahu Anda agar kedua tulang belikat saling berdekatan.
  • Menengoklah ke kanan hingga Anda bisa melihat ke belakang. Lalu, turunkan dagu hingga mendekati bahu. Ulangi pada sisi kiri.
  • Mengulurkan kedua tangan seperti hendak memeluk, lalu tempelkan kedua tangan dan kaitkan jari-jarinya. Setelah itu, tundukkan kepala Anda selama beberapa detik.

Olahraga tidak hanya membuat tubuh terasa bugar, tapi juga dapat menghilangkan keluhan terkait nyeri seperti halnya migrain.

Namun, pastikan Anda memilih olahraga yang cukup ringan karena kemampuan tubuh tentu berkurang saat migrain melanda.

Selalu lakukan gerakan pemanasan sebelum berolahraga dan gerakan pendinginan setelahnya. Jangan lupa beristirahat dan minum lebih banyak air.

Jika migrain bertambah parah, rehatlah sejenak dan cobalah berkonsultasi dengan dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata, Sakit Kepala Migrain Dapat Menyebabkan Vertigo

Ternyata, vertigo juga bisa disebabkan oleh sakit kepala. Lalu, apa saja jenis sakit kepala yang berpotensi menyebabkan vertigo?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/10/2019 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Sakit Kepala Bagian Depan, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala bagian depan dapat terjadi karena berbagai penyebab. Ketahui apa saja penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Nyeri Kronis, Health Centers 15/10/2019 . Waktu baca 13 menit

Beragam Teknik Pijat untuk Bantu Redakan Migrain di Rumah

Salah satu cara redakan migrain yaitu dengan pijatan. Jangan keliru, begini teknik pijat untuk migrain yang tepat dan bisa dilakukan di rumah.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Migrain Kambuh Lagi? Mungkin Anda Terlalu Sering Main HP!

Anda mungkin pernah ditegur orangtua untuk tidak keseringan main HP. Sebab katanya, sering main HP bisa bikin sakit kepala dan migrain kambuh. Kok bisa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/11/2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab migrain saat haid

Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasi Migrain Saat Haid?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020 . Waktu baca 6 menit
migrain saat hamil

Penyebab Migrain Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . Waktu baca 6 menit
obat migrain alami

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . Waktu baca 8 menit
migrain adalah

Migrain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 14/04/2020 . Waktu baca 13 menit