Anda mungkin sering kebingungan saat dokter meminta menjelaskan masalah penglihatan yang sedang Anda alami. Hampir seluruh gangguan penglihatan dikeluhkan sebagai penglihatan buram atau berbayang. Padahal, beberapa kasusnya bisa saja merupakan penglihatan ganda. Mari cari tahu cara membedakan antara penglihatan kabur atau kabur dan berbayang dengan penglihatan ganda. Pasalnya, kedua masalah mata ini memiliki jenis pengobatan yang berbeda.

Apa bedanya penglihatan ganda dengan penglihatan berbayang (kabur)?

pandangan ganda vs berbayang
ilustrasi penglihatan berbayang (buram/kabur) vs penglihatan ganda

Pandangan berbayang

Pandangan berbayang atau penglihatan buram terjadi ketika objek yang Anda amati tampak tidak jelas. Contohnya, ketika Anda melihat papan reklame raksasa di jalan. Anda dapat melihat bentuk papan tersebut tapi tidak bisa membedakan gambar atau membaca tulisan yang tertera dengan jelas. Pinggiran font tulisan atau gambar pada reklame itu terlihat membaur dengan satu lama lain, dan dengan latar belakangnya.

Ada berbagai kondisi yang bisa menyebabkan pandangan buram. Diantaranya adalah :

  • Gangguan refraktif pada kornea seperti mata minus, mata plus, mata silinder; atau kelainan yang lebih serius seperti pembengkakan kornea.
  • Gangguan pada lensa mata, seringnya akibat katarak.
  • Perdarahan pada mata (perdarahan subkonjungtiva).
  • Gangguan pada lapisan retina, lapisan yang menangkap gambar dan diteruskan ke otak.
  • Gangguan pada makula ataupun saraf optik.

Pandangan ganda

Lain halnya dengan pandangan berbayang (penglihatan buram), pandangan ganda adalah kondisi yang terjadi ketika objek yang sedang Anda amati terlihat sebagai dua objek kembar. Pandangan ganda dapat terjadi hanya pada saat salah satu mata saja yang terbuka, saat kedua mata terbuka.

Contohnya ketika Anda melihat sebuah papan reklame di jalan. Anda masih bisa melihat jelas bentuk papan tersebut beserta dengan seluruh gambar dan tulisannya, tapi apa yang Anda lihat adalah dua buah papan reklame yang identik saling bertumpuk. Tentunya Anda juga akan kesulitan membaca tulisan yang ada dengan jelas.

Kelainan yang menimbulkan terjadinya penglihatan ganda dapat dibagi menjadi:

Penglihatan ganda dengan satu mata (diplopia monokular)

Sebagian besar kasus diplopia monokular disebabkan oleh kelainan di media refraksi, seperti pada kornea atau makula (pusat penglihatan).

Penglihatan ganda akibat kondisi ini dapat membaik dengan pemasangan pinhole (penutup mata dengan 1 lubang di tengahnya).

Penglihatan ganda dengan kedua mata (diplopia binokular)

Diplopia binokular umumnya disebabkan oleh gangguan pada otot bola mata atau pada saraf dalam otot bola mata, seperti akibat adanya tumor pada otak yang menekan jalur persarafan otot bola mata. Kondisi ini umum terjadi pada penderita miastenia gravis.

Beda gejala, beda pula cara mengobatinya

Masing-masing kondisi memiliki tingkat keparahan penyakit yang berbeda dengan cara pengobatan yang berbeda-beda.

Kelainan refraktif  seperti mata minus, plus, atau silinder dapat diatasi dengan pemakaian kacamata atau lensa kontak resep, atau dengan operasi LASIK. Sementara kelainan penglihatan yang melibatkan masalah pada jalur saraf mata akan memerlukan pemeriksaan dan pengobatan yang lebih rumit, tergantung penyebabnya.

Itu kenapa Anda perlu rutin cek kesehatan mata minimal setahun sekali dan segera konsultasi ke dokter ketika penglihatan mulai bermasalah untuk membantu mendeteksi penyebabnya lebih dini.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca