5 Teknik Dasar yang Wajib Dikuasai Kiper Futsal

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Peranan kiper sering dipandang sebelah mata sebab mereka tak selalu terlibat aktif dalam strategi tim untuk mencetak skor. Padahal, perjalanan untuk menjadi kiper hebat sekaliber Manuel Neuer tidaklah mudah. Penjaga gawang termasuk “pion” yang mudah cedera jika tidak melatih kelincahan dan cara menjatuhkan diri dengan benar. Simak panduan berikut untuk mengasah kemampuan Anda sebagai kiper futsal yang handal di lapangan.

Skill dasar menjaga gawang yang wajib dikuasai oleh kiper futsal

Berikut adalah beberapa skill dasar yang harus dikuasai oleh kiper futsal untuk mempertahankan gawang dari serangan tim lawan, serta bagaimana cara mengasahnya.

1. Latihan refleks

Memiliki refleks yang cepat adalah kualitas terpenting yang harus dimiliki seorang penjaga gawang. Refleks yang buruk itu sama saja seperti melompat nyebur ke air padahal Anda tidak bisa berenang. Tapi refleks bisa dilatih dan dipertajam dengan latihan rutin

Salah satu tips mengasah refleks kiper futsal adalah dengan meminta dua striker (A dan B) dari tim Anda untuk bergantian menembak bola ke gawang Anda. Minta pemain A untuk menembak pasokan bola dari area setengah lingkaran luar kotak penalti dan pemain B menendang bola dari titik penalti. Pemain B harus berlutut memunggungi gawang, menghadap pemain A.

Minta pemain A untuk menendang bola dengan teknik half-volley menuju pemain B. Pemain B harus gunakan tangannya untuk menangkis bola tersebut. Tugas Anda sebagai kiper adalah bereaksi secepat mungkin terhadap perubahan arah bola agar tidak kebobolan. Lakukan teknik latihan ini untuk 3-5 set pengulangan, dengan masing-masing set “berisi” enam kali tembakan.

Latihan ini meningkatkan kemampuan Anda untuk mengantisipasi dan bereaksi terhadap tembakan yang dibelokkan sehingga Anda siap untuk mengubah arah dengan kecepatan dan menghemat waktu selama permainan berlangsung.

2. Melindungi semua sudut

Untuk menjadi kiper futsal handal, Anda perlu tahu bagaimana cara melindungi setiap sudut gawang. Itu artinya, semakin dekat lawan memasuki teritori Anda, akan semakin sulit bagi mereka nanti untuk menjebol gawang Anda. Jika pemain lawan berlari tanpa halangan tepat menuju Anda, jangan berdiri di atas garis gawang. Saat lawan menendang bola ke kotak Anda dari jarak 10 meter, Anda harus mencoba untuk menangkap atau memukul bolanya. Atau, tunggu tim Anda merebut bola atau membuangnya.

Anda dapat lari dengan cepat ke arah mereka untuk menantang nyali mereka. Namun juga jangan cepat-cepat terjun ke tanah untuk menangkap bola. Lawan yang cerdik akan menunggu Anda lengah dan melakukan kecerobohan seperti ini untuk memudahkannya mencongkel bola melewati Anda. Salah satu strategi bagus yang bisa Anda gunakan adalah menunggu lawan mengeksekusi langkah pertamanya dan kemudian segera diving untuk mencengkram bola.

Saat latihan, buatlah dua gawang kecil dengan cone di masing-masing sisi Anda. Minta dua orang striker untuk berdiri 5 meter di depan masing-masing gawang temporer ini dengan persediaan bola. Minta pelatih Anda untuk berdiri di antara dua orang striker tersebut dan tunjuk ke pemain yang ia inginkan untuk menembak bola ke gawang.

Anda bereaksi sesigap mungkin mengikuti dari mana dan ke mana arah bola ditembakkan — tapi pelatih bisa berubah pikiran dan langsung menunjuk ke server lain sebagai gantinya, memaksa Anda untuk mengubah arah dengan cepat. Anda mungkin harus terjun untuk membuat save, menyerang bola sejauh mungkin, atau menangkis dengan tangan. Lakukan teknik latihan ini untuk 3-5 set pengulangan, dengan masing-masing set “berisi” 8 kali tembakan.

3. Menghalau bola

Poin ini sedikit banyak memegang peranan penting dalam menentukan kalah atau menangnya tim Anda. Dilansir dari Four Four Two, tips kunci dari Andrew Sparkes, kepala pelatih kiper akademi sepak bola Swansea City berikut dapat membantu Anda mendapatkan kelincahan, kecepatan reaksi, dan ketangkasan untuk menyelamatkan gawang dari tembakan bola lawan. Simak baik-baik, ya!

Posisikan pemain A 5 meter di depan gawang dengan dua bola, kemudian minta pemain B berdiri di byline, 6 meter dari tiang terdekat, dengan 1 bola. Minta pemain A untuk menembak bola rendah agar Anda dapat menangkapnya. Anda kemudian harus sigap bangkit untuk bersiap menghadapi tembakan selanjutnya dari pemain A, yang merupakan tembakan lambung sedang/tinggi sekuat tenaga. Bola ketiga kemudian dioper oleh pemain B dari byline ke pemain A, agar pemain A bisa melakukan shoot on goal.

Tugas Anda sebagai kiper futsal adalah bereaksi secepat mungkin terhadap perubahan flow bola ini.

4. Menjatuhkan diri

Salah satu hal yang paling penting bagi seorang kiper adalah keterampilan menjatuhkan diri. Dengan teknik yang benar, peluangnya cedera akan jauh lebih sedikit.

Keterampilan menjatuhkan diri dapat diasah dengan meletakkan bola 5 meter di depan gawang, masih dalam kotak penalti. Setelah itu letakkan tangan Anda di tiang jauh, ambil dua langkah ke samping dan jatuhkan diri ke arah bola. Ini akan membuat Anda dalam posisi menyerang ke arah bola dan belajar untuk menjatuhkan diri dengan benar.

Ketika Anda merasa nyaman dengan gerakan ini, tambahkan bola lagi untuk Anda lompati, dan berbagai variasi penyelamatan bola lainnya. Setelah satu sisi nyaman, beralih ke sisi lain dan jatuhkan diri dengan cara lain.

5. Menangkap bola

Menangkap bola dengan tepat dan aman akan mencegah terjadinya bola memantul, yang dapat dijadikan peluang emas bagi lawan untuk kembali menyerang.

Minta satu pemain untuk menendang bola ke arah Anda. Kemudian posisi tangan pastikan menyerupai huruf “W”, agar posisi tangan selalu siap untuk menangkap bola dengan tepat. Setelah tertangkap, letakkan bola di dada dengan posisi memeluk. Untuk tembakan mendatar, Anda perlu lebih aktif untuk menjatuhkan lengan Anda dan kemudian menarik lengan tersebut ke arah dada untuk kembali mengamankan bola.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Bayar Utang Olahraga Sekaligus Langsung di Hari Libur?

Banyak orang yang malas berolahraga dengan alasan sibuk. Lantas, bolehkah "membayar" utang dengan olahraga setiap hari selama liburan panjang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebugaran, Hidup Sehat 31/01/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Kiat Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Buat Wanita Berhijab

Memilih pakaian olahraga untuk wanita yang memakai hijab memang tidak selalu mudah. Yuk, simak tips memilihnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebugaran, Hidup Sehat 03/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Screening dalam Olahraga, dari Cegah Cedera Hingga untuk Performa

Screening dalam olahraga memiliki banyak kegunaan. Mulai dari menilai risiko cedera, performa, bahkan efek samping dari olahraga itu sendiri.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat 05/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Panduan Olahraga untuk Wanita Pengidap Kanker Payudara

Olahraga adalah kegiatan baik untuk semua orang, termasuk penderita kanker payudara. Lantas, bagaimana kiat-kiat tetap berolahraga meski sakit?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 22/10/2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 4 menit
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
olahraga dengan masker

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 7 menit
semangat olahraga saat karantina

Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . Waktu baca 5 menit