Sering Disepelekan, Kulit Telur Ternyata Membantu Mengobati Kerusakan Tulang, Lho

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Siapa yang terpikir untuk makan kulit telur? Padahal, kandungan kalsium karbonat pada cangkang telur ternyata berguna bagi orang yang memiliki masalah tulang. Apa saja ya manfaat cangkang telur untuk tulang?

Manfaat cangkang telur untuk kesehatan tulang

kulit telur

Telah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kulit telur yang dihancurkan ternyata memiliki manfaat untuk tubuh Anda. Mulai dari suplemen kalsium, pemanis buatan untuk kopi, hingga pengobatan kulit yang terkena iritasi. 

Menurut sebuah penelitian tahun 2019 dari UMass Lowell, kandungan kalsium pada cangkang telur memungkinkan sel tulang berkembang lebih cepat.  

Di dalam penelitian tersebut digunakan partikel kulit telur yang sudah dihancurkan dan dicampur dengan hidrogen berbasis gelatin. Para peneliti percaya bahwa teknik ini dapat diterapkan untuk merawat dan memperbaiki tulang pasien yang mengalami cedera tulang akibat penuaan, kanker, dan penyakit lainnya. 

Tidak hanya itu, partikel kulit telur yang sudah bercampur dengan gelatin ini memungkinkan menumbuhkan tulang pada cangkok tulang, tulang rawan, hingga gigi dan tendon. 

Terbukti bahwa cangkang telur memang memiliki manfaat untuk memperbaiki kerusakan tulang, meski tidak semua masalah tulang bisa selesai dengan cara ini. 

Para peneliti dari Camci-Unal ini juga percaya bahwa di masa mendatang cangkang telur tak hanya memiliki manfaat untuk memperbaiki kerusakan tulang. Mereka yakin bahwa kulit telur juga bisa digunakan untuk operasi rekonstruksi tengkorak, rahang, dan wajah. 

Alasan di baliknya adalah karena kandungan kulit telur yang dapat memperbarui jaringan, menghasilkan partikel kecil seperti protein, peptida, hingga bermanfaat sebagai obat teraupetik. 

Efek samping penggunaan kulit telur 

Walaupun kalsium karbonat pada cangkang telur membawa manfaat untuk kesehatan tulang, tetap ada risiko kesehatan di baliknya jika Anda tak berhati-hati. 

1. Tersedak kulit telur

sering tersedak air liur

Cangkang telur yang tidak dihancurkan dengan baik bisa jadi meninggalkan potongan yang cukup besar untuk ditelan. Bukannya membawa manfaat untuk tulang, cangkang telur malah bisa menyebabkan Anda sengsara.

Potongan kulit telur yang belum hancur sepenuhnya malah dapat melukai kerongkongan dan tenggorokan Anda, sehingga membuat Anda tersedak

Oleh karena itu, usahakan untuk menghancurkan kulit telur sampai menjadi bubuk sebelum mengonsumsinya. 

2. Mengandung bakteri salmonella

kontaminasi Salmonella

Selain itu, kulit telur juga bisa mengandung bakteri jahat, seperti Salmonella enteritidis. Bila tubuh Anda terkontaminasi oleh bakteri ini, Anda berpeluang terkena penyakit salmonellosis

Jika Anda khawatir terinfeksi bakteri salmonela, Anda mungkin dapat merebus cangkang telur sebelum dimakan. Hal ini biasanya cukup ampuh untuk menghindari keracunan makanan akibat kulit telur. 

Beberapa tips menyimpan telur agar cangkangnya tidak terkontaminasi salmonella, antara lain:

  • Menyimpan di kulkas dengan suhu 4°C. Letakkan di bagian dalam kulkas, bukan ambang pintu lemari es. 
  • Tidak menggunakan telur yang sudah di luar lemari es selama 2 jam. 
  • Gunakan telur dalam rentang waktu 4-5 minggu sejak disimpan di lemari es. 

3. Berisi logam yang beracun

mulut terasa logam

Walaupun kalsium karbonat pada cangkang telur memiliki manfaat untuk tulang, ada kalanya juga cangkangnya mengandung zat logam beracun. Misalnya, aluminium, kadmium, dan merkuri. 

Meski begitu, biasanya zat berbahaya tersebut berjumlah lebih sedikit dibandingkan kerang tiram yang terkenal akan banyaknya kandungan logam. Biasakan untuk merebus kulit telur sebelum dikonsumsi agar zat beracunnya dapat berkurang. 

Walaupun belum ada penelitian yang mengujicobakan kulit telur terhadap manusia yang mengalami kerusakan tulang, cangkang telur tetap dipercaya membawa manfaat baik untuk tulang Anda.

Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati ketika mengonsumsinya. Jika Anda ragu, hubungi dokter Anda dan konsultasikan masalah ini dengan mereka.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca