Idealnya, Harus Berapa Kali Menyikat Gigi dalam Sehari?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Gigi Anda memiliki peran penting untuk makan, berbicara, dan membentuk wajah. Itulah sebabnya, Anda perlu menjaga kebersihan gigi. Caranya, tentu saja dengan menyikat gigi. Namun, idealnya, berapa kali Anda harus sikat gigi dalam sehari? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Berapa kali perlu sikat gigi dalam sehari?

Menyikat gigi membantu mengangkat sisa makanan, bakteri, plak, dan sisa noda yang bisa merusak gigi. Jika tidak dibersihkan, gigi bisa menguning, penuh plak, mudah rapuh, berlubang, bahkan tanggal.

Meski penting, masih banyak orang yang keliru dengan aturan menyikat gigi. Salah satunya, frekuensi menyikat gigi dalam sehari yang harus dilakukan.

Menurut American Dental Association (ADA), sikat gigi idealnya dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari dengan pasta gigi selama 2 menit. Aturan sikat gigi ini terbukti mampu mengurangi plak sehingga risiko gigi berlubang jadi menurun.

Apakah sering sikat gigi pasti lebih baik?

pasta gigi sensitif

Bila dipikirkan lagi, menyikat gigi lebih sering bukankah seharusnya membuat kebersihan gigi lebih terjamin? Kenyataannya, bukan hanya efek itu yang didapar.

Alih-alih menjaga kesehatan mulut dan gigi, menyikat gigi dengan pasta gigi mengandung fluoride secara berlebihan malah bisa merusak gigi.

Kandungan fluoride pada pasta gigi memang berfungsi memperkuat gigi. Selain itu, zat ini juga mencegah kotoran dan plak terus menempel pada gigi.

Sayangnya, sikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride lebih dari 2 kali dalam sehari bisa meningkatkan risiko fluorosis gigi.

Fluorosis gigi merupakan kerusakan gigi yang ditandai dengan munculnya bintik putih di gigi. Semakin banyak bintiknya, gigi akan berubah jadi cokelat dan mudah keropos.

Jika Anda terbiasa menyikat gigi lebih sering, hindari penggunaan pasta gigi saat menyikat gigi untuk yang ketiga kalinya.

Intinya, menurut ADA, Anda dibolehkan sikat gigi dengan pasta gigi sebanyak 2 kali dalam sehari. Perhatikanlah cara menggosok gigi agar tidak kasar dan tidak terburu-buru.

Perhatikan pula waktu menyikat gigi

sering sikat gigi

Selain tidak sikat gigi berlebihan, aturan lain yang perlu Anda perhatikan adalah kapan Anda menyikat gigi. Sikat gigi sebanyak 2 kali dalam sehari, umumnya dilakukan sekali setelah makan dan sekali sebelum tidur.

Sikat gigi yang dilakukan setelah makan di pagi hari memungkinkan gigi bersih dari sisa makanan. Sikat gigi juga mampu menghilangkan bau mulut karena mulut yang kering setelah tidur berjam-jam.

Sementara itu, menyikat gigi sebelum tidur mencegah terjadinya penumpukan sisa makanan dalam waktu yang lama hingga esok harinya.

Jika Anda terbiasa menyikat gigi setelah sarapan, pastikan Anda menunggu setidaknya satu jam setelah makan. Kenapa? Memberi jeda waktu setelah makan untuk menyikat gigi, menghindari terjadinya pengeroposan gigi.

Pasalnya, makanan membuat kondisi mulut jadi asam dan melemahkan enamel—lapisan terluar gigi. Bila Anda menyikat gigi dengan kuat langsung setelah makan, enamel yang sudah lemah oleh asam akan semakin mudah terkikis.

Bila pilihan makanan yang Anda konsumsi mengandung asam tinggi, seperti jeruk, risiko pengeroposan semakin besar. Ketimbang langsung menyikat gigi, lebih baik Anda membilas mulut dengan berkumur air putih. Dengan begitu kadar asam di mulut akan berkurang dan enamel Anda akan tetap kuat.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca