Berapa Lama Manusia Dapat Bertahan Hidup Tanpa Makan dan Minum?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/04/2020
Bagikan sekarang

Manusia dapat bertahan hidup selama tiga menit tanpa udara. Di lingkungan yang sangat ekstrem, misalnya Anda terjebak di antah berantah pegunungan Everest saat badai salju, Anda memiliki waktu tiga jam untuk bertahan hidup tanpa tempat berlindung. Lalu, berapa lama manusia dapat bertahan hidup jika tidak makan dan minum sama sekali?

Durasi hidup tanpa makanan sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti berat badan, variasi genetik, pertimbangan kesehatan lainnya dan yang paling penting, ada atau tidak adanya dehidrasi. Pada usia 74 dan tubuh sedikit berisi, Mahatma Gandhi mampu bertahan hidup selama 21 hari mogok makan total (namun minum beberapa teguk air) sebagai aksi protesnya demi kemerdekaan India. Aksi mogok makan lainnya yang didokumentasikan dalam sejarah dunia mencatat tingkat keberhasilan bertahan hidup berkisar antara 46 jam sampai 70 hari.

Meskipun banyak faktor yang hadir dalam menentukan berapa lama manusia bisa hidup tanpa makan, tubuh kita melalui proses metabolisme tertentu yang membantu kita untuk menghemat energi ketika makanan tidak tersedia dalam jangkauan. Pada dasarnya, tubuh mengulur waktu untuk mencari nutrisi. Begini kira-kira kronologisnya.

Yang terjadi pada tubuh ketika Anda tidak makan dan minum sama sekali

6 jam setelah terakhir makan

Hal ini terjadi hampir setiap hari dengan kebanyakan orang. Kita makan, dan kemudian biasanya ada jeda beberapa jam sebelum kita makan lagi.

Setelah makan, tubuh mencerna makanan untuk menghasilkan glukosa — sumber energi utama dan diserap ke dalam aliran darah. Setelah 6 jam berjalan tidak makan dan minum, kita akan mulai tubuh akan mulai memecah cadangan lemak tubuh untuk mengubahnya menjadi glukosa dan disebar ke sel dan jaringan melalui aliran darah. Sekitar 25% dari energi yang dihasilkan digunakan hanya untuk otak Anda, dan sisanya untuk otot dan sel-sel darah merah. Cadangan glukosa tubuh dapat menyediakan energi untuk Anda selama 24-48jam. Di tahap ini, fungsi kognitif otak akan mulai menurun seiring bertambahnya durasi Anda beraktivitas tanpa makan dan minum.

BACA JUGA: ‘Hangry’: Kenapa Anda Mudah Marah Saat Kelaparan

3 hari tidak makan sama sekali

Setelah 3 hari tanpa makanan, simpanan lemak hilang tapi otak masih perlu glukosa untuk berfungsi. Tidak hanya akan Anda hungry sepanjang waktu, tetapi tubuh Anda juga akan memasuki tahap ketosis. Ketika tubuh tidak memiliki cukup glukosa dari makanan untuk diproses menjadi energi, maka lemak akan dibakar — yang kemudian dipecah menjadi asam lemak. Namun, otak Anda tidak dapat berfungsi hanya dari asam lemak ini sebagai sumber energi, sehingga ini pada gilirannya fungsi otak normal akan terganggu.

Di tahap ini, Anda akan mulai memiliki penglihatan ganda dan berhalusinasi. Demi tetap “menyala”, otak akan terus menggunakan simpanan glukosa yang tersisa dalam tubuh Anda hingga tetes terakhir, terutama di hati. Hal ini akan memberikan sekitar 30 persen energi untuk otak. Ini adalah suatu respon penyesuaian tubuh yang penting selama kelaparan.

Setelah 3 hari, Anda akan membutuhkan air untuk bisa bertahan hidup atau ini adalah hari terakhir Anda di dunia.

Tidak makan lebih dari tiga hari

Di hari keempat, otak Anda akan mendapatkan hampir 70 persen dari energi dari proses ketosis. Setelah 3 hari, bahan bakar cadangan yang ada di hati akan terkuras habis. Dengan hanya air untuk bertahan hidup, tubuh kita pada dasarnya memakan dirinya dirinya sendiri — dikenal sebagai autophagy.

Autophagy adalah proses pemecahan protein dalam tubuh yang akan digunakan sebagai bahan bakar untuk semua sistem tubuh. Protein yang dipecah berasal dari penghancuran jaringan otot, yang merupakan salah satu jaringan tubuh yang mengandung paling banyak protein. Menariknya, tubuh akan kehilangan paling banyak protein dalam 72 jam pertama sebelum prosesnya melambat lagi demi melestarikan persediaan energi terakhir. Namun demikian, meskipun otak Anda akan mampu bertahan hanya dari memakan protein tubuh, otot Anda akan perlahan menghilang.

BACA JUGA: Pentingnya Mindful Eating, Makan dengan Kesadaran Penuh

Setelah 3 minggu tidak makan

Setelah 3 minggu tidak makan, tubuh terus mencari sumber protein untuk diubah menjadi bahan bakar. Setelah otot hilang, satu-satunya sumber energi tersisa adalah jaringan dan organ tubuh sebagai penyimpan protein terbesar kedua dalam tubuh. Dengan memecah protein jaringan dan organ tubuh, Anda mungkin dapat bertahan hingga tiga minggu atau bahkan sampai 70 hari, tergantung pada apakah Anda tetap terhidrasi atau masih memiliki banyak cadangan lemak untuk digunakan sebagai energi.

Namun, pada titik tertentu, sistem kekebalan tubuh Anda akan mulai mati karena kurangnya vitamin dan mineral. Tanpa persediaan vitamin atau mineral, bersamaan dengan “kematian” sistem imun, fungsi tubuh ‘yang tidak perlu’, seperti menstruasi dan libido juga akan berhenti total.

BACA JUGA: 5 Vitamin yang Anda Perlukan untuk Hati yang Sehat

Biasanya, dua penyakit dapat terjadi pada stadium akhir kelaparan: marasmus dan kwashiorkor. Marasmus adalah bentuk parah malnutrisi dan defisiensi energi, ditandai dengan hilangnya massa otot dan edema, atau perut kembung. Kwashiorkor adalah bentuk paling umum dari kekurangan gizi di negara berkembang, disebabkan oleh tidak adanya cukup asupan protein dan juga ditandai dengan kelelahan, edema, dan penurunan massa otot.

Jika dengan suatu keajaiban Anda tidak jatuh sakit dari kelaparan ekstrem, tubuh Anda akan perlahan jatuh ke dalam keadaan vegetatif — fungsi biologisnya sebagai manusia masih bekerja baik, namun otak Anda secara umum tidak berfungsi lagi — yang kemudian diikuti dengan kematian.

Tidak, ini tidak berarti Anda harus mencobanya untuk membuktikan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

    Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro

    Kenapa Kita Mudah Marah Saat Sedang Lapar?

    Saat lapar, rasanya hanya ingin marah sampai Anda mendapat yang Anda mau. Tapi, kok bisa begitu, ya? Kenapa kita mudah marah saat kelaparan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hari Raya, Ramadan 10/05/2020

    Alasan Perasaan Cemas Bikin Seseorang Tidak Selera Makan

    Cemas dan gugup adalah perasaan yang manusiawi, tetapi ketika hal tersebut mengganggu kesehatan, seperti tidak selera makan tentu menjadi masalah, bukan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Direkomendasikan untuk Anda

    gerimis bikin sakit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

    Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
    mulut terasa pahit saat puasa

    5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
    minum madu saat sahur

    Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020