5 Jenis Olahraga Kardio yang Aman Jika Anda Sakit Lutut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nyeri di bagian sendi dan sakit lutut menjadi hambatan utama bagi Anda yang senang olahraga kardio. Apalagi olahraga kardio sangat erat dengan gerakan-gerakan yang menekan seluruh persendian, termasuk bagian kaki dan lutut Anda. Jangan khawatir, Anda tetap bisa meneruskan kebiasaan olahraga kardio walaupun sedang sakit lutut, lho! Apa saja olahraga kardio yang boleh dilakukan dan bagaimana cara melakukannya agar aman untuk sakit lutut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Bolehkah berolahraga kardio saat sedang sakit lutut?

Menurut dr. Willibald Nagler dari Cornell Medical Center di New York, olahraga adalah pengobatan terbaik untuk meredakan nyeri lutut kronis, seperti dilansir dari laman Prevention. Pasalnya, olahraga dapat menguatkan otot-otot di sekitar sendi yang dapat mengurangi tekanan pada lutut.

Kabar baiknya, cedera di pergelangan kaki atau lutut tidak akan menghalangi Anda melakukan olahraga kardio. Bahkan, olahraga kadio justru dapat membantu penyembuhan luka dengan mengalirkan sel darah yang mengandung oksigen ke area yang sakit.

Jenis olahraga kardio yang tepat untuk Anda yang sakit lutut

Meski olahraga bermanfaat untuk menjaga kesehatan lutut, Anda tidak bisa sembarang melakukan olahraga kardio. Anda wajib mengikuti teknik-teknik tertentu agar lutut Anda tidak semakin nyeri. Nah, berikut adalah jenis olahraga kardio yang baik dan aman untuk Anda yang mengalami masalah sakit lutut, di antaranya:

1. Renang

Bagi Anda yang menyukai olahraga renang, ini termasuk kabar baik bagi Anda. Pasalnya, renang menjadi salah satu olahraga kardio terbaik yang tidak memberatkan kerja lutut. Renang dengan gaya kupu-kupu atau gaya punggung, misalnya, dapat membantu membakar kalori secara signifikan sekaligus melatih semua otot utama dalam tubuh, terutama otot perut dan otot dada.

Selain kedua gaya renang tersebut, Anda juga bisa memilih gaya bebas yang dapat membantu membakar 100 kalori lebih banyak ketimbang jogging. Pada intinya, gaya apa pun yang Anda lakukan saat renang sama-sama membantu menguatkan otot-otot seluruh tubuh Anda.

2. Sepeda listrik elliptical

Meski sedang sakit lutut, Anda tetap bisa melakukan olahraga kardio menggunakan sepeda listrik elliptical. Walaupun melibatkan gerakan mengayuh sepeda, alat ini justru baik untuk meminimalisir cedera di bagian lutut, punggung, leher, dan pinggul selama Anda tidak melepaskan pijakan kaki ke pedal sepeda listrik tersebut.

Alat ini bermanfaat untuk meningkatkan detak jantung dan tentunya membuat Anda berkeringat. Setiap kayuhan yang Anda lakukan dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda, tanpa membuat lutut Anda semakin sakit.

3. Mendayung

Olahraga yang satu ini sudah pasti tidak melibatkan kekuatan lutut Anda. Ya, mendayung adalah salah satu olahraga kardio terbaik untuk membakar kalori tanpa memberikan tekanan pada sendi lutut Anda. Tidak hanya melatih otot-otot tubuh, olahraga mendayung juga akan memaksimalkan kekuatan inti organ jantung setiap kali Anda menarik dayung sekuat tenaga.

4. Bersepeda

Olahraga yang satu ini sudah pasti melibatkan kekuatan lutut dan bagian kaki lainnya. Eits, tunggu dulu. Olahraga bersepeda tergolong aman dan tidak membuat sakit lutut Anda meradang, malah meningkatkan kelenturan dan kekuatan lutut Anda. Hal ini didukung oleh American Arthritis Society yang mengatakan bahwa beberapa kasus cedera lutut dan osteoarthritis dapat berangsur-angsur membaik dengan bersepeda.

Namun, pastikan untuk tidak memberi tekanan berlebih pada lutut Anda dengan menghindari jalanan menanjak. Posisikan jok sepeda sedikit lebih tinggi untuk mengurangi tekanan pada tempurung lutut Anda.

5. Step-up

Bila Anda ingin melakukan olahraga kardio dengan intensitas rendah, cobalah dengan gerakan step-up. Di sini Anda memerlukan bantuan kursi atau bangku yang kokoh dengan ketinggian tertentu sebelum memulai gerakan ini.

Pertama-tama, pijakkan kaki kanan ke bangku, lalu dorong tubuh Anda ke atas menggunakan otot bokong sehingga kaki benar-benar lurus dan kaki kiri terangkat dari tanah. Perlahan-lahan turunkan tubuh sampai kaki kiri menyentuh tanah, kemudian disusul oleh kaki kanan. Ulangi sebanyak 10 kali untuk membakar kalori yang lebih banyak.

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Mengobati Lutut Sakit yang Mudah Dilakukan di Rumah

Nyeri lutut akibat peradangan atau keselo tentu akan menghambat aktivitas sehari-hari. Yuk, coba pilihan cara mengobati lutut sakit berikut ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Senam tak hanya untuk tubuh, senam otak yang dapat mengasah pikiran Anda dan membuat Anda lebih fokus. Bagaimana gerakan dasar senam otak dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Otot kekar identik dengan pria yang sehat dan bugar. Bagaimana kalau wanita yang punya otot kekar? Apakah bisa? Apakah hal ini sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Memaksa Anak Jago Olahraga

Banyak orangtua yang memaksa anak untuk berprestasi dalam olahraga. Ambisi orang tua yang lebih besar membuat olahraga bagi anak kehilangan manfaat aslinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit