Semua orang, termasuk Anda, lahir dari rahim wanita. Tidak ada cara lain bagi manusia untuk dilahirkan selain melalui rahim. Namun, sejauh mana Anda memahami seluk-beluk dan fakta menarik soal organ tubuh yang satu ini? Cek fakta-fakta menakjubkan seputar rahim wanita yang mungkin membuat Anda ingin berterima kasih kepada ibu atau pasangan Anda.

1. Rahim bisa melar sebesar buah semangka

Rahim adalah organ tubuh wanita yang paling lentur. Pasalnya, rahim wanita idealnya berukuran seperti buah pir kecil. Nah, ketika sel telur dibuahi dan rahim akhirnya jadi rumah bagi janin, ukuran rahim wanita bisa memelar hingga sebesar buah semangka! Ukuran rahim juga bisa memelar lebih besar lagi kalau Anda hamil anak kembar. Ini berarti rahim Anda bisa memelar hingga 500 kali lebih besar dari ukuran aslinya saat Anda tidak hamil.

Yang lebih menakjubkan lagi, setelah melahirkan bayi, rahim pun akan menyusut kembali ke ukuran aslinya hanya dalam hitungan beberapa minggu. Hebat sekali, bukan?

2. Wanita bisa punya dua rahim sekaligus

Pada umumnya, seorang wanita dilahirkan dengan satu rahim. Akan tetapi, dalam kasus yang sangat langka, seseorang bisa saja terlahir dengan dua buah rahim. Menurut berbagai data, kasus ini hanya akan muncul pada satu di antara dua ribu wanita di seluruh dunia.

Fenomena ini terjadi ketika wanita dengan dua rahim masih dalam kandungan. Rahim wanita terbentuk dari gabungan dua tuba. Bila tuba-tuba pada janin tidak bergabung dengan sempurna, akan ada lebih dari satu rahim yang terbentuk. Wanita yang punya dua rahim tetap bisa hamil seperti biasa. Namun, bila kedua rahim berfungsi dengan normal, Anda bisa saja hamil anak kembar dari masing-masing rahim.

3. Tapi ada juga yang lahir tanpa rahim

Seorang wanita bisa juga lahir tanpa rahim atau lahir dengan rahim yang belum sempurna. Maka, ia pun tidak akan menstruasi dan tidak bisa menjalani kehamilan normal. Kondisi yang dialami oleh satu di antara lima ribu wanita ini juga dikenal dengan istilah sindrom Mayer-Rokitanski-Küster-Hauser (MRKH).

Jika ingin memiliki keturunan, wanita yang tidak punya rahim bisa melakukan proses bayi tabung (IVF). Ini karena indung telurnya masih berfungsi untuk menghasilkan sel telur yang siap dibuahi. Namun, nantinya embrio yang sudah jadi akan disuntikkan pada rahim seorang ibu pengganti (surrogate mother) yang bersedia mengandung dan melahirkan bayi tersebut.  

4. Rahim wanita sudah bisa dicangkok

Ada solusi lain bagi wanita yang tidak punya rahim namun ingin hamil. Baru-baru ini, para ahli berhasil mengembangkan dan menyempurnakan teknologi cangkok (transplantasi) rahim wanita. Jadi, wanita yang lahir tanpa rahim bisa menerima donor rahim dari orang lain.

Sejauh ini, sudah ada beberapa kasus di mana wanita yang menerima donor rahim berhasil mengandung dan melahirkan bayinya. Misalnya di Swedia dan di Amerika Serikat. Dalam proses persalinan unik ini, bayi biasanya dilahirkan melalui operasi caesar.

Sayangnya, saat ini prosedur cangkok rahim masih sangat terbatas. Tidak semua negara atau rumah sakit mampu mencangkok rahim. Namun, nantinya cangkok rahim juga bisa menjadi jawaban bagi wanita yang sudah melakukan histerektomi (pengangkatan rahim), misalnya karena kanker.

5. Wanita tetap mungkin hamil setelah tubektomi

Tubektomi adalah salah satu metode kontrasepsi steril (KB steril). Saluran tuba falopi Anda akan diikat atau diputus agar sel sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur untuk melakukan pembuahan. Kalaupun akhirnya bertemu, gabungan keduanya tidak akan bisa masuk ke dalam rahim untuk membentuk janin.

Meski begitu, rupanya Anda masih bisa hamil setelah tubektomi. Menurut statistik dari institusi kesehatan John Hopkins di Amerika Serikat, satu dari dua ratus wanita yang sudah tubektomi akan tetap hamil.

Kehamilan mungkin saja terjadi kalau saluran yang sudah diputus menyambung lagi. Bisa juga karena proses pengikatan tuba falopi tidak sempurna sehingga pembuahan tetap terjadi dan sel telur yang sudah dibuahi berhasil masuk ke rahim.

6. Rahim dapat membantu orgasme

Bukan cuma vagina dan klitoris yang berperan penting bagi kepuasan seksual wanita. Rahim wanita justru jadi organ yang menyuplai darah menuju bagian-bagian tubuh yang menerima rangsangan seksual seperti bibir vagina, klitoris, dan area panggul. Tanpa aliran darah ke area-area tersebut, sulit bagi wanita untuk menikmati rangsangan hingga orgasme.

Sejumlah penelitian juga membuktikan kalau histerektomi dapat mengurangi kepuasan seksual wanita. Pasalnya, rahim adalah salah satu organ tubuh wanita yang akan berkontraksi saat orgasme. Tanpa kontraksi rahim, orgasme pun jadi terasa kurang maksimal.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca