Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semua orang tampaknya punya pendapat yang berbeda mengenai hal ini. Beberapa orang berpendapat bahwa tidur pakai bra bisa mencegah payudara kendur, yang lainnya mengatakan bahwa bra yang dipakai selama tidur akan memblokir kerja kelenjar getah bening — dan bahkan bisa menyebabkan kanker payudara.

Tidak sedikit pula yang mengatakan tidur pakai bra bisa membuat payudara semakin kencang, tapi ada juga yang berpendapat bahwa bahan bra bisa sebabkan iritasi pada payudara.

Menurut Dr. Amber Guth, direktur Breast Cancer Surgery Multidisciplinary Fellowship di NYU Langone Medical Center, tidak ada kepastian medis baik dalam segi manfaat atau risiko kesehatan dari tidur memakai bra.

Tidur pakai bra bisa memberikan kenyamanan, tapi bukan menjadi jaminan agar payudara bisa tetap kencang. Wanita yang memiliki payudara besar cenderung untuk tidur menggunakan bra, begitu pula dengan ibu hamil, karena payudara mereka dapat membesar hingga dua kali lipat dari ukuran mereka pada normalnya dan jauh lebih berat.

Benarkah tidur pakai bra berisiko kanker payudara?

Gagasan bahwa memakai bra selama lebih dari delapan sampai 12 jam dalam satu hari akan melemahkan jaringan payudara sehingga payudara akan lebih cepat melorot adalah tidak benar. Pengenduran atau perubahan bentuk payudara diakibatkan oleh sejumlah faktor, seperti kehamilan, menyusui, penurunan berat badan, hukum gravitasi, atau tanda-tanda penuaan (berkurangnya produksi kolagen).

Deborah Axelrod, M.D, dokter bedah payudara dan rekanan profesor dari NYU Langone Medical Center, mengatakan bahwa bra berkawat atau memakai bra saat tidur tidak akan meningkatkan risiko Anda terhadap kanker payudara.

Rumor ini dimulai sekitar tahun 90-an di mana seorang penulis buku mengklaim bahwa memakai bra ketat setiap hari (terutama bra berkawat) menimbulkan risiko yang lebih tinggi terhadap kanker payudara. Ia mengklaim bahwa dengan membatasi kerja sistem limfatik (yang mengeliminasi racun dari dalam tubuh), bra bisa memerangkap racun untuk tetap tinggal dalam jaringan payudara dan menyebabkan kanker. Namun, sampai saai ini, belum ada penelitian atau bukti medis yang bisa mendukung klaim tersebut.

Jadi, tidur pakai bra boleh atau tidak?

Guth mengatakan bahwa, jika Anda tetap ingin pakai bra saat tidur, pilih bra yang tidak terlalu ketat hingga membatasi atau menghentikan sirkulasi darah. Ada beberapa hal yang perlu Anda ingat. Pertama, hindari model bra yang keras dan kaku. Kawat bra dapat menekan dada saat Anda berbaring telungkup dan menggesek kulit, menyebabkan iritasi atau mungkin kista. Pilih jenis bra berbahan halus dan lembut, seperti bra olahraga, tapi jangan pula yang terlalu melar atau longgar. Bra tidur yang baik tidak hanya memberikan Anda sokongan, namun juga tidak sampai menyesakkan Anda.

Namun begitu, jika rutinitas pakai bra Anda ternyata berkontribusi terhadap penyumbatan limpatik, Anda harus lebih jeli dalam mencermati tanda dan gejala lainnya, seperti edema (akumulasi cairan di payudara), perubahan payudara non-kanker, baik bentuk atau ukuran pada kelenjar getah bening aksila. Kelenjar ini berada di daerah ketiak dan berfungsi sebagai perlindungan pertama tubuh terhadap segala jenis infeksi, material asing, dan sel kanker.

Pakar dan peneliti saat ini masih berusaha menyelidiki segala kemungkinan yang berkaitan dengan payudara hingga detail molekular, faktor-faktor lain apakah yang bisa memprediksi atau secara permisif mengembangkan kanker payudara, namun sangat diragukan bahwa faktor eksternal seperti bra memiliki pengaruh yang signifikan.

Sejauh ini, tidak ada masalah apakah Anda memilih untuk tidur pakai bra atau tidak. Ini hanya sebatas aspek keamanan dan kenyamanan personal untuk membantu Anda supaya bisa tidur lebih baik.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit