Berbagai Cara Mengatasi Jari Bengkak, Sesuai Dengan Penyebabnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Penyebab dari jari bengkak cukup banyak, mulai dari yang ringan seperti gigitan serangga atau terkilir hingga akibat dari masalah kesehatan serius — misalnya infeksi jamur kuku, rematik, asam urat, bursitis, dan carpal tunnel syndrome. Perubahan suhu tubuh ekstrem, penumpukan garam dalam tubuh, dan gangguan hormon tertentu juga dapat menyebabkan jari bengkak.

Jari bengkak dapat diatasi dengan banyak cara. Namun, Anda juga perlu memperhatikan gejala-gejala lainnya yang timbul. Apakah jari Anda juga bengkak? Terasa nyeri atau panas? Atau justru mati rasa atau kesemutan? Apakah sulit digerakkan? Apakah muncul benjolan, tanda sendinya ikut bengkak?

Berbagai cara mengatasi jari bengkak, sesuai penyebabnya

1. Kompres air dingin

Jari bengkak sebenarnya tidak perlu obat khusus, karena biasanya akan hilang dengan sendirinya. Salah satu perawatan yang umum untuk mengempiskan bengkak adalah dengan menempelkan kompres dingin pada jari yang bengkak. Ini juga dapat menghentikan bengkak serta rasa sakit di jari-jari Anda.

Suhu dingin dapat merangsang penyempitan pembuluh darah untuk memperlambat aliran darah yang menuju ke lokasi cedera. Penurunan aliran darah akan menyebabkan berkurangnya zat-zat pemicu radang yang bergerak menuju lokasi cedera sehingga dapat mengurangi bengkak dan nyeri.

Kompres dingin jari bengkak Anda selama 10-15 menit, tapi tidak boleh lebih dari 20 menit untuk 1 sesi. Bungkus kompres terlebih dulu dengan handuk agar suhu dingin tidak menyentuh kulit secara langsung. Jika ingin diulang, berikan jeda selama 10 menit sebelum mulai mengompres lagi.

2. Gerakan jari-jari Anda

Jika jari-jari Anda bengkak karena sirkulasi yang buruk, ketegangan, atau retensi cairan, cobalah melatih jari-jari untuk mengurangi pembengkakan. Peregangan jari dapat melancarkan aliran darah dan meredakan ketegangan otot di sekitar area yang bengkak.

Perawatan lainnya

  • Jika Anda memakai cincin, lepaskan cincin tersebut.
  • Diet rendah sodium dapat membantu mengurangi pembengkakan.
  • Minum banyak cairan untuk membantu mencegah pembengkakan yang disebabkan oleh dehidrasi.
  • Jagalah agar kulit Anda tetap sejuk di lingkungan yang panas.

Mengatasi jari bengkak akibat cedera

Selama 24 jam pertama setelah cedera, jangan gunakan jari tangan/kaki atau pergelangan tangan/kaki Anda yang cedera jika memungkinkan. Perban elastis dapat membantu mengurangi pembengkakan. Perban juga akan mengingatkan Anda untuk mengistirahatkan tangan atau pergelangan yang terluka.

Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda berpikir Anda perlu menggunakan belat atau perban selama lebih dari 48 hingga 72 jam.

Pijat lembut atau gosok daerah tersebut untuk menghilangkan rasa sakit dan mendorong aliran darah. Jangan memijat area yang terluka jika menyebabkan rasa sakit.

Selama 48 jam pertama setelah cedera, hindari hal-hal yang dapat meningkatkan pembengkakan, seperti mandi air panas, berendam air panas, atau minuman beralkohol.

Setelah 48-72 jam dan bengkak sudah hilang, gunakan kompres panas dan mulailah gerakan jari dengan lembut  untuk membantu memulihkan dan menjaga kelenturan. Beberapa ahli merekomendasikan untuk kompres panas dan dingin secara bergantian.

Mengatasi jari bengkak akibat infeksi

Jari bengkak akibat infeksi yang disebabkan oleh bakteri biasanya akan diobati dengan antibiotik dan perawatan medis.

Dokter mungkin memotong dan mengiris luka. Terkadang mereka mungkin perlu melakukan operasi untuk memastikan semua infeksi dikeluarkan. Namun, pengobatan jari bengkak akibat infeksi berbeda-beda setiap orang tergantung dengan tingkat keparahannya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca