Apakah Normal Kalau Tiba-tiba Tertawa Saat Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tawa adalah reaksi spontan terhadap suatu hal yang lucu atau menggembirakan. Namun, seseorang juga bisa tiba-tiba tertawa saat sedang terlelap tidur. Lantas, apakah ini wajar? Untuk menjawabnya, yuk, lihat beberapa penyebabnya berikut ini.

Normalkah tertawa saat sedang tidur?

Tertawa saat tidur dikenal dengan istilah medis hypnogely. Menurut Cambridge University Press, fenomena ini merupakan bagian dari sleep talking alias mengigau. Meskipun terlihat aneh, kondisi ini cukup umum, terutama pada bayi.

Normal atau tidaknya tertawa saat tidur bergantung dengan penyebab yang mendasarinya. Biasanya, tertawa saat tidur adalah respons alami terhadap sesuatu yang terjadi di dalam mimpi. Bukan mimpi yang lucu, orang yang mengalami fenomena ini setelah bangun tidur akan merasa bahwa mimpi tersebut sangat aneh.

Munculnya mimpi biasanya terjadi pada tahapan tidur REM (Rapid Eye Movement). Saat Anda memasuki tidur REM, pernapasan akan jadi lebih cepat, tidak teratur, dan mata bergerak ke segala arah dengan cepat. Nah, hynogely yang terjadi akibat tidur REM inilah yang dianggap normal dan tidak perlu Anda khawatirkan.

Penyebab tertawa saat tidur yang tidak normal

mitos kebiasaan tidur

Selain mimpi, hypnogely bisa disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu. Penyebab inilah yang mengarah pada kondisi yang tidak normal dan sebaiknya mendapatkan perawatan dokter.

Beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya hypnogely, antara lain:

1. REM sleep behavior disorder (RBD)

Gangguan tidur RBD disebut juga dengan parasomnia. Orang yang memiliki gangguan tidur ini biasanya mengalami peristiwa aneh, salah satunya tertawa saat tidur. Kondisi ini lebih umum terjadi pada pria usia di atas 50 tahun.

Selain tertawa, orang dengan RBD juga mungkin berteriak, berbicara, atau menggerakan anggota tubuh, seperti meninju, menendang, dan tidur sambil berjalan. Kondisi ini bisa mengganggu dan mencelakai diri sendiri maupun pasangan yang tidur di kasur yang sama.

Parasomnia ini kemungkinan besar menyerang orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Bisa juga sebaliknya, yakni berhenti minum alkohol secara mendadak. Risiko terjadinya RBD juga meningkat jika seseorang kurang tidur atau menggunakan obat-obatan tertentu, seperti zolpidem, zopiclone, antidepresan trisiklik, venlafaxine, atau selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI).

2. Masalah neurologis

Penyebab tertawa saat tidur yang jarang terjadi adalah masalah neurologis, seperti penyakit Parkinson. Orang dengan kondisi ini mengalami kelainan otot hingga membuat kontrol pergerakan otot seiring otot memburuk bahkan hilang.

Masalah neurologis lainnya adalah hamartoma hipotalamus (HH), yang dapat menyebabkan kejang gelastik. Kondisi ini menandakan adanya tumor selama janin berkembang. Orang dengan kondisi ini tidak dapat mengendalikan diri untuk tertawa, sehingga sangat mungkin terjadi saat tidur.

Dimulai dengan munculnya sensasi menggelitik di perut yang menjalar ke area dada sehingga memicu tawa dan akhirnya menyebabkan sakit kepala. Gejala tersebut dapat terjadi berkali-kali dan berlangsung sekitar 10 hingga 20 menit.

Cara mencegah tertawa saat tidur yang mengganggu

klaim asuransi kesehatan periksa ke dokter sakit penyakit ciri gejala

Jika Anda merasa bahwa kondisi ini mengganggu tidur, tentu harus diatasi segera. Pasalnya, tidur Anda yang nyenyak jadi terganggu dan mungkin membuat Anda kurang tidur. Ini akan memengaruhi aktivitas sekaligus kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk mengatasi hypnogely, antara lain:

  • Memperbaiki kualitas tidur, meliputi bangun dan tidur di jam yang sama setiap hari serta menghindari semua hal yang mengganggu tidur, seperti main ponsel atau minum kopi.
  • Mengurangi konsumsi alkohol secara bertahap dengan bimbingan dokter bila dibutuhkan.
  • Mengganti obat-obatan yang memiliki efek samping menyebabkan tertawa saat tidur dengan obat lain yang sesuai rekomendasi dokter.
  • Menjalani pengobatan sesuai masalah kesehatan yang mendasari dengan rutin.

Berbagai cara di atas umumnya dapat membantu Anda mengatasi hypnogely. Akan tetapi, butuh waktu agar kualitas tidur Anda kembali membaik. Jika kondisi tersebut tidak dapat Anda atasi sendiri, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Pernahkah Anda terbayang seperti apa rasanya koma? Anda juga mungkin penasaran, sebenarnya pasien koma masih sadar tidak? Yuk, cari tahu lebih jauh di sini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

Berkirim pesan ternyata bisa dilakukan saat Anda sedang tertidur, lho. Disebut dengan istilah sleep texting, simak penjelasannya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Tidur seharusnya menjadi kegiatan yang nyaman dan menenangkan. Namun, hal ini berbanding terbalik bagi orang-orang yang punya somniphobia.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 22/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidur pakai bra

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu power nap

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
mengigau saat tidur

Sering Mengigau Saat Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Demensia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20/07/2020 . Waktu baca 3 menit