Berbeda Warna Lendir, Berbeda Juga Artinya Pada Kesehatan Anda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Lendir sering kali dianggap sebagai hal yang menjijikkan karena warna dan teksturnya yang lengket. Namun, tahukah Anda jika lendir justru baik untuk kesehatan tubuh Anda?

Manfaat lendir

Lendir, atau yang biasa disebut dengan ingus dan dahak, adalah bahan lengket yang berfungsi untuk melindungi paru-paru, tenggorokan, mulut, hidung, dan sinus dari debu, bakteri, asap kendaraan, asap rokok, virus, dan bakteri. Lendir merupakan garis pertahanan pertama dalam tubuh manusia untuk mencegah kuman penyakit masuk ke tubuh.

Kandungan di dalam lendir

Lendir mengandung air dan protein seperti mucin dan antibodi. Semua komposisi tersebut memiliki peran masing-masing, di antaranya:

  • Mucin adalah protein yang diproduksi oleh jaringan permukaan sel. Fungsi dari molekul mucin di antaranya adalah untuk menghubungkan sel-sel tubuh, membentuk penghalang kimia, dan sebagai pelindung.
  • Antibodi berperan untuk membantu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang patogen (organisme yang menyebabkan penyakit)

Warna lendir menentukan kondisi kesehatan

Lendir yang dikeluarkan dari hidung dapat berwarna abu-abu, putih, kuning, hijau, merah muda, merah, atau karat. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan warna pada lendir.

1. Lendir bening

Lendir yang tersangkut yang dikeluarkan dari hidung sering kali berwarna abu-abu karena debu dan kotoran yang terkandung di dalamnya.

2. Lendir putih atau keruh

Lendir putih pekat menunjukkan bahwa terdapat jaringan yang meradang dan bengkak akibat infeksi atau alergi. Hal tersebut menyebabkan lendir bergerak lebih lambat, kehilangan kelembaban, menebal dan menjadi keruh.

3. Lendir warna kuning atau hijau

Lendir kuning atau hijau  menunjukkan adanya infeksi. Saat terjadi flu, sistem kekebalan tubuh akan mengirimkan sel darah putih yang disebut dengan neutrophil pada daerah yang terjadi infeksi. Saat melawan infeksi, sel darah putih mengeluarkan enzim untuk melawan infeksi. Enzim ini mengandung besi sehingga membuat lendir berwarna hijau.

Bila lendir berdiam lama, misalnya saat Anda tidur, lendir dapat mengental dan memiliki warna kekuningan atau kehijauan yang lebih gelap. Dan jika warna lendir tersebut disertai dengan gejala lain seperti lendir bau, demam, atau nyeri pada bagian tertentu, maka dapat menjadi tanda bahwa terjadi infeksi tertentu pada tubuh Anda. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami hal tersebut.

3. Merah muda atau merah

Lendir berwarna merah muda, merah, atau berkarat juga menunjukkan adanya darah. Ini bisa terjadi karena masuknya benda asing yang dapat merusak jaringan lunak di bagian hidung. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter jika lendir Anda terus menerus berwarna merah.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 4, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Yang juga perlu Anda baca