Selain Rasanya Unik, Ini 5 Khasiat Utama Sarsaparilla Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/01/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sarsaparilla dikenal sebagai bahan dalam minuman jadul yang cukup populer. Di Indonesia sendiri, minuman ini sangat dikenal hingga sekarang. Minuman ini memiliki rasa manis, asam, seperti soda. Ternyata, sarsaparilla adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya.

Manfaat sarsaparilla untuk kesehatan

sarsaparilla adalah
Sumber: Subaru.info

Sarsaparilla adalah tanaman tropis dari genus Smilax. Akar tanaman ini sudah digunakan sejak berabad-abad yang lalu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Dikutip dari Healthline, saponin, bahan kimia dalam tanaman sarsaparilla, dapat membantu mengurangi nyeri sendi, gatal-gatal, dan membunuh bakteri. Selain itu, senyawa lain di dalamnya juga membantu mengurangi peradangan dan melindungi hati dari kerusakan.

Untuk lebih jelasnya, berikut manfaat tanaman sarsaparilla untuk kesehatan:

1. Meredakan psoriasis

Sarsaparilla adalah tanaman yang ternyata dapat membantu memperbaiki lesi kulit pada orang dengan psoriasis. Pada sebuah penelitian yang diterbitkan di  International Immunipharmacology, para peneliti menduga bahwa salah satu steroid utama sarsaparilla, yaiti sarsaponin, bisa mengikat endotoksin.

Endotoksin adalah senyawa yang menyebabkan lesi kulit pada pasien psoriasis. Sarsaponin dipercaya bisa membantu membuang endotoksin dari dalam tubuh.

2. Mengurangi nyeri sendi

Tanaman sarsaparilla adalah antiradang yang kuat. Oleh karena itu, tanaman yang satu ini bisa membantu mengatasi berbagai macam nyeri sendi (arthritis) seperti rematik dan pembengkakan lain yang disebabkan oleh asam urat.

3. Sebagai obat sifilis dan kusta

Kandungan senyawa di dalam sarsaparilla ternyata mampu melawan bakteri berbahaya dan mikroorganisme lain yang menyerang tubuh. Meski mungkin tidak berfungsi seampuh antibiotik dan antijamur yang ada, ekstrak tanaman ini ternyata telah digunakan sejak berabad-abad yang lalu untuk mengobati penyakit kusta dan sifilis.

Sifilis dan kusta adalah penyakit yang sama-sama disebabkan oleh serangan bakteri. Dalam sebuah penelitian, ditemukan fakta bahwa sarsaparilla mengandung 18 senyawa yang memiliki efek antimikroba terhadap bakteri dan melawan jamur.

4. Melindungi liver dan membuang racun dalam tubuh

Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa sarsaparilla mampu mencegah kerusakan hati. Ini karena sarsaparilla kaya akan antioksidan jenis flavonoid. Flavonoid mampu memperbaiki hati yang rusak dan mengembalikan fungsi normalnya.

Selain itu, penelitian yang diterbitkan di jurnal Pharmaceutical Biology menemukan fakta bahwa sarsaparilla memiliki efek hepatoprotektif (melawan kerusakan dan penyakit hati). Hal ini karena ada kandungan antioksidan, asam, dan sterol dalam sarsaparilla.

Tak hanya itu, sarsaparilla juga meningkatkan produksi urine dan keringat. Dengan begitu, tanaman yang satu ini bisa membantu menghilangkan penumpukan cairan di tubuh. Teh yang terbuat dari akar sarsaparilla juga berfungsi untuk membersihkan darah, memperbaiki fungsi hati, dan membuang racun dari dalam tubuh.

5. Antitumor dan mencegah kanker

Banyak penelitian yang menemukan bukti bahwa ekstrak yang diperoleh di dalam akar, batang, daun, dan buah sarsaparilla liar mampu membantu mencegah kanker. Nah, ternyata hal ini dikaitkan dengan kandungan steroid alami dan saponin di dalamnya. Kandungan-kandungan tersebut membantu penyerapan obat atau herbal lain, mengurangi peradangan, dan memiliki sifat antipenuaan.

Penelitian yang dilakukan di University of Queensland di Australia menemukan bukti bahwa sarsaparilla mengandung lima saponin steroid, termasuk dua saponin furostanol yang dikenal dengan sarsaparilloside B dan sarsaparilloside C. Setelah diteliti, saponin ternyata bisa membantu membunuh sel kanker, terutama yang memengaruhi lapisan usus besar.

Selain itu, sarsaparilla mengandung lusinan zat antiradang, asam antioksidan, antipenuaan, dan bahan kimia lain yang menurunkan stres oksidatif penyebab kerusakan sel.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Mengatasi Nyeri Sendi di Rumah

Nyeri sendi bisa terjadi kapan pun di mana pun. Maka itu, Anda perlu tahu bagaimana cara mengatasi nyeri sendi dengan tepat agar tidak kambuh terus-terusan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Sendi Rahang Sakit? Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sedang mengalami nyeri sendi rahang? Agar tidak salah penanganan, simak penyebab, gejala, dan cara mengatasi rasa sakit pada sendi rahang di sini.

Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

6 Penyebab Nyeri Sendi Bahu dan Cara Mengobatinya

Sendi bahu bisa terasa nyeri atau sakit karena macam-macam penyebab. Cari tahu apa penyebabnya dan cara mengobatinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 21/04/2020 . Waktu baca 7 menit

7 Gejala Umum dari Nyeri Sendi, dan yang Muncul Khas Sesuai Penyakit Penyebab

Ketika persendian Anda cedera, gejala yang paling pertama muncul adalah nyeri sendi. Namun, nyeri sendi juga bisa jadi gejala suatu penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 18/04/2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit mata pada psoriasis

Komplikasi Penyakit Mata yang Biasa Terjadi pada Pasien Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 4 menit
terapi untuk psoriasis arthritis

Pilihan Terapi Alternatif untuk Bantu Meringankan Psoriasis Arthritis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
obat pemicu psoriasis

Punya Psoriasis? Waspada, 5 Obat Ini Bisa Jadi Pemicu Gejalanya Makin Parah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Salep psoriasis

6 Pilihan Salep yang Ampuh Redakan Gejala Psoriasis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020 . Waktu baca 6 menit