Tembaga adalah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Mineral yang satu ini bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber seperti makanan maupun suplemen. Zat tembaga sendiri dapat ditemukan di semua jaringan tubuh dan memainkan peran dalam sel darah merah dan menjaga sel-sel saraf serta sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar tembaga di dalam tubuh ditemukan di hati, otak, jantung, ginjal, dan otot rangka. Agar lebih jelas, berikut ulasan mengenai manfaat tembaga dan juga risikonya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Manfaat tembaga untuk kesehatan

tembaga adalah

Berikut ini berbagai manfaat tembaga untuk kesehatan yang penting untuk Anda ketahui:

1. Berperan dalam memproduksi kolagen

Zat tembaga berperan penting dalam produksi kolagen dan elastin yang penting untuk kesehatan jaringan tubuh. Tanpa asupan tembaga yang mencukupi, tubuh tidak dapat memperbaiki dan menggantikan jaringan ikat atau kolagen yang rusak. Hal ini dapat menyebabkan kesalahan fungsi sendi akibat kolagen yang tidak mencukupi.

Dikutip dari Medical News Today, para peneliti memiliki dugaan bahwa zat tembaga kemungkinan memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu mencegah proses penuaan kulit.

2. Mencegah osteoporosis

Zat tembaga dapat membantu mencegah kerapuhan tulang yang bisa menyebabkan osteoporosis. Sebuah penelitian yang dilakukan pada wanita sehat berusia 45-56 tahun menemukan bukti yang cukup menarik. Wanita yang mengonsumsi suplemen tembaga sebanyak 3 miligram per harinya tidak menunjukkan penurunan kepadatan mineral tulang. Sebaliknya, wanita yang diberikan pil plasebo (pil kosong, tanpa kandungan zat apa pun) justru mengalami penurunan kepadatan mineral tulang yang cukup besar.

3. Menjaga kesehatan jantung

Dikutip dari Reader’s Digest, para ahli menyatakan bahwa mencukupi asupan tembaga membantu menjaga kadar kolesterol tetap rendah, mencegah aritmia (irama jantung tidak teratur), dan mencegah tekanan darah tinggi.

Untuk itu, penuhi asupan tembaga setiap harinya baik dari makanan maupun suplemen untuk menjaga jantung Anda tetap sehat dan terhindar dari penyakit berbahaya yang bisa mengakibatkan kerusakan.

4. Menjaga kekebalan tubuh

Orang yang mengalami kekurangan zat tembaga akan mengalami kondisi yang dinamakan neutropenia. Neutropenia adalah kondisi saat sel darah putih atau neutrofil berkurang dari jumlah normal. Padahal sel darah putih sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh karena berfungsi untuk melawan infeksi. Maka, jika dalam kesehariannya Anda kekurangan tembaga, tubuh akan lebih mudah terserang penyakit dan juga infeksi lainnya.

Risiko mengonsumsi tembaga secara berlebihan

Selain memiliki manfaat untuk kesehatan, ada beberapa risiko yang juga bisa ditimbulkan dari zat tembaga. Anda rentan mengalami risiko keracunan tembaga jika:

  • Mengonsumsi suplemen tembaga melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Minum air yang kadar tembaganya tinggi seperti air sumur atau air yang disimpan dalam pipa tembaga.
  • Paparan bahan kimia yang mengandung kadar tembaga tinggi.
  • Penggunaan alat memasak yang berbahan dasar tembaga.

Saat Anda mengalami keracunan tembaga, maka tubuh akan menunjukkan berbagai gejala seperti:

  • Muntah
  • Diare
  • Penyakit kuning
  • Nyeri otot
  • Kerusakan hati
  • Gagal jantung
  • Gagal ginjal

Selain itu, Anda juga bisa mengalami kondisi yang dinamakan dengan penyakit Wilson. Kondisi ini terjadi ketika hati tidak mampu mengeluarkan kelebihan zat tembaga. Akibatnya, tembaga akan menumpuk di berbagai organ seperti otak, hati, dan juga mata. Jika tidak ditangani, penyakit Wilson dapat mengancam jiwa dan menyebabkan kematian.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca