7 Penyakit Penyebab Petechiae yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Petechiae adalah bintik-bintik kecil merah atau ungu pada kulit. Petechiae terjadi ketika pecahnya pembuluh darah kecil pada kulit, sehingga menyebabkan darah bocor. Meski begitu, petechiae ini bisa menjadi gejala dari suatu kondisi kesehatan. Berikut beberapa kondisi kesehatan yang bisa menjadi penyebab petechiae.

Penyakit yang menjadi penyebab petechiae

1. Sitomegalovirus

Sitomegalovirus (CMV) adalah virus yang dapat menginfeksi hampir semua orang. Setelah terinfeksi, tubuh Anda akan mempertahankan virus seumur hidup. Kebanyakan orang tidak tahu mereka memiliki CMV karena infeksi virus ini tidak menimbulkan gejala

Namun, jika Anda sedang hamil atau memiliki sistem kekebalan yang lemah, CMV bisa menimbulkan gejala. Seorang wanita yang terinfeksi CMV aktif selama kehamilan dapat menularkan virus ke bayinya. Untuk orang dengan kekebalan tubuh yang lemah, terutama karena transplantasi organ, infeksi CMV dapat berakibat fatal.

CMV menyebar dari orang ke orang melalui cairan tubuh, seperti darah, air liur, air seni, air mani dan ASI. Tidak ada obat untuk virusnya. Namun, obat dapat membantu mengobati bayi baru lahir dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Sitomegalovirus bisa menjadi penyebab petachiae, dan juga dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan, demam, sakit tenggorokan, dan nyeri otot.

2. Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi endokardium, yaitu lapisan dalam dari otot dan katup jantung. Endokarditis umumnya terjadi ketika bakteri, jamur atau kuman lain dari bagian lain tubuh, seperti mulut, yang kemudian menyebar melalui aliran darah dan menempel ke area yang rusak di jantung.

Infeksi pada lapisan dalam jantung ini dapat menimbulkan gejala petechiae. Biasanya,  kondisi ini disertai dengan gejala lain seperti demam, kedinginan, kelelahan, nyeri sendi dan otot, sesak napas, batuk, dan kulit pucat.

3. Leukemia

Leukemia adalah kanker yang tumbuh di dalam sel-sel darah putih. Sel darah putih adalah pasukan utama bagi sistem kekebalan tubuh dan sangat diandalkan untuk melindungi tubuh dari zat asing.

Pada leukemia, sel darah putih tidak berfungsi dengan normal. Leukemia bisa menjadi salah satu penyebab petechiae sebagai gejalanya. Gejala lainnya dari petechiae antara lain demam, menggigil, kelelahan, penurunan berat badan yang tidak disengaja, kelenjar bengkak, perdarahan, memar, mimisan, dan keringat malam.

4. Meningococcemia

Meningococcemia termasuk penyakit yang menjadi penyebab petechiae. Selain itu, kondisi ini juga menimbulkan gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan mual.

Meningococcemia adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis yang menyebabkan meningitis (yaitu infeksi pada membran pelindung otak dan sumsum tulang).

Bakteri ini sering ditemukan di saluran pernapasan bagian atas dan tidak selalu menyebabkan penyakit. Meskipun siapa pun bisa mengalami meningococcemi, tapi paling sering terjadi pada bayi, anak-anak, dan orang dewasa muda.

5. Trombositopenia

Trombositopenia adalah kondisi yang menyebabkan tubuh memiliki jumlah trombosit (sel-sel darah yang membantu pembekuan darah) yang sedikit.

Trombositopenia juga dapat menyebabkan ruam merah petechiae. Selain itu, juga menimbulkan memar, perdarahan dari gusi atau hidung, darah di urin atau kotoran, kelelahan, serta kulit dan mata kuning.

6. Sakit tenggorokan

Penyebab petechiae lainnya dalah sakit tenggorokan. Meskipun terlihat tidak terlalu berbahaya, penyakit ini bisa menyebabkan amandel bengkak, demam, sakit kepala, mual, muntah, dan nyeri tubuh.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menimbulkan peradangan dan rasa sakit di tenggorokan. Biasanya, jenis bakteri yang jadi penyebab sakit tenggorokan adalah grup A Streptococcus.

7. Vaskulitis

Vaskulitis adalah kondisi yang menyebabkan peradangan pada dinding pembuluh darah, seperti penebalan, pelemahan, penyempitan, dan luka. Vaskulitis dapat terjadi sebagai akibat dari infeksi, pengobatan, penyakit, atau kondisi lainnya.

Vaskulitis menimbulkan gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, penurunan berat badan, sakit dan nyeri, keringat malam, dan masalah saraf.

Untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab petechiae yang Anda alami, sebaiknya periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Ruam Pada Kulit Pengidap HIV

    Ruam kulit kemerahan muncul pada sekitar 90% orang yang terinfeksi HIV dalam beberapa bulan pertama setelah terdiagnosis. Apakah ini berbahaya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    HIV/AIDS, Health Centers 16/08/2019 . 7 mins read

    8 Ciri Penyakit Kulit yang Paling Gampang Dikenali

    Penyakit kulit termasuk masalah kesehatan yang mudah dikenali. Pasalnya, ciri-ciri penyakit ini dapat dengan mudah terlihat pada permukaan atas kulit.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Penyakit Kulit, Health Centers 10/05/2019 . 10 mins read

    Jangan Abaikan Bintik Merah Pada Payudara, 5 Penyakit Ini Bisa Jadi Sebabnya

    Bintik merah pada payudara belum tentu tanda kanker, tapi Anda tetap harus mewaspadai 5 penyakit pada payudara berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Hidup Sehat, Fakta Unik 08/03/2019 . 3 mins read

    Mengatasi dan Mencegah Kulit Iritasi Akibat Klorin Setelah Berenang

    Ruam kulit akibat klorin biasanya muncul setelah berenang pada sebagian orang. Jangan panik, berikut cara mencegah dan mengatasinya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Penyakit Kulit, Health Centers 26/12/2018 . 3 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    mencegah ruam popok

    Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 mins read
    leher bayi merah

    5 Penyebab Leher Bayi Kemerahan dan Apa yang Bisa Ortu Lakukan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
    penyakit kawasaki covid-19 anak

    Gejala COVID-19 pada Anak Disebut Mirip dengan Penyakit Kawasaki

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . 5 mins read
    tanda skin care tidak cocok

    5 Tanda yang Muncul di Kulit Jika Anda Tidak Cocok Dengan Produk Skincare Baru

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 12/10/2019 . 4 mins read