Mengapa Semakin Tua Jumlah Teman Semakin Sedikit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda merasa teman Anda berkurang seiring dengan pertambahan usia? Jangan khawatir, ini adalah hal yang wajar terjadi pada setiap orang. Benarkah dan apa alasannya semakin tua usia seseorang maka jumlah teman bisa semakin sedikit?

Bukti bahwa semakin tua jumlah teman semakin sedikit

Mungkin jumlah teman atau followers Anda di media sosial ada ratusan atau bahkan ribuan. Namun coba perhatikan, saat memasuki usia dewasa, teman yang masih sering bertemu atau hanya sekadar kontak hanya itu-itu saja.

Fakta tersebut memang benar adanya dan sangat wajar terjadi pada setiap orang. Semakin dewasa seseorang, jumlah teman sangat mungkin menjadi berkurang.

Studi yang dipublikasikan Aalto University School of Science di Finlandia dan Oxford University, menemukan fakta bahwa aspek perilaku manusia sangat terkait dengan usia dan jenis kelamin, termasuk pada hal pertemanan. Individu yang lebih muda akan memiliki lebih banyak teman, dan pada masa tersebut, laki-laki lebih banyak memiliki teman dibandingkan wanita.

Lebih lanjut, studi tersebut pun menjelaskan, baik laki-laki maupun wanita, keduanya mulai kehilangan teman secara cepat saat memasuki usia 25 tahun. Pengurangan jumlah teman ini pun semakin berlanjut seiring pertambahan usia, setidaknya hingga seseorang memasuki masa pensiun.

Beragam alasan semakin tua jumlah teman semakin sedikit

Meski jumlahnya semakin sedikit, bukan berarti ini adalah hal yang buruk. Bahkan, hal ini cenderung merupakan hal yang positif untuk kehidupan sosial Anda. Berikut beberapa alasan yang menyebabkan semakin tua seseorang jumlah teman menjadi lebih sedikit.

  • Mulai memutuskan siapa yang penting

Memasuki usia dewasa, seseorang mulai memutuskan siapa yang paling penting dan berharga dalam hidupnya. Robin Dunbar, seorang profesor psikologi evolusi dari Oxford University mengatakan, saat menemukan teman yang tepat, seseorang cenderung tidak memiliki keinginan memperluas pertemanannya. Justru, ia melakukan upaya yang lebih besar untuk mempertahankan teman-teman atau sahabat yang penting itu.

Pada wanita, hal ini dilakukan karena orang-orang penting tersebut lah yang bisa membantunya dalam membesarkan anak-anaknya. Oleh karena itu, saat semakin tua, jumlah teman Anda akan semakin sedikit.

  • Sibuk dengan pekerjaan

Saat memasuki usia dewasa, setiap orang memulai fase yang lebih serius dalam hidup, yaitu bekerja. Bila sudah memasuki masa ini, seseorang mulai kekurangan waktu untuk bersosialisasi dengan teman. Oleh karena itu, ia hanya memilih pertemanan dalam lingkup kecil dengan jumlah yang sedikit sehingga memudahkannya dalam membagi waktu antara bekerja, kehidupan sosial, istirahat, dan menjalankan hobi.

  • Fokus pada keluarga

Selain bekerja, orang yang sudah dewasa pun sudah mulai membina rumah tangga dan memiliki anak. Ia akan sangat sibuk dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya, seperti belanja, membangun rumah, dan sebagainya, serta mendidik anak.

Ketika anak sudah memasuki usia sekolah pun, seseorang akan lebih sibuk untuk mencari sekolah yang tepat, mengantar anak ke sekolah, mendukung anak belajar, dan berbagai kegiatan lain. Belum lagi jika ada acara keluarga besar. Kesibukannya ini yang menjadikan semakin tua seseorang jumlah teman yang dimilikinya semakin sedikit.

Kunal Bhattacharya, peneliti dari Aalto University menyebut pada masa ini, seseorang akan memiliki kontak keluarga yang lebih banyak karena pernikahan, sedangkan kehidupan sosial pertemanannya justru semakin menyusut.

  • Sadar sebagian teman berpengaruh tidak baik

Terkadang, Anda menemukan beberapa teman merupakan toxic bagi Anda, seperti memiliki pola pikir bermasalah, tidak sesuai dengan diri Anda, tidak pernah membantu Anda, atau bahkan membicarakan Anda dengan orang lain. Namun, Anda baru menyadari hal ini saat tumbuh dewasa sehingga Anda mulai menghindarinya sehingga jumlah teman Anda menjadi semakin berkurang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jaga Pertemanan Tetap Hangat, Ini Tips yang Harus Dilakukan Si Introvert

Katanya, orang introvert cenderung pendiam dan tidak mau bersosialisasi. Lalu, bagaimana ya caranya si pribadi introvert ini menjaga pertemanannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Psikologi 29 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

Makin Dewasa, Makin Susah Cari Teman? 3 Trik Ini Bisa Bantu Anda!

Memasuki lingkaran orang-orang dewasa pasti membuat Anda sulit mencari teman baru. Agar lebih mudah, ikuti cara mendapatkan teman baru berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Belum Tentu Tulus, Cermati 3 Tanda Anda Hanya Dimanfatkan Orang Lain

Memiliki teman yang tulus tentu sebuah anugerah. Namun, bagaimana jika Anda ternyata hanya dimanfaatkan orang lain yang selama ini dianggap sebagai teman?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Psikologi 2 September 2018 . Waktu baca 3 menit

Dampak Menjadi Seseorang yang Gila Harta Pada Kondisi Kejiwaan Anda

Katanya money can't buy you happiness, tapi nyatanya uang bisa bikin hidup Anda lebih enak. Di satu sisi, uang bisa membuat Anda jadi gila harta.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Hidup Sehat, Psikologi 29 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan menjadi sahabat

Manfaat Pasangan Menjadi Sahabat dalam Hubungan Asmara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
teman sedih

Saat Teman Sedang Sedih dan Berduka, Lakukan 4 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
kesehatan sosial

Pengertian Kesehatan Sosial yang Ternyata Penting untuk Jiwa dan Raga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
tanda pertemanan buruk

Inilah 4 Tanda Bahwa Anda Menjalin Pertemanan yang Buruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit