Memahami Mati Gancet dari Sudut Pandang Medis

Oleh

Gancet adalah keadaan di mana penis terjebak di dalam vagina ketika penetrasi seks sedang berlangsung. Dalam ranah medis, gancet lebih dikenal dengan istilah penis captivus. Banyak yang percaya gancet bisa menyebabkan kematian, sampai-sampai muncul istilah khusus yaitu mati gancet.

Namun, kebanyakan pemberitaan yang muncul di media tidak benar-benar mengulas penyebab kematian dari sisi medis. Akibatnya, siapa pun bisa mengambil kesimpulan bahwa gancet bisa sebabkan kematian. Untuk meluruskan pemahaman masyarakat seputar mati gancet, simak penjelasan ilmiahnya berikut ini.

Bagaimana gancet bisa terjadi?

Di berbagai belahan dunia, fenomena langka ini sering kali dikaitkan dengan kasus-kasus hubungan seks gelap. Misalnya pada pasangan yang berselingkuh atau belum terikat hubungan pernikahan. Pada kenyatannya, sejumlah penelitian dan studi kasus membuktikan bahwa penis captivus atau gancet bisa terjadi pada siapa saja.

Menurut dr. John Dean, seorang ahli kesehatan seksual asal Inggris, gancet bisa terjadi saat otot-otot panggul bawah wanita yang terletak pada area vagina berkontraksi sangat kuat ketika penis berada dalam vagina. Karena kontraksi tersebut, vagina pun jadi lebih rapat dan menjebak penis di dalamnya. Ketika terjebak, darah akan mengalir lebih deras menuju batang penis. Akibatnya, penis akan makin membesar dan mengalami ereksi hebat. Hal ini membuat organ intim laki-laki tersebut jadi makin susah keluar dari vagina.  

Mati gancet menurut pandangan medis

Sampai saat ini fenomena mati gancet belum banyak dibahas oleh para tenaga kesehatan sehingga informasinya masih sangat terbatas. Belum ada laporan medis yang mencatat bahwa gancet itu sendiri bisa menyebabkan kematian.

Pada kasus-kasus gancet yang dilaporkan, biasanya justru salah satu pasangan meninggal karena serangan jantung atau stroke. Kematian saat berhubungan seks membuat penis yang masih dalam keadaan ereksi jadi sulit ditarik keluar. Ini karena penis masih terjepit otot-otot panggul bawah pada dinding vagina yang berkontraksi hebat. Padahal untuk menarik penis yang ereksi keluar dari vagina, Anda membutuhkan kesadaran untuk mengendalikan anggota tubuh.

Maka, mati gancet lebih tepat jika dimaknai sebagai kematian yang berujung pada gancet, bukan gancet yang menyebabkan kematian. Pasalnya, gancet sendiri merupakan kondisi yang bisa disembuhkan atau diatasi dengan risiko komplikasi yang minim.

Yang bisa dilakukan kalau terjadi gancet

Gancet biasanya hanya berlangsung selama kira-kira 10 menit. Setelah itu, otot-otot panggul bawah wanita akan melemas sendiri dan melepaskan penis. Ereksi penis juga akan berangsur-angsur menghilang karena darah yang tadinya berkumpul di daerah intim mulai mengalir ke bagian tubuh yang lain.

Untuk mempercepat proses pelemasan otot panggul bawah dan penis, jangan panik dan cobalah untuk memikirkan hal-hal yang bisa memadamkan gairah seks Anda. Jika tak berhasil juga, Anda perlu mencari bantuan medis gawat darurat. Dokter akan menyuntikkan obat yang biasanya digunakan untuk ibu bersalin. Obat tersebut akan memicu bukaan pada rahim dan vagina.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca