3 Penyebab Pusar Bau, dari Masalah Kebersihan Hingga Tanda Suatu Penyakit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10 April 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernah mencium bau yang tak sedap dari pusar? Meski rajin mandi, terkadang bisa saja pusar jadi bau. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Lantas, mengapa pusar bisa mengeluarkan bau? Berikut berbagai penyebab pusar bau yang perlu Anda ketahui.

Apa yang menyebabkan pusar bau?

1. Kebersihan yang buruk

Tahukah Anda jika pusar  adalah tempat favorit kuman untuk bersarang karena bentuknya yang cekung dan kecil? Bahkan semakin dalam cekungan pusar biasanya akan semakin banyak kotoran yang menumpuk di dalamnya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di University of Pittsburgh Medical Center (UPMC), pusar menjadi ‘rumah penampungan’ bagi 67 jenis bakteri. Tak hanya bakteri, jamur dan kuman lainnya juga bisa tumbuh di bagian perut tersebut.

Bersama dengan minyak, kulit mati, keringat, dan kotoran lainnya, kuman dan bakteri yang bersarang semakin betah untuk tinggal dan berkembang biak dengan subur. Akhirnya tumpukan bakteri, kotoran, dan juga keringat yang tidak pernah dibersihkan ini akan menciptakan bau busuk, sama seperti bau ketiak saat Anda sedang berkeringat.

Jadi, jika tak ingin pusar bau dan menjadi sarang bakteri, sebaiknya perhatikan kebersihan tubuh terutama di bagian pusar tersebut. Jangan sampai menunggu hingga muncul bau yang tak sedap baru Anda mulai membersihkannya.

2. Infeksi

Kandida adalah jamur yang hidup di kulit yang terasa hangat, gelap, dan lembap seperti selangkangan, pusar, serta ketiak. Bila kandida ini terus tumbuh, lama-kelamaan jamur ini bisa menyebabkan infeksi.

Infeksi yang terjadi di bagian gelap dan lipatan kulit ini disebut intertrigo kandidal. Selain berbau, kulit yang terinfeksi jamur kandida juga biasanya akan terlihat merah dan bersisik.

Biasanya orang dengan diabetes lebih berisiko terserang infeksi ini. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang melemah sehingga tidak cukup kuat untuk melawan infeksi.

Selain itu, orang yang melakukan tindik pusar juga berisiko tinggi mengalami infeksi di bagian pusar. Gejala infeksi lainnya selain pusar bau yakni rasa sakit dan nyeri, gatal, kemerahan, bengkak, hingga keluarnya nanah atau cairan berwarna putih dan hijau.

pusar berdarah

3. Kista

Memiliki kista di sekitar pusar bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Kista sendiri sebenarnya hanyalah benjolan kecil yang biasanya tidak berbahaya dan tidak menyebabkan rasa sakit jika tidak terinfeksi.

Kista epidermoid, pilar, dan sebasea adalah jenis kista yang bisa tumbuh di pusar dan mengalami infeksi. Kista epidermoid dan kista pilar mengandung sel-sel yang memproduksi endapan protein keratin yang cukup tebal. Jika kista membesar dan pecah, biasanya akan terlihat cairan tebal, kuning, serta berbau busuk yang mengalir. Bila ini terjadi tandanya kista sudah terinfeksi.

Begitupun dengan kista sebasea yang biasanya berasal dari kelenjar minyak yang tersumbat dan menghasilkan produksi minyak yang cukup banyak. Jika ketiga kista ini sudah mengalami infeksi maka wujudnya akan berubah menjadi kemerahan, gatal, dan terasa perih serta nyeri saat disentuh. Peradangan yang terjadi di dalam kista juga bisa menyebabkan produksi nanah dengan bau yang cukup menyengat.

Lalu bagaimana mencegah agar pusar tidak bau?

Pada dasarnya cara termudah untuk mencegah pusar bau adalah dengan membersihkannya setiap hari saat mandi.

Gosok bagian dalam pusar secara perlahan baik dengan jari atau bantuan kapas dan kain yang lembut agar kotoran yang terperangkap bisa dikeluarkan. Setelah itu, keringkan dengan handuk atau tisu hingga tidak lagi terasa lembap atau menyisakan air di dalamnya.

Cara lainnya degan membersihkan pusar menggunakan campuran air hangat dan garam. Kemudian gunakan ujung jari telunjuk untuk memijat lembut bagian dalam pusar. Anda juga bisa menggunakan bantuan kain lap yang lembut untuk membersihkannya.

Sebaiknya hindari penggunaan krim atau lotion tertentu di daerah pusar karena kelembaban yang berlebihan justru membuat bakteri dan jamur berkembang dengan subur.

Namun jika penyebab pusar bau yang Anda alami dikarenakan oleh infeksi maka Anda perlu segera memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Usahakan untuk tidak memecahkan kista dengan benda tajam agar infeksi tidak bertambah parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Penyembuhan Pasca Kuret agar Cepat Pulih

Anda mungkin akan merasa sedikit sakit setelah kuret. Apa saja perawatan dan penyembuhan pasca kuret yang bisa dilakukan? Simak penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 28 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Herpes Genital

Herpes genital adalah infeksi menular seksual akibat virus herpes simpleks. Apa penyebab dan seperti apa gejalanya? Cari tahu di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Seksual, Penyakit Menular Seksual 25 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Cantengan (Ingrown Toenail, Onychocryptosis)

Cantengan (ingrown toenail, onychocryptosis) adalah kondisi yang biasanya terjadi di jempol kaki, di mana ujung kuku tumbuh ke bawah kulit.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab septikemia

Waspada Septikemia, Keracunan pada Darah Akibat Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
cara menjaga kebersihan makanan

5 Cara Menjaga Kebersihan Makanan agar Terhindar dari Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
trikomoniasis

Trikomoniasis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit