Kenapa Kuku Jari Tangan Lebih Cepat Tumbuh Dibandingkan Kuku Kaki?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama ini orang berpikir pertumbuhan kuku tangan dan kaki memiliki waktu yang sama. Tapi tahukah Anda bahwa ternyata kuku jari tangan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki? Kenapa bisa? Baca terus untuk mengetahui jawabannya.

Memahami mekanisme pertumbuhan kuku

Sebelum membahas alasan mengapa kuku jari tangan tumbuh lebih cepat dibanding kuku jari kaki, kita perlu memahami dulu bagaimana mekanisme pertumbuhan kuku yang sebenarnya.

Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya yang sangat sedikit. Kuku terdiri dari protein yang disebut keratin – yang juga terdapat pada kulit dan rambut. Setiap kuku mulai tumbuh dari sebuah kantong kecil yang berada di bawah kulit, yang disebut matriks kuku. Matriks kuku ini akan terus-menerus membuat sel baru dan mendorong sel yang lebih tua ke atas dan keluar ke arah ujung jari dari tempelan kecil kulit di bawah kuku Anda yang disebut nail bed.

Lunula adalah garis berwarna keputihan yang mungkin bisa Anda lihat di bagian bawah kuku Anda. Jika Anda tidak melihat lunula Anda, jangan khawatir. Sebenarnya lunula berada tepat di bawah kutikula Anda. Bahkan beberapa orang dengan kuku yang lebih kecil mungkin hanya bisa melihatnya jika menggunakan kaca pembesar.

Pertumbuhan kuku jari tangan 3x lebih cepat dibanding kuku jari kaki

Ahli dermatologi mengungkapkan bahwa pertumbuhan kuku tangan lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki, di mana kuku tangan lebih cepat tiga kali dibandingkan dengan kuku kaki. American Academy of Dermatology mengatakan bahwa kuku tangan tumbuh sekitar 0,1 mm perhari. Itu berarti kuku tangan tumbuh sebanyak 3 mm dalam sebulan.

Menurut para ilmuwan, hal ini terjadi lantaran jari-jari tangan Anda digunakan jauh lebih sering daripada kuku kaki. Nah, hal inilah yang membuat kuku jari Anda tumbuh lebih cepat dari kuku jari kaki. Selain itu, ada pula ilmuan yang mengatakan jari kuku tangan lebih cepat panjang dibanding jari kuku kaki karena kuku jari tangan lebih dekat dengan jantung, sehingga kuku jari tangan mendapatkan sirkulasi aliran darah yang lebih baik dibandingkan kuku jari kaki.

Jadi, secara umum pertumbuhan kuku tangan lebih cepat karena memang sirkulasinya aliran darahnya lebih baik dibandingkan dengan kuku kaki. Meski demikian, ada faktor lain yang juga mempengaruhi pertumbuhan kuku baik tangan maupun kaki, yaitu faktor hormon, usia, iklim dan waktu setiap tahunnya.

Itu sebabnya, jangan heran jika pertumbuhan kuku orang dewasa lebih lambat dari pertumbuhan kuku anak-anak dan kuku Anda akan lebih cepat pada saat musim panas. Meskipun berbeda pertumbuhannya antara kuku tangan dan kuku kaki, berilah perawatan yang sama antara keduanya agar terhindar dari infeksi dan jamur yang bisa tumbuh pada kuku kaki dan kuku tangan.

Tips merawat kuku agar cepat tumbuh

Perawatan kuku secara teratur dapat membantu meningkatkan kekuatan kuku Anda, mendorong pertumbuhannya dan mengurangi kerusakan. Beberapa cara untuk menjaga kuku Anda agar tetap terjaga dengan baik adalah:

  • Pastikan jika selalu menjaga kuku Anda agar tetap kering dan bersih sehingga tidak membuat bakteri tumbuh di kuku.
  • Menggunting kuku secara rutin akan membuat kesehatan kuku terjaga serta terlihat bersih dan cantik. Setelah memotong kuku, cobalah untuk menghaluskan bagian ujung kuku dengan kikir.
  • Saat melakukan perawatan kuku, jangan lupa memberikan pelembab untuk merawat bagian kutikula. Tapi ingat, jangan menggosok terlalu kencang atau bahkan mengupas kutitula karena bisa merusak dan membuat kuku terkena infeksi.
  • Hindari menggigit kuku atau memotong kuku terlalu pendek.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Psoriasis kulit kepala

Psoriasis pada Kulit Kepala

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit