Benarkah Kebiasaan Mengunyah yang Buruk Bisa Mengubah Posisi Gigi?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/06/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Gigi Anda mengalami beberapa perubahan. Perubahan posisi, misalnya. Keadaan ini sering kali tidak Anda sadari, namun meski perubahan ini dapat membuat gigi tetap rapi, tapi juga bisa justru membuat gigi terlihat lebih berantakan. Kerapian gigi tentu dapat mempengaruhi penampilan Anda, bukan? Apa saja yang menjadi penyebab posisi gigi berubah? Berikut ulasannya.

Apa penyebab utama gigi berubah posisi?

Ligamen adalah suatu jaringan ikat yang berada di bawah gigi Anda, tempat gigi Anda menempel. Menurut seorang spesialis gigi West University, Heather F. Fleschler, bertemunya gigi atas dan gigi bawah dapat memberikan tekanan kepada kedua gigi itu sendiri. Bila tekanan ini terlalu sering terjadi, tekanan tersebut mampu menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ligamen tempat gigi bernaung.

Ligamen yang membengkak kemudian akan menyebabkan jaringan-jaringan penyokong gigi melonggar dan memudahkan gigi berubah posisi. Peningkatan frekuensi tekanan pada gigi ini, salah satunya dapat terjadi bila Anda memiliki kebiasaan bruxism.

Apa itu bruxism?

Bruxism adalah kondisi medis di mana seseorang terbiasa menggemeretakkan giginya baik siang hari, maupun malam hari saat orang tersebut tidur, tanpa disadari. Sehingga bruxism juga cenderung dianggap sebagai gangguan tidur. Kegiatan menggemeretakkan gigi ini sering kali terjadi tanpa sebab.

Dilansir dari Sleep Foundation, para ahli jiwa memprediksi kondisi ini bisa terjadi karena peran beberapa faktor seperti kecemasan, stres, konsumsi alkohol, perilaku merokok, konsumsi kafein, mendengkur dan kelelahan.

Adakah sebab gigi berubah posisi selain karena bruxism?

Selain karena adanya tekanan antar gigi, posisi gigi berubah juga dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti:

1. Usia

Menurut seorang ahli gigi New York, Steven E. Roth, seperti yang dilansir dari New Beauty, semakin tua usia seseorang, lapisan terluar gigi yang berfungsi untuk melindungi gigi akan semakin mudah rusak.

Seiring dengan gigi bawah yang akan mendapatkan tekanan dari gigi atas tiap kali kedua bagian gigi tersebut bertemu, gigi bagian bawah sejatinya memang lebih cepat rusak dibandingkan dengan gigi atas. Rusaknya gigi ini lalu memperbesar peluang terjadinya perubahan posisi pada gigi.

2. Berkurangnya jumlah gigi

Saat satu gigi copot, gigi-gigi di sekitarnya akan berusaha untuk mengisi kekosongan posisi tersebut dengan cara bergeser.

3. Pembusukan gigi

Pembusukan pada gigi yang tak segera ditangani, dapat menyebar ke bagian gigi yang lain, termasuk ke bagian tulang yang berperan dalam mempertahankan posisi gigi pada tempatnya. Rusaknya bagian tulang ini tentu akan memperlonggar kekokohan gigi, sehingga gigi lebih mudah berubah posisi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

Puasa saat sakit gigi? Jangan khawatir! pasalnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit gigi saat puasa tanpa harus menelan obat!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 05/05/2020 . 4 menit baca

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . 6 menit baca

Amankah Melakukan Prosedur Cabut Dua Gigi Geraham Sekaligus?

Terkadang demi menjaga kesehatan gigi, Anda perlu melakukan cabut gigi geraham sekaligus. Namun, bagaimana keamanan dan risikonya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 22/04/2020 . 4 menit baca

Apa Itu Perawatan Pulpotomi untuk Gigi?

Menjaga kesehatan gigi itu penting dan jika perlu, mungkin Anda disarankan untuk melakukan pulpotomi. Lebih jelasnya, berikut penjelasan mengenai pulpotomi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 13/04/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 menit baca
memperbaiki enamel gigi

Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 4 menit baca
penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca
mencegah gigi ngilu

3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . 4 menit baca