5 Penyebab Badan Jadi Sangat Lemas Setelah Operasi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Kelelahan dan badan lemas adalah salah satu gejala yang sering terjadi setelah operasi. Bahkan meskipun operasi tersebut termasuk operasi kecil, setelah operasi Anda tetap bisa merasakan lelah. Lantas, apakah badan lemas setelah operasi merupakan hal yang normal? Simak ulasannya di bawah ini.

Apakah kelelahan setelah operasi itu wajar?

depresi operasi rumah sakit
Sumber: Care Sync

Kelelahan adalah kondisi yang normal setelah operasi, kok. Biasanya, rasa kelelahan semakin berkurang seiring berjalannya proses pemulihan.

Maka itu, setelah selesai operasi, sangat diperlukan proses pemulihan sebelum kembali beraktivitas. Beberapa hal yang harus dilakukan meliputi tidur yang cukup, jangan banyak bergerak, asupan makan bergizi harus terpenuhi, dan minum obat secara rutin untuk membantu agar badan bisa pulih lebih cepat. Jika tidak, kondisi Anda bisa turun drastis dan jadi ada masalah baru.

Apa penyebab kelelahan setelah operasi?

Ada beberapa penyebab yang bisa menimbulkan kelelahan pasca operasi, yakni:

1. Efek obat bius

Obat yang digunakan ketika operasi untuk memberikan efek tidak sadar atau anestesi pada dasarnya memiliki efek membuat tubuh terasa lemas. Namun, faktor usia dan semakin sehatnya kondisi kesehatan awal sebelum operasi akan menentukan efek ini juga.

Semakin muda dan semakin sehat seseorang maka efek dari obat bius ini akan memudar jauh lebih cepat dibandingkan orang yang lebih tua dan yang kurang sehat.

2. Anemia dan kehilangan darah

Anemia adalah kondisi kurangnya sel darah merah yang masih sehat. Selama operasi, tubuh mengalami perdarahan terkait prosedur yang dilakukan. Alhasil, perdarahan ini menurunkan jumlah sel darah merah yang ada di dalam sirkulasi tubuh alias anemia.

Jika Anda memiliki riwayat anemia sebelum operasi, maka Anda juga dapat mengalami anemia setelah operasi. Selain itu, kehilangan darah selama operasi juga memungkinkan seseorang mengalami anemia setelah operasi. Semakin rendah jumlah sel darah merahnya, maka semakin besar rasa kelelahan yang dialami.

Maka itu, tak heran jika usai operasi Anda merasa lebih lemas dari biasanya. Rasa lemas akibat kehilangan sel darah merah ini juga bisa terjadi lebih parah pada orang yang memang pada awalnya sudah anemia. Badan pun akan terasa lebih lemas.

3. Kurang tidur

Kondisi tubuh sebelum operasi juga bisa menentukan efek badan sangat lemas setelah operasi. Sebelum operasi, beberapa orang cemas untuk menjalaninya. Kecemasan ini membuat beberapa orang justru sulit tidur sebelum operasi, terutama tepat sebelum tanggal operasi.

Kurang tidur memicu kantuk atau kelelahan ketika orang tersebut sadar kembali setelah operasi. Meskipun pasien diberikan suntikan obat bius hingga tertidur, hal tersebut tidak bisa melunasi kekurangan tidur yang sebelumnya terjadi.

Maka itu, setelah Anda benar-benar sadar dari operasi, tubuh menagih kekurangan tidur tersebut dengan rasa lelah atau mengantuk.

4. Kekurangan zat gizi, termasuk mineral-mineral penting

Sebelum operasi, biasanya pasien disarankan berpuasa untuk mencegah masalah yang bisa terjadi berkaitan dengan saluran cerna selama proses pembedahan. Bahkan waktu puasa seringnya diperpanjang selama beberapa saat setelah operasi.

Alhasil, orang yang telah menjalani operasi akan kehilangan asupan dari yang didapatkan biasanya. Mineral atau elektrolit dalam tubuh pun semakin menipis ketersediaannya.

Meskipun cairan tetap diberikan selama operasi melalui infus, tidak semua mineral yang dibutuhkan tubuh terkandung di dalamnya. Hilangnya beberapa zat gizi yang seharusnya cukup ini bisa memicu kantuk, otot semakin lemah, detak jantung yang tidak teratur, dan merasa lemas secara umum.

Maka itu, perawatan setelah operasi sangat diperlukan untuk kembali memenuhi semua kebutuhan tubuh.

5. Efek obat

Selama atau setelah operasi, sejumlah obat biasanya diberikan pada pasien untuk mengatur tekanan darah atau mengatur kondisi lainnya selama operasi. Beberapa obat yang digunakan selama persiapan operasi hingga setelah operasi ini memiliki efek samping badan lemas.

Contohnya obat benzodiazepin (loraezpam) yang biasa digunakan untuk mengurangi kejang otot dan juga insomnia. Alhasil, pasien bisa mengantuk dan merasa lelah sehingga ingin tidur terus.

Pada banyak orang, antibiotik seperti cephalexin (Keflex) dan sulfamethoxazole (Bactrim) dapat menyebabkan badan lemas juga.

Kapan badan lemas dikatakan tidak normal setelah operasi?

tanda infeksi setelah operasi

Jika seseorang yang habis operasi rasa lemasnya tidak hilang-hilang atau bahkan semakin lemas dari hari ke hari selama pemulihan, ini baru termasuk kelelahan yang perlu diwaspadai. Badan seharusnya semakin bertenaga selama proses pemulihan, sebab tubuh sudah mulai mendapatkan kesempatan untuk istirahat dan asupan gizi yang lebih baik.

Bertambahnya rasa lemas selama proses pemulihan operasi harus segera dilaporkan pada ahli bedah dan perawat. Sebab, bisa saja ada prosedur yang salah saat pemulihan sehingga tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup. Atau bisa jadi ada masalah lain di dalam tubuh pasca operasi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca