Kenapa Semakin Tua Semakin Sering Ngorok?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/03/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak dapat disangkal bahwa suara ngorok itu mengganggu. Bukan hanya mengganggu tidur orang-orang di sekitar Anda, tapi juga Anda sendiri. Suara merdu dengkuran yang keluar dari tenggorokan Anda bisa membangunkan Anda di tengah malam. Menariknya, semakin bertambah usia Anda akan semakin sering ngorok. Kenapa bisa begitu?

Apa yang terjadi saat kita mendengkur?

Ngorok disebabkan oleh penyempitan tenggorokan saat Anda tidur, sehingga Anda tidak dapat mengeluarkan udara secara bebas melalui tenggorokan dan hidung.Selain itu, posisi lidah Anda saat tidur juga bisa menghalangi jalur keluar-masuk udara selama tidur. Hal ini membuat jaringan di sekitar jalur pernapasan bergetar, sehingga menghasilkan suara ngorok yang keras dan mengganggu.

Siapa pun di usia berapa pun bisa tidur ngorok. Akan tetapi semakin tua, Anda justru makin sering ngorok.

Kenapa semakin tua semakin sering ngorok?

Salah satu penyebabnya adalah pertambahan berat badan saat Anda beranjak semakin tua. Pola kenaikan berat badan ini kemudian jadi memfokuskan penumpukan lemak di sekitar leher sehingga ruang tenggorokan semakin sempit, menurut Pelayo seorang spesialis di Stanford Sleep Medicine Center.

Selain itu, massa otot tubuh akan semakin menurun dan mengendur seiring bertambahnya usia. Pada akhirnya, hal ini juga memengaruhi otot di saluran pernapasan. Otot saluran pernapasan yang kendur akan lebih rentan bergetar ketika dialiri oleh udara dari paru-paru.

Penggunaan obat-obatan yang semakin beragam dan sering seiring waktu juga menjadi salah satu penyebab kenapa Anda semakin tua jadi makin sering ngorok. Pasalnya, Obat-obatan tertentu bisa memberikan efek kering pada saluran pernapasan, juga membuat otot tenggorokan lebih rileks sehingga saluran udara menjadi lebih sempit.

Semakin tua semakin sering mengorok saat tidur, mungkin tanda sleep apnea

Pada beberapa kasus, mendengkur adalah hal yang normal, meski juga bisa disebabkan oleh penyakit berbahaya. Salah satunya adalah sleep apnea, yang umum terjadi pada orang-orang paruh baya dan lanjut usia (50 tahun ke atas). Sleep apnea termasuk gangguan tidur yang cukup serius karena disebabkan oleh adanya penyumbatan pada saluran pernapasan.

Gejala utama dari sleep apnea adalah suara ngorok amat kencang saat tidur malam yang seringnya membangunkan Anda di tengah malam. Bolak-balik buang air kecil tengah malam dan tidur ngiler juga bisa jadi beberapa tanda khas dari sleep apnea.

Berikut gejala lain yang harus Anda waspadai selain mengorok:

  • Mengantuk di siang hari yang berlebihan dari biasanya
  • Sakit kepala di pagi hari
  • Terbangun di pagi hari namun rasanya seperti belum beristirahat 
  • Mulut terasa kering
  • Berhenti napas saat tidur.

Nah, jika timbul gejala-gejala lain di samping kebiasaan ngorok, Anda perlu berhati-hati dan mengonsultasikannya ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 27/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Selain memberikan dampak buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, udara kotor ternyata juga dapat mempengaruhi tidur Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 01/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Kurang Tidur Dapat Merusak Hubungan Percintaan, Kok Bisa?

Kurang tidur biasanya membuat Anda merasa lelah dan masih banyak lagi. Tapi, tahukah Anda ternyata kurang tidur bisa merusak hubungan Anda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20/01/2020 . Waktu baca 5 menit

Tanpa Penanganan, Sindrom Kaki Gelisah Bisa Sebabkan Gangguan Tidur

Sindrom kaki gelisah dapat menyebabkan sejumlah dampak jangka panjang bagi kesehatan, termasuk kedua gangguan tidur berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 18/01/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sleep texting adalah

Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
somniphobia

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . Waktu baca 5 menit
susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 7 menit