Kaki Keseleo Atau Patah Tulang? Begini Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14/02/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang selalu langsung pergi ke tukang urut ketika mengalami cedera pada kaki. Padahal, bisa jadi cedera yang dikira hanya keseleo sebenarnya patah tulang. Kaki keseleo dan patah tulang memang sama-sama bikin kaki sakit dan bengkak. Namun, cara penanganan keduanya sama sekali berbeda. Kaki yang patah tidak boleh diurut. Cara ini justru akan memperparah kondisinya. Jika sudah patah tulang, tentu saja hal yang harus Anda lakukan adalah berobat ke dokter ahli tulang (ortopeadi). Lantas, bagaimana membedakan kaki keseleo atau patah tulang?

Cara membedakan kaki keseleo atau patah tulang

Ada beberapa tanda dan gejala yang bisa Anda lihat untuk membedakan keduanya, yaitu:

Tanda kaki keseleo

Umumnya, keseleo terjadi akibat adanya ligamen (pita yang mengikat antara dua tulang) yang robek, terlalu tertarik, atau terpelintir, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Terpelintir atau robeknya ligamen ini disebabkan oleh adanya tekanan dan paksaan pada sendi, misalnya saja habis melakukan aktivitas fisik yang berat, terjatuh, atau tidak sengaja terpelintir kakinya saat berlari.

Selain rasa nyeri, tanda kaki keseleo lainnya adalah:

  • Memar pada bagian yang terkilir
  • Timbul bengkak
  • Perubahan warna kulit di area yang keseleo

Jika ini yang Anda alami, kaki anda benar hanya keseleo. Pengobatannya cukup dengan mengistirahatkan kaki dan mengompres bagian yang bengkak pakai kompres dingin. Bisa juga dengan minum obat pereda nyeri apabila Anda masih merasa sakit.

Keseleo ringan hanya memakan waktu beberapa hari saja hingga sembuh total. Semakin parah kondisinya, maka butuh waktu yang lebih lama untuk sembuh. Mungkin bisa berminggu-minggu.

Tanda patah tulang kaki

Meskipun sama-sama menimbulkan rasa nyeri dan bengkak, namun patah tulang punya gejala dan tanda yang jauh berbeda dengan keseleo biasa. Tanda dan gejala dari patah tulang adalah:

  • Saat jatuh, Anda merasa atau bahkan mendengar bunyi ‘krek’
  • Rasa nyeri yang cukup parah, apalagi jika hanya disentuh dengan lembut
  • Bengkak pada bagian yang patah
  • Terasa baal atau mati rasa di area yang patah tulang
  • Memar
  • Sakit jika berjalan dan tak mampu mengangkat beban berat atau menopang beban tubuh sendiri

Anda juga bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit juga ketika merasa sangat kesakitan. Biasanya, pemulihan patah tulang membutuhkan waktu yang lebih lama. Umumnya sekitar 6 minggu hingga hitungan bulan Anda baru bisa berjalan seperti biasa.

Namun, jika tidak yakin apakah Anda keseleo atau patah tulang, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Jangan diurut atau dipijat sembarangan.

Apa akibatnya jika tulang yang patah diurut tukang pijat?

Jika memang Anda mengalami patah tulang, memijat bagian yang patah hanya akan membuat patahan semakin melebar dan dapat menyebabkan komplikasi parah yang dapat berakibat fatal. Bahkan bisa berisiko kehilangan anggota gerak yang terkait, seperti sindrom kompartemen. Dengan memeriksakan diri ke dokter, Anda akan tahu dengan pasti apa yang terjadi pada diri Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit