Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya, Apa Sebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/06/2019
Bagikan sekarang

Melihat pantulan sinar dari cermin, pasti membuat mata Anda silau. Sebisa mungkin Anda menjauhi atau menutupi mata dari kilatan cahaya yang mengganggu itu. Namun, pernahkah Anda melihat kilatan cahaya di mata, tapi tidak ada benda apa pun yang membuat Anda silau? Kira-kira, apa penyebabnya?

Fenomena seperti melihat kilatan cahaya di mata

Fenomena seperti melihat kilatan cahaya (flashes) di mata dalam istilah medis dikenal dengan photopsia (fotopsia). Fotopsia adalah kondisi yang dapat memengaruhi satu atau dua mata sekaligus.

Gejalanya pun dapat menghilang dengan cepat, terjadi sesekali, atau berulang dalam waktu yang lama.

Selain melihat cahaya kilat cepat, photopsia juga menimbulkan beberapa kelainan penglihatan, seperti:

  • Sensasi penglihatan gelap terang dengan cepat seperti lampu berkedip
  • Adanya titik terang yang bergerak pada penglihatan

Apa penyebab photopsia?

Berdasarkan hasil dari sebuah studi yang diterbitkan pada jurnal American Academy of Ophthalmology tahun 2015, terdapat 32 kondisi medis yang diidentifikasi dapat menimbulkan gejala photopsia.

Namun, beberapa kondisi yang paling umum menyebabkan fotopsia adalah:

1. Posterior vitreous detachement (PVD)

PVD adalah perubahan alami yang terjadi pada mata secara alami. Kondisi ini terjadi ketika gel vitreous (gel yang mengisi mata) terpisah dari retina (lapisan saraf yang peka cahaya di bagian belakang mata).

Kondisi ini biasanya sering terjadi pada orang yang berusia di atas 60 tahun. Gejala utamanya adalah munculnya perasaan seperti melihat kilatan cahaya di mata.

Meski bukan kondisi yang berbahaya, jika terjadi dalam jangka panjang photopsia dapat menyebabkan ablasio retina.

2. Ablasio retina

cara mengatasi mata kering dan sensitif

Retina berfungsi untuk melapisi bagian dalam mata yang sangat sensitif dengan cahaya. Ketika cahaya masuk, retina akan mengirimkan pesan visual ke otak.

Ablasio retina adalah kondisi bergesernya retina dari posisi normalnya.

Ablasio retina juga dapat menyebabkan munculnya perasaan seperti melihat kilatan cahaya di mata. Kondisi ini harus ditangani segera untuk mencegah ablasi permanen yang dapat menyebabkan kebutaan.

3. Degenerasi makula terkait usia

Degenerasi makula terkait usia atau disebut juga dengan Age-related Macular Degeneration (AMD). Kondisi ini sangat umum terjadi pada orang berusia 50 tahun atau lebih.

Makula adalah bagian mata yang membantu Anda melihat lebih tajam ke depan. Namun, seiring bertambahnya usia, makula akan memburuk dan menyebabkan munculnya sensasi melihat kilatan di mata.

4. Migrain

mencegah migrain

Migrain adalah jenis sakit kepala berulang. Selain sensasi nyeri pada kepala, gangguan penglihatan (perubahan visual) juga bisa terjadi.

Saat Anda migrain dan disertai perubahan visual hal ini disebut dengan aura, yang bisa menyebabkan fotofobia (sensitif dengan cahaya terang) dan photopsia.

5. Neuritis optik

Neuritis optik adalah peradangan yang menyerang saraf optik alias saraf penglihatan. Kondisi ini umum terjadi pada orang yang memiliki multiple sclerosis (kondisi yang memengaruhi sel saraf otak dan tulang belakang).

Selain sensasi melihat kilatan cahaya di mata, orang dengan multiple sclerosis juga akan sulit mengendalikan gerakan mata. Mata bisa terasa sakit, perasan seolah melihat warna-warna, bahkan kebutaan.

Berbahayakah sensasi melihat kilatan cahaya di mata?

mata malas menyebabkan kebutaan

Mengalami perasaan seperti melihat kilatan cahaya di mata tidaklah berbahaya jika terjadi sesekali dan cepat menghilang.

Namun, sebaiknya Anda harus segera ke dokter, jika photopsia terjadi lebih sering atau bertahan dalam waktu yang lama.

Munculnya gejala tersebut bisa menjadi tanda pertama adanya masalah pada kesehatan mata, seperti degenerasi makula atau ablasio retina.

Apalagi jika perasaan seperti melihat kilatan cahaya di mata diikuti gejala pusing, sakit kepala, atau muntah. Perawatan medis harus segera didapatkan karena ini erat kaitannya dengan trauma pada kepala.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Efek Rematik pada Bagian Tubuh Lain yang Harus Diwaspadai

Rematik merupakan penyakit yang bisa memberikan efek berbahaya seperti merusak organ-organ penting jika tidak ditangani dengan segera. Berikut ulasannya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

6 Gangguan Mata Ini Ternyata Dapat Menyebabkan Fotofobia

Mata sensitif terhadap cahaya tidak hanya terjadi setelah Anda nonton bioskop, namun juga bisa muncul akibat adanya ganggun mata. Apa saja? Lihat di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati kalazion benjolan di mata

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
dampak polusi udara pada mata

Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
mengatasi kelopak mata kering

3 Perawatan di Rumah yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Kelopak Mata Kering

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/08/2019
metformin untuk degenerasi makula

Selain Diabetes, Riset Temukan Khasiat Metformin untuk Degenerasi Makula

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2019