backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Agar Awet dan Bersih, Ini Cara Mencuci Celana Jeans yang Tepat

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 27/02/2023

Agar Awet dan Bersih, Ini Cara Mencuci Celana Jeans yang Tepat

Sebagian besar dari Anda pasti memiliki celana jeans. Tak hanya modelnya yang mudah dikombinasikan dengan pakaian apa saja, celana jeans termasuk jenis busana yang tak lekang oleh waktu. Namun, karena bahannya yang cukup unik, Anda tidak bisa asal membersihkan celana jeans asal. Perhatikan tata cara mencuci celana jeans dengan baik dan benar di bawah ini!

Cara mencuci celana jeans agar bebas dari kuman

Obat alami kudis

Mencuci celana jeans, denim, atau lepis bisa dilakukan dengan tangan langsung atau menggunakan mesin cuci.

Namun, apa pun cara yang digunakan, membersihkan serta mencuci celana jeans memang bukan perkara yang mudah.

Anda tentu menginginkan pakaian yang terbebas dari kuman, tetapi di sisi lain Anda juga tak mau merusak bahan celana jeans.

Supaya celana denim atau lepis Anda bersih, harum, dan terjaga pula keawetannya, simak cara mencuci celana jeans berikut ini.

1. Pisahkan celana jeans dengan pakaian lainnya

Sebelum mulai mencuci baju dan celana lepis Anda, pisahkan dulu jeans dengan pakaian lain berdasarkan warnanya.

Jeans yang berwarna putih sebaiknya digabung dengan pakaian warna putih. Jeans yang berwarna gelap, seperti hitam dan biru dongker, bisa digabung dengan yang berwarna gelap juga.

Lalu, perhatikan juga instruksi pencucian yang biasanya ada di baju. Pasalnya, beberapa jenis pakaian jeans harus dicuci sendiri .

Adapun pemisahan ini penting dilakukan untuk mencegah kelunturan yang membuat warna jeans Anda tak sebagus sebelumnya.

2. Membalik celana jeans

Setelah dipisahkan, jeans jangan langsung dicuci. Cara mencuci celana jeans yang baik, yaitu membalikkannya terlebih dulu.

Balik celana jeans Anda agar sisi dalam celana ada di luar, begitu pun sebaliknya. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi risiko warna memudar atau gesekan pada kain yang merusak.

Setelah itu, jangan lupa tutup ritsleting dan kancingkan kancing agar tidak tertarik dan mengakibatkan kerusakan.

3. Rendam

Rendam celana jeans di dalam air dingin yang dicampurkan dengan detergen. Anda bisa memilih deterjen yang lembut dalam bentuk apa pun, baik cair atau bubuk.

Diamkan selama 30 menit sebelum dibersihkan. Bila mencuci pakai tangan, setelah direndam, Anda bisa mulai menggosok bagian-bagian celana jeans, terutama yang kotor dan bernoda.

Bilas bersih sisa sabun, kemudian peras sebanyak mungkin untuk mengurangi tetesan air dari celana. Lalu jemur dan keringkan.

4. Atur mesin cuci dengan putaran rendah

Bila Anda mencuci jeans menggunakan mesin cuci, perhatikan cara atau petunjuk pada label celana. Beberapa celana membutuhkan perhatian khusus saat mencuci agar tidak mudah rusak.

Namun, umumnya, Anda perlu mencuci celana jeans dengan putaran rendah dan air bersuhu 30 derajat Celsius.

Gunakan detergen khusus mesin cuci secukupnya. Hindari memakai detergen atau produk pembersih dengan pemutih yang merusak warna jeans Anda.

5. Keringkan celana jeans

Setelah selesai mencuci celana jeans, cara berikutnya adalah balikkan lagi posisi jeans seperti semula.

Supaya celana jeans lekas kering, Anda bisa menjemurnya di bawah sinar matahari. Pastikan Anda tidak menggunakan mesin pengering untuk mengeringkan celana jeans.

Jemur celana jeans hingga benar-benar kering untuk menghindari kondisi lembap yang berpotensi jadi tempat jamur dan bakteri bersarang.

Cara menyetrika jeans dengan benar

Jika celana jeans sudah kering sepenuhnya, sekarang waktunya Anda menyetrika. Berikut langkah-langkahnya yang tepat.
  1. Balikkan lagi posisi celana jeans dengan bagian dalam di luar dan sebaliknya.
  2. Atur suhu setrika Anda sesuai dengan instruksi yang ada di label celana jeans.
  3. Letakkan kain katun atau handuk di antara setrika dan celana jeans. Hindari kontak langsung antara celana jeans dan permukaan setrika.
  4. Setelah disetrika, celana jeans Anda siap digunakan atau disimpan di dalam lemari.

Seberapa sering harus mencuci celana jeans?

mencuci celana jeans

Anda mungkin sudah pernah mendengar bahwa sebaiknya celana atau pakaian apa pun yang berbahan jeans tidak perlu dicuci terlalu sering.

Hal ini memang benar adanya. Pasalnya, bahan jeans akan mudah luntur dan memudar seiring berjalannya waktu, terutama jika sering dicuci.

Ditambah lagi, mencuci celana jeans terlalu sering juga berdampak buruk bagi kebersihan lingkungan.

Meski pada dasarnya terbuat dari bahan katun yang bersifat alami, celana jeans masih mengandung zat kimia tertentu.

Selain itu, melansir dari situs Science News for Students, serat-serat mikroskopik yang berasal dari sisa cucian celana jeans berisiko menambah kadar polusi air.

Jadi, seberapa sering Anda perlu mencuci celana jeans? Jika keadaannya tidak terkena kotoran seperti air atau tanah, Anda hanya perlu mencucinya setelah dua hingga tiga kali dipakai.

Meski begitu, Anda harus selalu mencuci jeans Anda jika tampak kotor atau bernoda atau Anda berkeringat berlebihan yang membuat jeans Anda lembap, meski baru satu kali pemakaian.

Jika tidak, ada risiko kesehatan yang bisa terjadi jika jeans jarang atau tidak dicuci, terutama dalam kondisi di atas.

Risiko kesehatan dari celana jeans yang jarang dicuci

Anda memang tak perlu mencuci jeans atau denim setiap hari. Namun, ini bukan berarti Anda bisa membiarkan celana jeans tak dicuci begitu saja selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.

Pasalnya, celana adalah jenis pakaian yang paling sering terpapar dengan kotoran, keringat, serta sel kulit mati dari tubuh kita.

Semakin lama kotoran tersebut dibiarkan, maka celana jeans akan menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak.

Penumpukan bakteri berlebih di celana jeans berisiko menyebabkan iritasi dan alergi pada kulit.

Lebih parahnya, Anda rentan terkena penyakit kulit seperti folikulitis atau infeksi jamur. Mengerikan, bukan?

Maka dari itu, sebaiknya Anda tetap mencuci celana jeans secara teratur sesuai ketentuan dan cara di atas.

Selain tetap terjaga kebersihannya, menerapkan cara di atas juga dapat menjaga kualitas jeans serta mengurangi risiko pertumbuhan kuman di dalamnya.

Selain itu, untuk menjaga kebersihan pakaian secara rutin, Anda juga perlu memelihara kebersihan diri sebagai wujud Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 27/02/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan