Kenapa Tubuh Kita Perlu Peregangan Otot?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/10/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

The American College of Sports menyatakan bahwa peregangan otot alias stretching adalah hal yang baik untuk dilakukan. Bahkan, para ahli menyarankan untuk melakukan peregangan otot setidaknya 2 kali dalam seminggu, selama 60 detik tiap gerakan. Mengapa?

Pentingnya melakukan peregangan otot secara rutin

Semakin bertambahnya umur, otot dan sendi Anda biasanya akan semakin tidak fleksibel. Dengan rajin melakukan peregangan, hal ini akan membantu Anda bergerak lebih leluasa. Banyak ahli mengatakan, peregangan yang rutin dapat membantu pinggul dan paha belakang tetap fleksibel sampai hari tua.

Jika postur tubuh Anda buruk dan aktivitas Anda terlalu padat sehingga Anda jarang olahraga, setidaknya jadikanlah peregangan sebagai kebiasaan untuk melemaskan otot-otot secara rutin. Apabila Anda memiliki sakit pinggang karena duduk di belakang meja setiap hari, peregangan juga dapat membantu.

Perlukah peregangan otot sebelum berolahraga?

Tidak perlu. Hal ini tidak terbukti mencegah cedera, sakit pada otot setelah olahraga, maupun meningkatkan performa Anda.

Menurut penelitian, peregangan statis sebelum berolahraga malah dapat melemahkan performa, terutama kecepatan lari sprint. Penyebab utamanya adalah karena peregangan dapat membuat otot Anda lelah. Anda harus melakukan pemanasan sebelum berolahraga, namun lakukan dengan peregangan dinamis, yang mirip seperti olahraga Anda yang akan Anda lakukan tetapi dalam intensitas yang lebih rendah.

Sebelum berlari, pemanasan yang baik untuk dilakukan adalah:

  • Lari di tempat dengan cepat
  • Berjalan sambil menekuk lutut
  • Mengayunkan kaki
  • Langkah tinggi atau “butt kicks” (jogging perlahan sembari kaki menendang bokong ke belakang).

Mulailah secara perlahan, dan tingkatkan intensitasnya secara berkala.

Perlukah peregangan otot setelah berolahraga?

Ya! Ini adalah waktu terbaik untuk peregangan, terutama peregangan statis. Semua orang akan menjadi lebih fleksibel setelah berolahraga, karena sirkulasi pada otot dan sendi meningkat.

Setelah Anda berlari atau jogging, akhirilah dengan berjalan-jalan kecil untuk relaksasi. Setelah itu, tutup dengan melakukan peregangan. Ini adalah cara terbaik untuk mengakhiri olahraga.

Bolehkah saya melakukan peregangan otot setiap saat?

Ya. Peregangan tidak diharuskan hanya sebelum atau sesudah olahraga rutin saja. Peregangan penting juga untuk dilakukan sekali-kali, misalnya ketika Anda bangun pagi, sebelum tidur, atau selama istirahat kerja.

Apakah perlu untuk menahan peregangan?

Tidak perlu. Meregangkan otot dan menahannya selama 15 sampai 30 detik dinamakan peregangan statis, dan peregangan seperti ini baik untuk dilakukan asal Anda tidak menahannya terlalu lama hingga menyebabkan kesakitan. Tetapi studi menyebutkan bahwa peregangan yang dinamis pun sama efektifnya, dan bahkan terkadang lebih baik jika Anda melakukannya sebelum berolahraga.

Peregangan yang dinamis, seperti Standing-Cat-Camel, menggerakkan kelompok otot secara halus melalui beberapa gerakan.

Ini adalah versi peregangan statis dari Standing-Cat-Camel:

  1. Satukan jari-jari Anda rentangkan di depan wajah dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  2. Rentangkan lengan ke depan sejauh yang Anda bisa, lengkungkan punggung dan bahu Anda ke depan.
  3. Tahan hingga sekitar 10 detik.
  4. Sekarang lepaskan jari-jari Anda, dan raih pergelangan tangan atau jari di belakang Anda.
  5. Angkat lengan Anda setinggi yang Anda bisa di belakang punggung Anda tanpa melepas tangan, sampai dada Anda akan terbuka dan bahu Anda berputar ke belakang.

Dengan peregangan apapun, baik statis atau dinamis, Anda harus merasakan peregangan, tapi Anda tidak boleh merasakan kesakitan. Jangan melakukan peregangan lebih jauh dari jangkauan gerakan yang Anda perlukan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Ikan Dori Lokal (Patin), Plus Resep Sehatnya untuk Variasi Menu Makan

Suka makan fillet ikan dori goreng di kafe-kafe kekinian? Psst... Tahu tidak kalau sebenarnya ikan dori itu tidak boleh dimakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 19/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet eliminasi

Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit