Awas, Ini Bahaya Mabuk-mabukan Dengan Menenggak Hand Sanitizer

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pengunaan hand sanitizer (cairan pembersih tangan) rupanya sering disalahgunakan untuk mabuk-mabukan. Bukannya digunakan untuk membersihkan tangan, sebagian orang malah mengonsumsi hand sanitizer secara langsung. Dengan harganya yang murah dan mudah didapat, hand sanitizer akhirnya dilirik sebagai alternatif minuman beralkohol. Apa saja bahaya yang didapat ketika seseorang minum hand sanitizer? Apakah bisa sebabkan kematian? Simak penjelasan berikut ini.

Penyalahgunaan hand sanitizer untuk mabuk

Hand sanitizer tidak ditujukan untuk dikonsumsi. Cairan pembersih tangan ini memang hanya boleh digunakan di luar tubuh, yaitu untuk kulit. Namun, beberapa orang menyalahgunakan hand sanitizer karena dianggap bisa memberikan efek memabukkan seperti minum minuman keras.

Bukannya memabukkan, tingginya kandungan alkohol yang banyak ditemukan di kebanyakan pembersih tangan malah menimbulkan risiko berbahaya jika digunakan secara tidak tepat. Penyalahgunaan ini rupanya bukan hal yang baru. Dikutip dari New York Times, di tahun 2015 ada lebih dari seribu orang yang tercacat sengaja minum hand sanitizer. Dua di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Parahnya lagi, kebanyakan korban yang minum hand sanitizer adalah anak kecil dan remaja yang memang masih dilarang membeli minuman beralkohol. Karena itu, mereka pun memilih hand sanitizer yang lebih mudah didapatkan dan kadar alkoholnya jauh lebih tinggi daripada bir atau minuman beralkohol lainnya.

cara membuat hand sanitizer

Alkohol dalam hand sanitizer

Pembersih tangan atau hand sanitizer umumnya mengandung alkohol etanol yang sudah tercampur dalam bentuk gel. Para produsen hand sanitizer banyak yang mengklaim produk mereka ampuh membunuh 99,9 persen kuman di tangan.

Harus Anda ketahui juga, untuk membunuh berbagai bakteri dan virus, produk pembersih tersebut mengandung setidaknya 60 sampai 70 persen alkohol. Bahkan ada beberapa merek yang menggunakan bahan aktif alkohol sampai 90 persen.

Coba bandingkan dengan sebotol bir yang mengandung hanya 5 persen alkohol atau minuman keras seperti wine yang mengandung 12 persen alkohol. Bedanya jauh sekali, bukan? Belum lagi, jenis alkohol yang dipakai untuk meracik hand sanitizer jauh lebih berbahaya daripada alkohol yang ada dalam minuman keras.

Ketika Anda minum hand sanitizer sebanyak 44 mililiter saja (hampir sebotol kecil), efeknya berkali-kali lipat lebih bahaya daripada efek segelas minuman beralkohol. Di dalam tubuh, alkohol akan memengaruhi sistem saraf, menciptakan sensasi pikiran yang lebih santai, dan menumpulkan kemampuan otak untuk berpikir jernih.

Bahaya minum hand sanitizer

Tidak sengaja mengonsumsi hand sanitizer dalam jumlah sedikit, misalnya karena menjilat tangan setelah pakai hand sanitizer, umumnya tidak mengakibatkan efek samping apa pun. Namun, bila Anda minum cukup banyak, efek samping yang bisa muncul yaitu mual dan muntah.

Sedangkan kalau seseorang memang sengaja mengonsumsi hand sanitizer untuk mabuk-mabukan, risikonya adalah keracunan alkohol. Tanda-tanda keracunan alkohol dalam hand sanitizer bisa berupa pusing dan meracau tidak jelas.

Menurut Alexander Garrard, seorang pakar ilmu toksikologi yang menjabat sebagai direktur Washington Poison Center di Amerika Serikat, mabuk dengan cairan pembersih tangan sangat berbahaya. Selain keracunan parah, minum hand sanitizer bisa sebabkan gangguan pernapasan, hilang kesadaran (pingsan), koma, hingga kematian.  

Risiko ini akan semakin meningkat bila hand sanitizer dikonsumsi remaja atau anak-anak. Ini karena organ hati (liver) anak-anak belum sempurna seperti pada orang dewasa. Kemampuan hati untuk menyaring dan membuang racun-racun yang masuk dalam tubuh masih terbatas. Akibatnya, bahan kimia serta alkohol dalam hand sanitizer yang dikonsumsi malah akan diserap oleh tubuh, bukannya dibuang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit