Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semakin kuat daya tahan tubuh, artinya tubuh Anda akan lebih sulit untuk terkena sakit. Hal ini mengapa penting bagi Anda untuk selalu menjaga daya tahan tubuh agar tak gampang sakit. Terlebih di saat-saat tertentu, di musim penghujan misalnya, di mana banyak orang lebih rentan terkena sakit flu dan pilek. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik. Bagaimana probiotik meningkatkan daya tahan tubuh?

Apa itu probiotik?

Probiotik biasanya terdapat pada makanan tertentu yang telah mengalami proses fermentasi. Bakteri tertentu sengaja ditambahkan pada makanan, sehingga akan terbentuk makanan baru dengan kandungan gizi yang berbeda.

Probiotik merupakan bakteri baik yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Beberapa jenis probiotik yang paling umum adalah bakteri asam laktat, seperti lactobacillus dan bifidobacteria. Probiotik ini bisa Anda temukan dalam yogurt, tempe, kimchi, sauerkraut, kefir, dan masih banyak lagi.

Banyak manfaat yang dapat diberikan bakteri baik dalam usus

Di dalam usus Anda, hidup banyak sekali bakteri, hampir 100 triliun bakteri. Bakteri-bakteri ini membantu tubuh dalam meningkatkan kesehatan saluran cerna. Juga, membantu dalam memecah makanan sehingga makanan akan lebih mudah diserap tubuh. Tanpa adanya bakteri ini dalam usus, saluran pencernaan Anda tidak bisa bekerja.

Tak hanya memecah makanan, probiotik juga membantu membunuh bakteri, virus, kuman, dan jamur yang terdapat dalam makanan yang Anda makan. Dengan cara ini, bakteri dalam usus dapat melindungi tubuh Anda dari segala jenis mikroorganisme yang dapat membahayakan tubuh.

Bakteri dalam usus juga menjadi alat untuk mengirim sinyal dari usus langsung ke otak. Bakteri ini menginformasikan langsung ke otak mengenai apa saja yang sedang terjadi dalam tubuh. Contohnya saja saat Anda gugup, Anda mungkin akan merasa sakit perut. Nah, bakterilah yang berperan dalam menjalin komunikasi antara otak dan usus, sehingga menyebabkan hal tersebut terjadi.

Bagaimana probiotik meningkatkan daya tahan tubuh?

Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa bakteri yang ditemukan di yogurt atau makanan fermentasi lainnya dapat memperkuat daya tahan (kekebalan) tubuh dan mencegah infeksi, tidak hanya di usus tapi di seluruh tubuh.

Salah satunya adalah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Science and Medicine in Sport. Penelitian ini menemukan bahwa atlet yang mengonsumsi probiotik mengalami pilek dan infeksi saluran cerna 40% lebih sedikit daripada yang tidak mengonsumsi probiotik.

Probiotik meningkatkan daya tahan tubuh Anda dengan cara menyeimbangkan jumlah bakteri dalam usus. Semakin banyak bakteri baik yang ada di usus Anda, semakin mudah bagi tubuh untuk melawan penyakit. Bakteri baik dapat melindungi lapisan usus Anda sehingga meningkatkan kemampuan usus dalam menyerap nutrisi baik, yang kemudian juga membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa probiotik meningkatkan daya tahan tubuh secara keseluruhan dengan cara menyeimbangkan limfosit B dan T dalam tubuh. Di mana, limfosit B dan T ini akan bekerja sama dalam melawan bakteri yang dapat membahayakan tubuh.

Perlu diketahui, setiap jenis sel imun (kekebalan) tubuh dapat dipengaruhi bakteri dalam banyak cara. Di mana, sel imun ini terdapat dalam jumlah yang lebih banyak di usus daripada di bagian tubuh lain. Bakteri baik dalam usus dapat merangsang sistem imun tubuh untuk bekerja saat mengetahui adanya mikroorganisme yang dapat membahayakan tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Tips Tidak Gampang Sakit dan Berisiko Tertular COVID-19 saat New Normal

Mengetahui cara meningkatkan sistem imun agar tidak gampang sakit akan membantu Anda menjalani new normal. Berikut beberapa cara yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
cara agar tidak gampang sakit
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Alkylglycerol, Bahan Alami untuk Perkuat Sistem Imun

Alkylglycerol diklaim mampu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus melawan bakteri dan virus yang ingin menyerang tubuh. Ayo, cek fakta terbarunya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
manfaat alkylglycerol dari minyak lever ikan hiu untuk sistem imun tubuh
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Antibodi dari Pasien SARS Dikabarkan Dapat Melawan COVID-19

Selain mendeteksi keberadaan COVID-19 di tubuh, antibodi dapat digunakan untuk melawan virus terutama pasien yang pulih dari SARS. Apa hubungan keduanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Cepat Meningkatkan Imunitas Anak Saat DBD

Orangtua perlu menerapkan beberapa cara untuk meningkatkan sistem imunitas anak saat DBD. Konsumsi jus buah ini membantu menguatkan daya tahan tubuh anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
meningkatkan sistem imunitas anak dbd
Kesehatan Anak, Parenting 7 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

imunisasi yang harus diulang

Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diulang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
lansia bermain di pantai berkat kesehatan yang baik, seperti menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan probiotik

Begini Peran Penting Probiotik untuk Kesehatan Lansia

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
ibu hamil memiliki risiko perburukan gejala saat terinfeksi covid-19

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit