3 Tips Melindungi Gigi dan Mulut Saat Olahraga

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Cedera pada gigi dan mulut merupakan hal yang umum. Dalam banyak kasus, cedera saat olahraga merupakan penyebab utama cedera gigi dan mulut pada remaja dan orang dewasa. Lantas, bagaimana cara mencegah kondisi ini? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Cara mencegah cedera gigi dan mulut saat olahraga

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah cedera gigi dan mulut saat olahraga.

1. Pakai mouthguard (pelindung mulut)

Ketika Anda berolahraga, cara terbaik untuk mencegah cedera mulut dan gigi Anda secara keseluruhan adalah dengan pakai mouthguard. Pasalnya, tujuan pakai mouthguard saat berolahraga adalah mengurangi risiko luka pada bibir, lidah, dan jaringan lunak mulut Anda. Tidak hanya itu, mouthguard juga membantu Anda menghindari gigi pecah atau patah, kerusakan saraf pada gigi dan gusi, bahkan gigi copot.

Biasanya mouthguard lebih diperuntukkan bagi para atlet. Pasalnya, atlet 60 kali lebih berisiko mengalami kerusakan pada gigi ketika mereka tidak menggunakan mouthguard.

Meski begitu, pada dasarnya setiap orang, baik anak-anak maupun orang dewasa yang melakukan olahraga dengan atau tanpa kontak fisik seperti sepak bola, tinju, basket, serta sepeda gunung juga disarankan pakai mouthguard.

2. Face protector

Alat ini digunakan untuk mencegah trauma atau cedera di sekitar wajah. Tidak semua olahraga membutuhkan face protector. Biasanya, alat ini digunakan saat Anda sedang memainkan posisi olahraga tertentu, seperti penangkap bola baseball atau kiper olahraga hoki.  

3. Helm

Kebanyakan orang menganggap jika helm hanya digunakan saat naik motor. Padahal, helm juga diperlukan dalam kegiatan olahraga, misalnya saja saat Anda bersepeda, pakai sepatu roda, dan naik skateboard. Terlebih lagi bagi atlet pesepeda, helm merupakan perangkat mutlak yang harus dikenakan saat berkendara. Tidak hanya itu, helm juga dibutuhkan pada olahraga ekstrem seperti panjat tebing, susur goa, serta rafting.

Meskipun helm tidak bisa sepenuhnya melindungi gigi dan mulut Anda, namun helm berperan penting untuk melindungi kepala Anda dari benturan yang bisa menyebabkan gegar otak. Mengingat kepala merupakan salah satu organ vital, itu sebabnya penting untuk memakai helm saat olahraga.

Apakah gigi yang tanggal saat berolahraga bisa diperbaiki lagi?

Lepasnya seluruh bagian gigi dari soketnya dalam istilah medis disebut dengan avulsi gigi. Avulsi gigi merupakan kondisi yang umum akibat terjadinya benturan atau pukulan yang mengarah pada rahang. Kabar baiknya, kondisi ini masih bisa diperbaiki dan diatasi apabila Anda segera mendapatkan perawatan medis dalam waktu satu jam setelah kejadian berlangsung. Setelah satu jam, peluang gigi untuk bisa diperbaiki akan semakin berkurang. Intinya, semakin cepat Anda mendapatkan perawatan medis akan semakin baik.

Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan panik. Segeralah ambil gigi yang terlepas lalu cuci dengan air mengalir. Namun, pastikan jangan menyikat karena bisa merusak struktur dan jaringan yang masih melekat pada gigi. Lalu Anda bisa melakukan beberapa hal seperti yang disebut di bawah ini:

  • Cobalah masukkan gigi kembali ke dalam soket. Jika tidak memungkinkan, tahan di dalam mulut dengan lidah sampai Anda tiba ke dokter gigi. Setelah itu segera cari perawatan medis terdekat. Kandungan air liur dan suhu tubuh dapat membantu mempertahankan kondisi gigi yang terlepas agar bisa ditanamkan kembali pada soketnya.
  • Apabila hal di atas juga tidak memungkinkan untuk dilakukan, segera masukkan gigi ke dalam botol berisi susu. Setelah itu, segera menuju ke dokter gigi, Puskesmas, atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Apabila dokter gagal untuk mengembalikan gigi ke soketnya, implan gigi bisa jadi pilihan perawatan lain. Implan gigi merupakan prosedur yang dilakukan untuk menggantikan gigi yang tanggal dan berperan sebagai pengganti akar dari gigi yang hilang serta menahan gigi pengganti.

Sayangnya implan gigi bukanlah sesuatu yang murah, oleh karena itu Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter sebelum melakukan perawatan ini.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 10, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 23, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca