Bolehkah Olahraga di Tengah Dinginnya Ruangan Ber-AC?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/11/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Saat berolahraga, tubuh biasanya terasa panas dan gerah hingga mengeluarkan banyak keringat. Hal ini membuat berolahraga di ruangan dingin atau ber-AC kerap jadi pilihan. Namun sebenarnya, bolehkah olahraga di ruangan ber-AC? Simak jawabannya melalui ulasan di bawah ini. 

Apa boleh olahraga di ruangan ber-AC?

olahraga dengan gym ball

Kebanyakan tempat fitness atau gym sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah ruangan terlalu panas sehingga para penggunanya tetap nyaman saat berolahraga.

Namun, ketika tujuan berolahraga itu mengeluarkan keringat, bolehkah melakukannya di ruangan ber-AC?

Menurut sebuah penelitian dari jurnal Nutrients, olahraga di ruangan ber-AC atau tempat yang dingin justru dapat memproduksi energi lebih banyak dibandingkan berada di tempat yang panas.

Ini karena tubuh cenderung lebih lama untuk berkeringat. Dengan begitu, durasi olahraga yang dilakukan bisa lebih lama.

Pasalnya, saat tubuh mulai berkeringat, Anda cenderung mudah lelah. Jika sudah mulai lelah, berhenti berolahraga jadi pilihannya.

Selain itu, banyaknya keringat yang keluar juga kerap menjadi acuan bahwa Anda sudah cukup berolahraga hingga akhirnya menyudahinya.

Padahal sebenarnya, banyaknya keringat yang keluar tidak sama dengan intensitas olahraga yang dilakukan.

Oleh itulah, berolahraga di ruangan AC boleh-boleh saja dan tidak membahayakan tubuh.

Namun memang masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apa efek samping dari terlalu sering berolahraga di ruangan ber-AC.

Perlu diketahui juga bahwa  berolahraga di tempat yang terlalu panas bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat Anda berkeringat lebih banyak.

Akibatnya, tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan bisa membuat Anda dehidrasi.

Sementara itu, di tengah-tengah sesi olahraga, Anda juga tidak disarankan untuk terlalu sering minum karena bisa meningkatkan risiko kram.

Untuk itu, berolahraga di ruangan ber-AC bisa membuat olahraga jadi lebih nyaman dan mengurangi risiko dehidrasi.

Namun, olahraga di ruangan ber-AC terlalu sering juga tidak baik

aplikasi olahraga di smartphone anda

Bagi sebagian orang, berolahraga di ruangan AC terlalu sering tidak dianjurkan.

Menurut sebuah penelitian dari jurnal Indoor air, gejala asma, alergi jamur, dan debu cenderung lebih cepat muncul ketika beraktivitas dalam ruangan ber-AC.

Terlebih lagi, jika pendingin ruangan tersebut jarang dibersihkan yang membuat bakteri dan kuman menjadi lebih cepat menyebar di udara.

Selain itu, seperti yang dilansir dari laman CDC, penyebaran infeksi bakteri Legionella juga lebih cepat dalam ruangan ber-AC.

Infeksi bakteri Legionella dapat menyebabkan penyakit Legionnaire yang dapat menginfeksi paru-paru Anda.

Ini karena selain di air, bakteri ini juga bisa menyebarkan infeksinya melalui pendingin ruangan. Hal tersebut dikarenakan AC mempunyai struktur yang mengandung air dan kipas angin.

Oleh karena itu, hindari terlalu sering berolahraga di ruangan AC terlebih jika Anda punya penyakit asma, alergi, dan penyakit pernapasan lainnya.

Suhu ideal olahraga di ruangan ber-AC

efek seharian di ruangan ber AC

Ketika Anda berolahraga di ruangan ber-AC, sebaiknya atur suhu menjadi 20-22°C atau sesuai batas kemampuan tubuh menahan dingin.

Jika Anda khawatir pendingin ruangan akan menghambat tubuh mengeluarkan keringat, mungkin Anda bisa menggunakan kipas angin.

Intinya, pastikan suhu ruangan tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Terlalu dingin bisa menghambat keringat untuk keluar sedangkan terlalu panas bisa berujung pada dehidrasi.

Keuntungan berolahraga di dalam ruangan

Berolahraga di dalam ruangan termasuk ruangan ber-AC punya manfaat tersendiri.

Seperti yang dilansir dari laman MedClique, ada beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan melakukan aktivitas fisik di dalam ruangan, seperti:

  • Lebih nyaman, karena Anda dapat menggunakan peralatan fitness yang ada dan memiliki ruangan khusus untuk berolahraga. 
  • Tidak tergantung oleh cuaca dan risiko terkena polusi udara lebih sedikit. 

Olahraga di ruangan ber AC memang tidak dilarang dan bisa jadi pilihan. Walaupun demikian,berolahraga pada pagi atau sore hari di luar ruangan saat cuaca tidak terlalu panas juga bisa dicoba.

Sumber Foto: Men’s Journal

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 11/06/2020 . 8 menit baca

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Penggunaan masker memang diperlukan saat bepergian ke luar di tengah pandemi COVID. Namun, amankah menggunakan masker saat olahraga?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 09/06/2020 . 7 menit baca

Bolehkah Kita Berolahraga Tanpa Pemanasan Atau Pendinginan?

Gerakan pemanasan dan pendinginan penting dilakukan sebelum berolahraga. Lantas, apa dampak dari olahraga tanpa melakukan pemanasan ataupun pendinginan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat 19/12/2019 . 3 menit baca

5 Alternatif Olahraga yang Bisa Dilakukan Saat Lutut Sedang Sakit

Saat lutut sakit, olahraga jadi terbatas bahkan mungkin tak bisa dilakukan. Tapi tenang, inilah olahraga yang tetap aman untuk dilakukan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebugaran, Hidup Sehat 18/12/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat surfing kesehatan mental

Berselancar di Laut Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . 5 menit baca

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 4 menit baca
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . 5 menit baca
penularan covid-19 bar

Bar dan Kelab Malam Kembali Dibuka, Begini Risiko Penularan COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . 5 menit baca