Apakah Normal Kalau Tiba-tiba Tertawa Saat Tidur?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tawa adalah reaksi spontan terhadap suatu hal yang lucu atau menggembirakan. Namun, seseorang juga bisa tiba-tiba tertawa saat sedang terlelap tidur. Lantas, apakah ini wajar? Untuk menjawabnya, yuk, lihat beberapa penyebabnya berikut ini.

Normalkah tertawa saat sedang tidur?

Tertawa saat tidur dikenal dengan istilah medis hypnogely. Menurut Cambridge University Press, fenomena ini merupakan bagian dari sleep talking alias mengigau. Meskipun terlihat aneh, kondisi ini cukup umum, terutama pada bayi.

Normal atau tidaknya tertawa saat tidur bergantung dengan penyebab yang mendasarinya. Biasanya, tertawa saat tidur adalah respons alami terhadap sesuatu yang terjadi di dalam mimpi. Bukan mimpi yang lucu, orang yang mengalami fenomena ini setelah bangun tidur akan merasa bahwa mimpi tersebut sangat aneh.

Munculnya mimpi biasanya terjadi pada tahapan tidur REM (Rapid Eye Movement). Saat Anda memasuki tidur REM, pernapasan akan jadi lebih cepat, tidak teratur, dan mata bergerak ke segala arah dengan cepat. Nah, hynogely yang terjadi akibat tidur REM inilah yang dianggap normal dan tidak perlu Anda khawatirkan.

Penyebab tertawa saat tidur yang tidak normal

mitos kebiasaan tidur

Selain mimpi, hypnogely bisa disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu. Penyebab inilah yang mengarah pada kondisi yang tidak normal dan sebaiknya mendapatkan perawatan dokter.

Beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya hypnogely, antara lain:

1. REM sleep behavior disorder (RBD)

Gangguan tidur RBD disebut juga dengan parasomnia. Orang yang memiliki gangguan tidur ini biasanya mengalami peristiwa aneh, salah satunya tertawa saat tidur. Kondisi ini lebih umum terjadi pada pria usia di atas 50 tahun.

Selain tertawa, orang dengan RBD juga mungkin berteriak, berbicara, atau menggerakan anggota tubuh, seperti meninju, menendang, dan tidur sambil berjalan. Kondisi ini bisa mengganggu dan mencelakai diri sendiri maupun pasangan yang tidur di kasur yang sama.

Parasomnia ini kemungkinan besar menyerang orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Bisa juga sebaliknya, yakni berhenti minum alkohol secara mendadak. Risiko terjadinya RBD juga meningkat jika seseorang kurang tidur atau menggunakan obat-obatan tertentu, seperti zolpidem, zopiclone, antidepresan trisiklik, venlafaxine, atau selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI).

2. Masalah neurologis

Penyebab tertawa saat tidur yang jarang terjadi adalah masalah neurologis, seperti penyakit Parkinson. Orang dengan kondisi ini mengalami kelainan otot hingga membuat kontrol pergerakan otot seiring otot memburuk bahkan hilang.

Masalah neurologis lainnya adalah hamartoma hipotalamus (HH), yang dapat menyebabkan kejang gelastik. Kondisi ini menandakan adanya tumor selama janin berkembang. Orang dengan kondisi ini tidak dapat mengendalikan diri untuk tertawa, sehingga sangat mungkin terjadi saat tidur.

Dimulai dengan munculnya sensasi menggelitik di perut yang menjalar ke area dada sehingga memicu tawa dan akhirnya menyebabkan sakit kepala. Gejala tersebut dapat terjadi berkali-kali dan berlangsung sekitar 10 hingga 20 menit.

Cara mencegah tertawa saat tidur yang mengganggu

klaim asuransi kesehatan periksa ke dokter sakit penyakit ciri gejala

Jika Anda merasa bahwa kondisi ini mengganggu tidur, tentu harus diatasi segera. Pasalnya, tidur Anda yang nyenyak jadi terganggu dan mungkin membuat Anda kurang tidur. Ini akan memengaruhi aktivitas sekaligus kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk mengatasi hypnogely, antara lain:

  • Memperbaiki kualitas tidur, meliputi bangun dan tidur di jam yang sama setiap hari serta menghindari semua hal yang mengganggu tidur, seperti main ponsel atau minum kopi.
  • Mengurangi konsumsi alkohol secara bertahap dengan bimbingan dokter bila dibutuhkan.
  • Mengganti obat-obatan yang memiliki efek samping menyebabkan tertawa saat tidur dengan obat lain yang sesuai rekomendasi dokter.
  • Menjalani pengobatan sesuai masalah kesehatan yang mendasari dengan rutin.

Berbagai cara di atas umumnya dapat membantu Anda mengatasi hypnogely. Akan tetapi, butuh waktu agar kualitas tidur Anda kembali membaik. Jika kondisi tersebut tidak dapat Anda atasi sendiri, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Susah Tidur? Ini Cara Cepat Tidur Dalam Satu Menit

Sudah lelah dan besok harus bangun pagi, tapi tetap tidak bisa tidur. Tenang, coba dulu cara cepat tidur dengan teknik ini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Anda sering tidur dalam keadaan terang benderang dan lampu menyala? Mungkin ini saatnya mulai belajar tidur dalam gelap.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
makanan untuk yang kurang tidur

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
tanda kurang tidur

6 Tanda Bahwa Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit