3 Jenis Latihan yang Sebaiknya Dihindari di Usia 40 ke Atas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 November 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memasuki usia 40 tahun, tubuh mengalami berbagai perubahan. Dari metabolisme yang menurun hingga tulang yang tak lagi sekuat dulu. Untuk itu, memasuki usia 40 tahun ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda sesuaikan. Termasuk kebiasaan berolahraga. Meski olahraga memang menyehatkan tubuh, ada beberapa jenis olahraga yang justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Pasalnya, tendon, otot, dan sendi Anda mengalami perubahan seiring dengan pertambahan usia.

Jenis latihan yang sebaiknya dihindari di usia 40 ke atas

Shin Ohtake, seorang ahli kebugaran dan doktor lulusan Palmer Chiropractic College West, California Utara, menyatakan ada beberapa jenis latihan yang sebaiknya dihindari saat berusia 40 tahun, yaitu:

1. Olahraga kardio berat

kesalahan treadmill

Kardio memang olahraga yang menyehatkan dan mudah dilakukan. Namun, jika Anda sudah berusia 40 tahun ke atas, olahraga kardio yang berat justru bisa menambah lemak perut dan mempercepat penuaan. Ohtake menyatakan ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa latihan kardio yang berat dan dilakukan dalam waktu lama bisa meningkatkan hormon kortisol (hormon stres) yang membuat lemak perut bertambah.

Selain itu, penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa olahraga kardio yang terlalu berat dapat meningkatkan produksi radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang bisa merusak sel-sel sehat di tubuh dan menyebabkan peradangan kronis. Akibatnya, kondisi ini bisa berakibat pada penuaan tubuh yang semakin cepat dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan serius.

Namun, bukan berarti Anda tidak boleh melakukan olahraga kardio. Hanya saja, batasi waktunya dan jangan melakukannya terlalu keras. Ohtake menyatakan melakukan kardio satu menit adalah cara paling efektif untuk menjaga tubuh tetap bugar sekaligus membakar lemak perut yang membandel tanpa perlu terkena efek samping yang merugikan.

2. Sit up dan crunches

kenapa sit up tidak efektif bakar lemak perut

Melakukan sit up dan crunches secara berlebihan, apalagi dengan teknik yang salah di usia 40 tahun ke atas bisa mencederai punggung bawah Anda. Tak hanya itu, kondisi ini juga bisa membuat tekanan berlebih pada tulang belakang.

Akibatnya, Anda berisiko tinggi terkena cedera tulang belakang. Oleh karena itu, sebaiknya hindari jenis latihan yang satu ini agar Anda terhindar dari bahaya cedera yang cukup fatal.

Menurut dr. Katherina Coyner, dokter ahli bedah tulang dari University of Texas Southwestern Medical Center, akan jauh lebih baik Anda melakukan olahraga plank untuk membantu menguatkan otot-otot di inti tubuh.

Latihan yang satu ini tak hanya mudah tetapi juga dapat menjaga tulang belakang tetap lurus sempurna. Lakukan dengan posisi kedua lengan bawah bertumpu di lantai dan tahan posisinya selama 30 detik.

3. Leg press

leg press

Leg press menjadi salah satu olahraga yang perlu dihindari saat Anda memasuki usia 40 tahun ke atas. Penuaan membuat lutut, kaki, dan punggung bawah Anda lebih rentan cedera. Apalagi semakin usia bertambah biasanya lutut dan kaki cenderung berkurang kekuatannya. Biasanya kondisi ini akan sangat terasa saat ketika Anda menaiki atau menuruni tangga.

Lutut akan terasa sakit, lemas, dan bergetar ketika Anda naik turun tangga. Untuk itu, sebaiknya Anda tidak memberikan tekanan dan beban berlebih pada kaki dengan melakukan olahraga leg press.

Lebih baik Anda melakukan olahraga yang dapat meningkatkan keseimbangan tubuh. Pasalnya, keseimbangan tubuh menurun seiring dengan pertambahan usia dan bisa meningkatkan risiko keseleo saat sedang berjalan.

Untuk melatihnya, Anda bisa mempraktikkan berdiri dengan satu kaki selama beberapa menit sehari. Usahakan untuk menahannya selama 20 detik sebelum menggantinya dengan bagian kaki yang lain.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Masa karantina membuat badan jadi malas gerak. Padahal, olahraga penting agar tubuh tetap fit. Ini tips agar Anda tetap semangat olahraga saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Kiat Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Buat Wanita Berhijab

Memilih pakaian olahraga untuk wanita yang memakai hijab memang tidak selalu mudah. Yuk, simak tips memilihnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebugaran, Hidup Sehat 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Screening dalam Olahraga, dari Cegah Cedera Hingga untuk Performa

Screening dalam olahraga memiliki banyak kegunaan. Mulai dari menilai risiko cedera, performa, bahkan efek samping dari olahraga itu sendiri.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat 5 November 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Mengatur Jadwal Olahraga Rutin Meski Anda Sibuk Tiap Hari

Mengatur jadwal olahraga rutin di tengah kesibukan mudah dilakukan dengan menjadwalkan olahraga di pagi hari hingga menggunakan aplikasi olahraga.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
mengatur jadwal olahraga
Kebugaran, Hidup Sehat 30 September 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
olahraga dengan masker

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
batuk setelah Olahraga luar rumaah pandemi covid-19

Suka Batuk-batuk Setelah Berolahraga? Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit